KISAH ACAK SUPER SENTAI

KISAH ACAK SUPER SENTAI
CHAPTER 23


__ADS_3

...***...


Pada saat itu suasana hati mereka sedang kacau setelah apa yang dikatakan oleh Joe?. Bahwa ranger ki Dekaranger yang hilang?. Apakah benar seperti itu?. Jika memang seperti itu yang terjadi?. Apakah yang akan mereka lakukan?.


"Kita harus mencari mereka. Aku juga akan mengalahkan mereka." Luka juga merasakan perasaan sakit yang sama. "Berani sekali mereka membunuh ahim di saat kita sedang tertidur." Hatinya semakin memanas saat itu.


"Lu-luka san. Tenanglah sebentar, belum tentu mereka yang melakukan itu." Gai mencoba menenangkan Luka.


Akan tetapi pada saat itu. "Marvelous, marvelous." Navi terbang dan mendarat di pundak Marvelous, memberikan selembar kain robek?. Mungkin saja itu adalah robekan kain dari musuh yang telah mencelakai Ahim?. Kemudian ia simpan robekan kain itu ke dalam kantongnya. Marvelous melipat kedua tangan Ahim, ia gendong Ahim menuju kamar Ahim, ia ingin membersihkan tubuh Ahim yang kotor karena noda darahnya sendiri. Sedangkan mereka hanya melihat saja kemana Marvelous membawa Ahim, mereka tidak protes, hanya diam saja?.


Dan malangnya?. Hari ini Gokaiger sedang berduka karena Ahim pergi meninggalkan mereka, dan membuat mereka sedih adalah, Ahim pergi dengan cara seperti ini?. Mereka tidak mengetahui akan terjadi seperti ini. Tidak rela?. Ya, mereka tidak rela Ahim pergi dengan tragis seperti ini. Sedangkan Gai?. Apakah ia harus berkata yang sebenarnya disaat kondisi seperti ini?. Entahlah, itu tidak akan membantu sama sekali. Bisa saja semakin memperkeruh suasana karena perbuatannya. Ia akan dituduh telah bekerjasama dalam perampokan itu?.


"Aku tidak akan mengampuni para polisi yang telah itu." Dalam hati Marvelous mulai dendam pada Dekaranger.


Markas Polisi.


Dekaranger bersama Patranger sedang berunding mengenai pengamanan sebuah permata yang indah di sebuah Museum di Kota. Saat itu terdengar kabar jika permata indah yang bernama Red Diamond sedang diincar oleh banyak orang. Termasuk orang-orang berbahaya yang akan menggunakan Red Diamond untuk kejahatan.

__ADS_1


"Jadi kami dibantu oleh senior kepolisian galaxy ya?. Wah!. Senangnya." Ucap Sakuya dengan semangat membara, ia tidak menyangka akan datang dimana ia bertemu langsung dengan Senior polisi mereka.


"Kau jangan sungkan minta bantuan dari senpaimu ini, sesama polisi membantu itu hal yang biasa." Ada kebanggaan terselip di wajah Sen Chan si Deka Green. Ia juga senang bertemu dengan Kouhai nya ini dalam satu misi yang sama.


"Tapiii, bukankah ada kabar bahwa kekuatan senpai semua hilang saat pertarungan besar melawan zankyack, ya?. Apakah itu tidak apa-apa nantinya?." Tanya Tsukasa penasaran dengan kabar dan informasi yang pernah ia baca. Ia hanya ingin memastikan bahwa informasi yang ia dapatkan bukanlah sebuah berita isapan jempol semata.


Ban sang kapten Fire Squad yang mendengar itu secara spontan berdiri, dan berjalan beberapa langkah.


"Ya, kau benar. Itu terjadi beberapa tahun yang lalu, saat kami dan senpai serta kouhai kami yang paling muda goseija melawan zankyack yang hendak menghancurkan bumi." Ucap Ban menjawab pertanyaan itu. "Kami para super sentai menyatukan kekuatan kami untuk melawan mereka. Setelah itu kekuatan kami menghilang, dan menyebar keseluruh dunia dalam bentuk ranger key." Banban atau Deka Red menjelaskan apa yang terjadi saat itu. Kejadian itu membuatnya kehilangan kekuatannya?. "Tapi meski kami kehilangan kekuatan, itu bukan berarti kami tidak bisa membantu kalian, loh?." Lanjutnya lagi. "Semangat bertarung tidak akan hilang begitu saja, kan?. Jadi sebagai polisi galaxy kami tidak bisa diremehkan begitu saja." Ban sangat percaya diri.


"Eh?." Tsukasa merasa tidak enak hati mendengarkan ucapan Ban.


"Ekhem!."


"Oh my good. Kalau soal itu kami tidak bisa menjelaskannya. Tapi kami tau caranya berubah menjadi dekarenja lagi." Houji memutar kursinya, ia berpose seakan ia adalah orang yang sedang berduka karena pertanyaan Keiichiro. Tapi mereka tidak kehilangan ide begitu saja, mereka sedang bernegosiasi dengan seseorang, mudah-mudahan itu berhasil.


"Lalu.... siapa yang mengambil kekuatan senpai semuanya?. Pasti ada orang yang mengambilnya, kan?. Tidak mungkin dapat dikalahkan dengan mudah, kan?. Bukankah akaza san telah mengatakan jika kekuatan mereka yang berbentuk ranger key menyebar ke seluruh dunia?." Kali ini Noel yang bertanya, ia pernah membaca informasi tentang hilangnya kekuatan ke 34 Super sentai tersebut, hanya saja ia ingin memastikan kebenaran informasi itu.

__ADS_1


"Kalau itu-." Jasmine agak ragu menjawabnya, karena ia baru saja mendapatkan kembali kekuatannya, meski mereka tidak mengatakan pada juniornya. Apakah mereka akan memberikan kejutan pada mereka?. Bisa jadi begitu?.


"Gokaiger, mereka yang telah mengambil kekuatan kami. Mereka-lah yang mengumpulkan semua kekuatan super sentai." Ucap Umeko dengan nada berapi-api, ia kesal karena kekuatan mereka malah jatuh ke tangan Bajak laut angkasa seperti mereka.


"GOKAIGER?!." Tsukasa, Keiichiro, Sakuya dan Noel bertanya bersamaan. Suara mereka membuat Umeko menutup kedua telinganya karena saking terkejutnya mendengar suara mereka yang berdenging di telinganya.


"Kaizoku sentai gokaiger!." Tsukasa mencoba mengingat nama Super Sentai yang menjadi Bajak laut angkasa. Super sentai yang telah mengumpul seluruh Renja ki, tapi mereka apakan semua renja ki tersebut?.


"Apa mereka koleksi?. Mereka pajang?. Atau apa?. Apa sama dengan Lupinranger?. Arienai desu yo?. meski sama-sama perampok pasti beda kerjanya, kan?." Setidaknya itu yang ada di dalam pikiran anggota patranger.


"Jadi benar mereka yang mengambil kekuatan senpai semuanya?. Sulit dipercaya." Ucap Sakuya merasa prihatin sekaligus tidak percaya, bahwa ada Super Sentai yang seperti itu?. "Bukankah sesama Sentai saling melindungi?." Setidaknya itulah yang ada di dalam pikirannya yang masih polos. "Eh tapi tunggu dulu. Bicara soal melindungi bukankah kami juga sedang berlawanan dengan kaitou sentai rupanrenja?." Ia meralawat ucapannya sendiri. Wkwkwk!. Oke!. Sakuya tarik kata-kata saling melindungi pengecualian dua Sentai ini.


"Kaizoku kah?. Sama seperti kaitou sentai rupanrenja. Sama-sama perampok dan tidak bisa dimaafkan." Keiichiro berkata demikian sambil melihat kearah Noel, tentunya Noel tidak suka dengan tatapan seperti itu. Entah dendam dan rasa kesal apa yang ia simpan terhadap Noel hingga ia berkata demikian.


"Rupanrenja?!." Ban cs sangat terkejut mendengarkan nama asing itu?.


"Ya. rupanrenja." Jawab Keiichiro dengan perasaan yang sedang menggebu.

__ADS_1


Bagaimana dengan tanggapan Keiichiro?. Dan apa yang akan ia jelaskan pada Dekaranger mengenai Lupanranger?. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.


...***...


__ADS_2