KISAH ACAK SUPER SENTAI

KISAH ACAK SUPER SENTAI
CHAPTER 45


__ADS_3

****


Di kantor GSPO.


Sepertinya kabar itu telah beredar dengan sangat cepat sehingga menimbulkan keributan.


"HIEEEEEEEEEE KAIRI DAN TSUKASA PACARAAAAAAAAAAAAAAAAAAN?." Heltop, Jimmy, Sakuya, Keiichiro dan Noel tidak percaya apa yang dikatakan oleh Tsukasa dan Kairi yang saat ini berada di kantor GSPO.


Karena mereka terciduk berduaan terss setelah kerja, jadi Keiichiro sengaja mengajak Kairi ke kantor hari ini tanpa memberi tau pada Tsukasa. Mereka penasaran dengan kedekatan mereka, meski sebenarnya Noel tau, tapi pura-pura tidak tahu. "Aku hanya mengikuti arus saja." Mungkin itu yang ada di dalam pikirannya saat itu.


"Maaf aku menyembunyikannya dari kalian, tapi kami memang pacaran." Tsukasa terlihat malu-malu, ia tidak menyangka jika Sakuya dan Keiichiro akhirnya tahu karena si Noel yang ember.


"Apakah kami tidak boleh pacaran? Kami pasangan serasi kan?." Si Kairi malah terlihat ngenes sambil gandengan tangan Tsukasa, ia bersikap manja seakan ia tidak mau berpisah dari pacarnya.


"Entah kenapa aku merasa ini sangat berlebihan." Dalam hati Noel sangat heran dengan itu.


"Bukan seperti itu kairi kun, hanya?." Sakuya sepertinya kehilangan kata-kata, ia tidak menyangka saja. "Hanya-." Ucapnya sambil melihat ke arah Keiichiro yang selalu panas.


"Jangan melihatku seperti itu!." Keiichiro merasa kesal dengan tatapan Sakuya yang seolah mengatakan bahwa dirinya menyukai Tsukasa?. "Itu hanya perasaan kau saja." Ia menjitak kepala Sakuya dengan sangat kesal. Ia cemburu dengan kedekatan Kairi dan Tsukasa, meski ia malu untuk mengakui itu. Cemburu itu memang menyakitkan ya?. Sehingga membuat seseorang mengalami perubahan yang sangat berbeda dari yang seharusnya.


"Ya ampun kairi." Dalam hati Noel memperhatikan itu dengan seksama. "Aku tidak menyangka kau akan sejauh ini. Rasanya aku sangat malu sekali." Dalam hati Noel merasa miris melihat kelakuan Kairi diluar dugaannya, ia hanya memperhatikan saja. Ia tidak berani ikut campur, lagi?.


"Tapi ini aneh, kalian mendadak pacaran. Apa benar itu perasaan suka?. Atau ada kejadian yang terduga?. Sehingga kalian bisa pacaran?." Secara blak-blakan Heltop bertanya seperti itu, membuat ia menjadi pusat perhatian.


"Pertanyaan macam apa itu pak?." Dalam hati Noel sangat cengo mendengarkan pertanyaan seperti itu.


"Apa maksudnya itu pak?." Kairi mendekati Heltop. "Apakah kau meragukan perasaan kami?." Kairi melangkah maju tepat dihadapan Heltop, ia menatap Heltop dengan pandangan minta di kasihani?.


"Bu-bu-bukan begitu nak kairi. Aku-" Heltop jadi salah tingkah karena tidak tega melihat raut wajah Kairi.


"Tsuka chan. Hiks!. Hiks!. Apa aku tidak cocok untuk wanita sempurna sepertimu?. Katakan padaku." Rengek Kairi dengan nada manja membuat Tsukasa, Sakuya, Keiichiro mendekatinya, menenangkannya.

__ADS_1


"Jangan menangis kairi." Mereka berusaha untuk menenangkan Kairi yang terlihat seperti anak kecil yang sangat manja.


"Apakah aku telah berbuat jahat pada anak manja semanis itu?." Sedangkan Heltop merasa bersalah, apakah ia sudah berkata salah pada Kairi seperti itu?.


"Cup! Cup!. Cup!. Kairi, jangan menangis. Kau cocok dengan tsukasa senpai kok. Jangan nangis lagi ya?." Sakuya menepuk-nepuk punggung Kairi dengan lembut, entah kenapa ia tidak tega melihat Kairi menangis manja seperti ini.


"Tenang saja, kau cocok dengan tsukasa kok. Jadi jangan menangis ya?." Begitu juga dengan Keiichiro, meski perasaan cemburu sedang menyelimuti hatinya saat ini, tapi ia tidak tega melihat Kairi seperti ini


"Tenang saja kairi Kun, kita pasangan yang serasi." Tsukasa menghapus air mata Kairi, ia tidak tega melihat pacarnya menangis karena dirinya. "Duh!. Imutnya." batin Tsukasa, ingin rasanya ia mencubit pipi Kairi yang lucu itu, tapi ia tahan.


"Olala?. Kairi?. Bakat aktingmu memang sangat mengerikan." di sisi lain Noel justru merasa khawatir dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. Semoga aja Kairi tidak merencanakan sesuatu ya.


...***...


Distro.


Umika dan Touma lagi santai,,, karena mereka baru saja bekerja dengan ekstra setelah banyak pelanggan yang berkunjung hari ini.


"Palingan mereka lagi di kantor, bukankah itu memang rencananya?." Touma sedang membereskan peralatan masaknya, ia begitu detail masalah peralatan masaknya.


"Humm,,, apa begitu bosannya si Kairi nunggu kabar dari Noel sampai nekat gitu ya?" Umika masih penasaran dengan ide gila Kairi, tapi boleh juga.


"Tidak tidak tidak. Masa aku pacaran pura-pura sama sakuya?. itu tidak akan terjadi." Batin Umika, ia menepis keras hayalan konyolnya itu,,, biar Kairi aja yang gila sendiri.


Lagipula ia tidak cemburu sedikitpun kedekatan Kairi dengan Tsukasa, ia tau itu hanya aktingnya Kairi saja,,, cemburu? Cemburu untuk apa coba?. Jangan mengada-ada deh.


Hum?.


Tapi Apa maksudnya ya?. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya.


...***...

__ADS_1


Siang yang cukup panas, di sinilah sang gangler dengan kemampuan aneh berada,,, ia sedang mengincar orang yang lagi pacaran, ia akan membuat mereka makin nempel. Apakah itu adalah pekerjaannya?. Manfaat apa yang akan ia terima setelah melakukan itu?. Simak terus ceritanya.


Namun pemandangan yang ada di depannya saat itu adalah mereka yang memiliki masalah adalah perasaan cinta yang sangat berlebihan yang mereka rasakan, hingga mereka sulit dipisahkan. Saking menempelnya membuat mereka ingin putus, dan menimbulkan kekacauan, itulah yang diinginkannya.


"Huaaaa pemandangan yang indah." ucapnya dengan semangatnya,,, kali ini pekerjaannya lebih mudah dari yang ia bayangkan,,,


Namun apa yang terjadi?.


Di kantor GSPO.


Alarm Jimmy berbunyi dengan nyaringnya, itu tandanya ada kawasan yang mengalami keadaan gawat darurat.


"Terdeteksi!. Ada gangler yang sedang melancarkan aksinya di pusat perbelanjaan,, kondisinya gawat darurat." Seperti biasa, Jimmy akan panik jika menyangkut kemunculan gangler.


"Patorenja, siap laksanakan tugas!." suara Heltop terdengar tegas saat memberikan perintah pada Keiichiro, Tsukasa, Sakuya dan Noel


"Siap... Laksanakan!." Jawab mereka dengan semangatnya.


Kemudian mereka berangkat menuju lokasi?. Tapi ada seseorang yang saat itu usia bisa diabaikan begitu saja oleh mereka semua.


"Kairi kun, tunggu di sini saja. Aku pasti akan kembali lagi." Tsukasa tak lupa dengan pacarnya yang masih betah di kantor GSPO, tadi mereka sempat berduaan saling bercerita, membuat Nole merasa bosan sendiri karena tingkah Kairi.


"Tapi?." Lagi,,, lagi dan lagi Kairi bersikap manja pada Tsukasa.


"Tidak apa-apa, hanya sebentar saja." Tsukasa tersenyum manis, dan tanpa di duga Tsukasa mencium kening Kairi, membuat mereka semua terkejut, termasuk Jimmy sang robot GSPO


"Haik!. Aku mengerti." Akhirnya Kairi mengalah, ia pikir ia punya ide lain untuk mengikuti para patranger.


"Kalau begitu aku pergi dulu." Ia pergi dari sana.


Apakah yang terjadi?. Temukan jawabannya.

__ADS_1


...***...


__ADS_2