KISAH ACAK SUPER SENTAI

KISAH ACAK SUPER SENTAI
CHAPTER 28


__ADS_3

...***...


Saat itu Hakase, Luka, dan Joe mencoba menceritakan apa yang terjadi, apa saja yang dialami oleh Gokaiger saat itu.


"Ahim. Gokai pink dibunuh oleh dekaranger. Dan kami sedang mencari mereka." Jawab Joe sedikit keberatan mengatakan hal tersebut. Bagaimana tidak?. Ia merasa kehilangan sosok Ahim yang baik hati, meski Marvelous yang paling sedih hingga mengancam mereka.


Yousuke dan Yukito saling berpandangan.


Dekaranger melakukan kejahatan?. Apakah benar seperti itu?.


"Aku rasa itu tidak mungkin. Pasti terjadi kesalapahaman antara kalian." Ucap Yukito berusaha mencerna kasus yang aneh ini.


Mereka tidak menyangka jika salah satu kru Gokaiger meninggal, dan pembunuhan itu dilakukan oleh Dekaranger?.


"Rasanya mustahil itu dilakukan oleh polisi galaxy seperti dekaranger." Yousuke memang tidak percaya. "Apakah kalian telah menyelidikinya?. Dan terbukti bahwa dekaranger yang melakukannya?." Tanya Yousuke mencoba memahami apa yang dialami oleh Kouhei mereka ini.


"Kami memang belum menyelidikinya secara pasti, tapi hanya renja ki dekaranger yang hilang disaat bersamaan terbunuhnya ahim." Jawab Luka dengan perasaan sakit dan bersalah.


Lalu bagaimana dengan tanggapan dari Yousuke dan Yukito?. Simak terus ceritanya.


...***...


Kembali ke pertarungan.


"Jadi saat dia memencet gesper di pinggangnya kemudian keluar renja ki?. Dan dia dapat berubah sesuai dengan renja ki yang ia gunakan?." Ucap Lupin Red sedikit terpesona dengan cara kerja renja ki, dan rasa pemasarannya sekarang telah terbayar.


"Itu sangat luar biasa sekali." Lupin Yellow malah ikutan kagum melihat itu.


Zyuoh eagle mengeluarkan pedangnya yang bisa menjadi cambuk, karena tidak bisa mendekat maka ia gunakan senjata itu untuk menyerang Gangler tersebut. Dan serangan itu berhasil.


Gangler itu terhempas beberapa meter.


"Kurang ajar!. Siapa kau sebenarnya?!." Si Gangler merasa kesal karena di kalahkan dengan mudah. Dan ia menerima serangan bertubi-tubi dari Zyuoh eagle?. Ah!. Tidak lebih tepatnya Gokai Red yang menggunakan kekuatan Juuoh iguru (zyuoh eagle).


Melihat kondisi si Gangler yang terdesak, Lupinranger tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.


"Red, ima da!. (Sekarang, red!.)." Lupin Yellow memberi aba-aba pada Lupin Red agar segera bertindak sebelum si Gangler benar-benar musnah ditangan Zyuoh eagle.


"Sial!. Lepaskan aku!." Si Gangler berusaha untuk melepaskan diri.

__ADS_1


Saat itu Lupin Yellow dan Lupin Blue segera menahan kedua tangan si Gangler, sementara Lupin Red menempelkan Lupin Boots sebagai kode pembaca sandi untuk membuka kotak brangkas harta karun.


"3-0-1." Mungkin seperti itulah kodenya?.


"Harta karunnya aku ambil." Lupin Red sangat senang.


"Kurang ajar!. Berani sekali kalian!. Aku belum sempat menggunakan kekuatanku!." Ia menyesal karena terbawa amarah, sehingga ia lupa menggunakan kekuatan yang ia miliki.


"Yasei taihou!." Zyuoh eagle dalam mode eagle, terlihat ia mengepakkan sayapnya, dan kemudian terbang ke arah Gangler dengan serangan pedangnya. Si Gangler yang malang meledak dan mati dengan brangkas yang tersisa dalam kondisi hangus terbakar.


"Wuoooh benar-benar serangan yang menakutkan." Lupin Yellow merasa kagum dengan kekuatan Gokaiger, ia melihat pertarungan hebat itu. Zyuoh eagle kembali ke Mode Gokai Red, ia menatap Lupinrenja yang memegang Lupin Collection


"Yho!. Senpai!. Kau benar-benar kuat sekali, apa kau mau bergabung dengan kami untuk mengambil Red Diamond?." Lupin Red mencoba akrab dengan Gokai Red.


Saat itu juga Dekaranger dan Patranger datang, sehingga Gokai Red tidak menjawab pertanyaan Lupin Red.


"Hentikan tindakan kalian!. Dan menyerahlah!." Deka Red memberi peringatan pada Kaitou yang sedang memamerkan Lupin Collection yang berhasil mereka dapatkan.


"Wah!. Jadi kalian dekarenja itu ya?. Menarik sekali." Lupin Red melihat Dekarenja, memang benar-benar pasukan Polisi Galaxy, dan apa karena alasan itu Noel takut untuk berubah menjadi Kaitou X?.


"Kaitou?!. Kenapa kalian ada disini?!." Patren ichigo menodongkan senjatanya ke arah Lupinranger, ia memastikan bahwa mereka mau menyerahkan diri tanpa perlawanan.


"Wah!. Sepertinya kita kedatangan tamu baru ya?. Sepertinya ini akan menyenangkan?." Tanpa memperdulikan peringatan kedua polisi Lupin Yellow terlihat bersemangat.


"Benar sekali. Kami adalah lupinranger." Balas Lupin Yellow.


"Kalian bertiga saja?. Itu terdengar memang seperti kawanan perampok." Deka Green dengan teganya berkata seperti itu?.


Hampir saja mereka tertawa mendengar itu, akan tetapi saat itu?.


"Ha?. Itu!. Bukankah itu lupin collection?. Artinya?!." Patren Nigou baru menyadari apa yang dipegang oleh Lupin Red.


"Oh my god!. Kalian mengalahkan gangler dengan sangat cepat?." Deka Blue tidak percaya jika itu terjadi, secepat itukah para Kaitou ini mengalahkan Gangler?. Seberapa kuat mereka?.


"Apapun alasan kalian, sebaiknya kalian menyerah saja." Deka Yellow maju selangkah.


"Sebaiknya kalian tidak melakukan hal yang tidak melanggar aturan seperti itu." Deka Break juga maju satu langkah.


"He?. Ternyata dekaranger memang menyeramkan dari apa yang aku duga." Lupin Red tidak menduga akan ditodong pistol oleh mereka semua.

__ADS_1


Sementara Gokai Red yang melihat itu?. Darahnya seakan mendidih melihat Dekaranger yang berdiri seperti tidak punya dosa. Kemudian ia menekan tombol gesper di pinggangnya, mengambil Renja Ki Abaretto.


"Gokai chienji!."


Dengan nada berat menahan amarah Gokai Red berubah menjadi?.


"Abarenja!. (Abaranger)!."


"Sayang sekali. Sebenarnya bukan kami yang mengalahkan gangler busuk itu, tapi orang itu!." Lupin Red menunjuk ke arah seseorang yang dia maksud, membuat Dekaranger dan Patranger mengalihkan pandangannya ke arah yang ditunjuk oleh Lupin Red.


Abaretto berjalan dengan santai melewati Lupinranger, dan berdiri tepat dihadapan Dekaranger dan Patranger.


"Waaah dia berubah wujud lain lagi?. Dia itu ternyata sangat menyeramkan sekali." Bisik Lupin Yellow.


"Sebenarnya berapa banyak dia bisa berubah?." Lupin Red jadi keheranan.


"Kau?." Deka Break tentunya tau siapa wujud itu, wujud dibalik topeng Aba Red adalah Gokai Red


"Siapa dia?. Senpai?." Tanya Patoren Nigou penasaran, sebab ia baru melihat sosok baru dihadapannya sekarang, yang mereka tau adalah Gokai Red, bukan Sentai dengan kostum belang merah putih kek bendera Indonesia gitu.


"Abarenja, abaretto." Jawab Deka Green mengingat siapa sosok dihadapannya saat ini, Abarenja senior mereka, tapi yang sebenarnya adalah Gokai Red.


"Tidak!. Lebih tepatnya dia adalah gokaiger, gokai red!." Deka Blue mempertegas bahwa yang berdiri dihadapannya saat ini bukanlah Abaretto yang sebenarnya, melainkan Gokai Red yang menjadi Aba red.


"Gokaiger?!. Gokai red?. Yang benar saja?!." Patranger tidak percaya bahwa sosok yang berdiri angkuh dihadapan mereka saat ini adalah Gokai Red?. Apa mereka bercanda?. Apakah Gokaija selalu berubah setiap waktu?. Mereka sungguh tidak mengerti dengan Sentai satu ini?.


"Jadi bagaimana mereka bisa berubah menjadi Sentai lain?." Tanya Patren Nigou yang super kepo, kok bisa seperti itu ya?.


"Mereka menggunakan renja ki untuk berubah menjadi supa sentai yang mereka inginkan." Ucap Deka Pink, ia merasa kesal kenapa berubah menjadi senpainya Abaranger?.


"Renja ki?. Aku belum mengerti." Lanjut Patren Nigou, ia tidak mengerti bagaimana mereka berubah dengan menggunakan Renja Ki.


"Nanti saja bicaranya. Sepertinya suasana hatinya sedang tidak aman." Deka Red dapat merasakan itu.


"Ya, kau benar ban. Kita harus waspada dengannya. Dia berbeda dari apa yang aku bayangkan." Deka Blue dapat melihat hawa yang tidak biasa.


"Apakah dia tidak bisa dihentikan, senpai?." Keiichiro sangat cemas.


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Bagaimana masalah yang sebenarnya?.

__ADS_1


Next.


...***...


__ADS_2