KISAH ACAK SUPER SENTAI

KISAH ACAK SUPER SENTAI
CHAPTER 49


__ADS_3

...***...


Pada saat itu Sousuke sepertinya sedang meniru adegan dimana Kakuranger mengalami kemalangan ketika menghadapi musuh mereka yang lumayan sangat kuat, sehingga saat itu mereka mengalami nasib yang sangat malang.


"Bffffhhh!." Yousuke baru menyadari itu, dan hampir saja ia tertawa ngakak jika tidak segera ia tahan dengan menutup mulutnya.


"Bffhh!." Sousuke berusaha menahan tawamya sambil melihat ekspresi Sasuke yang seperti sedang jengkel padanya.


"Kenapa malah episode itu?. Kenapa kau malah ingat dengan episode laknat itu?!." Tanduk setan seperti muncul dikepala Sasuke karena menahan amarahnya, dan ia benar-benar kesal pada Sousuke yang malah ingat pada episode itu.


"sudah lah senpai. Tenanglah, tenanglah. Namanya juga episode yang paling disukai." Yousuke merasa tidak enak pada seniornya, ia dapat melihat bagaimana seniornya itu mengepal tangannya seakan ia hendak menjitak kepala Sousuke saat ini juga.


"Memangnya episode itu lucu ya?." Sasuke iseng bertanya sepert itu.


"Tentu saja sagat lucu sasuke senpai." Jawab Sousuke dengan wajah penuh kemenangan.


"Di mana letak lucunya?." Dengan penuh amarah ia bertanya lagi.


"Penampilan kalian yang sangat kucel, itulah letak lucunya." Jawabnya sambil menahan tawanya saat itu.


"Hanya itu saja?!." Sasuke dan Yousuke sangat heran dengan itu.


"Bfh!. Bukan itu saja senpai." Kali ini ia memang tidak dapat menahan tawanya itu. "Kakurenja ball, shark machine, bahkan nekomaru pun kena juga!. Kena jurus binbogami!. Kakuren benar-benar binbo!. Hahaha!." Sousuke makin menjadi, dan kali ini tawanya sangat keras, dan Sasuke juga makin panas mendengar itu.


"Heh!. Kau benar-benar membodohi aku?!." Sasuke mengepal tinjunya dengan kuat, ia tidak dapat menahan dirinya lagi. Ia sangat kesal dengan apa yang telah dikatakan oleh Sasuke tentang Kakuranger yang saat itu mengalami masa-masa yang tidak menyenangkan sekali.


"Senpai?." Yousuke yang melihat kemarahan senpainya itu tak dapat berkata banyak, ia juga tidak bisa membantu Sousuke jika Sasuke marah padanya. Atau akan terjadi hal yang sangat tidak terduga yang akan diterima oleh Sousuke.


BLETAK!.


"Sakit!." Sousuke berteriak kesakitan karena mendapat jitakan yang cukup keras dari Sasuke. "Sakit!." Sousuke mengusap kepalanya yang terasa berdenyut-denyut. Dan ketika ia membalikkan badannya ia melihat Sasuke dengan ekspresi yang menyeramkan. "Alalalalala?." Sousuke merasakan sesuatu buruk yang akan terjadi padanya. Betul saja Sasuke mengeluarkan jurus andalannya yaitunya?.


"On!. Saru!. Nin!. Kaen tsumuji no jutsu!." Dengan perasaan yang sedang berapi-api ia mengatakannya. Setelah mengucapkan ninjitsu tersebut?.


"Atsu!." Sousuke merasa panas di pantatnya, ketiak ia membalikkan tubuhnya ia melihat api yang telah membakar pantatnya dengan membara?. Seperti kemarahan yang dirasakan oleh Sasuke saat itu.


"Hwah!. Ampuni aku sasuke senpai!. Jangan jadikan aku sousuke pantat bakar!." Sousuke jadi panik dan berlari kesana kemari mencari air untuk memadamkan api tersebut.


"Heh rasakan itu!. Itulah akibatnya jika kau berani mengejek aku. Berani sekali kau membodohi aku dengan mengatakan episode itu episode yang paling disukai." Sasuke menghilangkan sedikit kesalnya melihat Sousuke yang sedang panik


"Ahaha!. Senpai, kau sedikit mengerikan juga." Yousuke dengan nada pelan, ia hanya tertawa miris melihat Sousuke yang sedang kepanasan seperti ulat cabe.


Baiklah!. Kita lupakan sejenak atas apa yang telah terjadi pada Sousuke. Selanjutnya mari kita lihat episode favorite Hurricaneger. Episode yang mana?. Jawabannya setelah keadaan Sousuke membaik dan kemarahan Sasuke mereda.


"Yho!. Kali ini episode favorite harikenja!." Yousuke dengan semangat muda karena ini gilirannya, dan ia melirik ke kanan dan ke kiri dan segala arah melihat keberadaan Sousuke.

__ADS_1


Ekhm!. Aman, Sousuke mungkin kapok dengan apa yang terjadi tadi ya?.


"Hm, coba jelaskan yousuke. Episode favorite dari harikenja?. Aku sangat ingin mengetahuinya." Sasuke sedikit penasaran dengan jalan cerita episode favorite dari juniornya ini.


"Yosh!. Akan aku jelaskan episode yang favorite di harikenja." Yousuke semakin bersemangat karena pertanyaan dari seniornya itu, ia bahkan berpose bersiap-siap untuk menjelaskannya.


Tetapi apa yang terjadi saat itu?. Sousuke kembali berulah, dan sepertinya ia belum kapok setelah mendapatkan pembalasan dari Sasuke tadinya.


"Yousuke san tercebur di kali, dan ia berubah jadi anak kecil karena kecerobohannya!. Hiyahaha!. Si ceroboh!. Ahahaha!." Sousuke muncul tiba-tiba entah dari mana membuat Sasuke dan Yousuke terkejut, apalagi suara tawa Sousuke sangat menjengkelkan untuk didengar. Tawa yang mengejek orang lain dengan tawanya yang sangat puas itu. Dan yang paling mengejutkan adalah ucapan Sousuke mengenai Yousuke yang sangat menghina Yousuke sebagai orang yang ceroboh?. Dua tanduk setan muncul di kepala Yousuke, ia sangat sangat kesel pada Sousuke.


"Ceroboh katanya?. Dan kenapa sousuke tahu episode itu?." Yousuke benar-benar telah terbakar amarah yang sangat membara setelah mendengarkan aapa yang dikatakan sousuke.


"Bwahahaha aku lihat ekspresi yousuke san saat itu. Benar-benar lucu saat ia dibilang bocah tiga tahun oleh gurunya!. Uahaha!. Sangat lucu!." Sousuke tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya yang terasa keran karena tawanya sendiri. Sedangkan Yousuke yang mendengar itu?. Tampang Yousuke makin menyeramkan, membuat Sasuke yang berada disampingnya sedikit merinding ngeri.


"Wuooih kau menyeramkan juga yousuke kun, ternyata kau bisa marah juga ya?. Tadi kau bilang tenang padaku, tapi faktanya kau yang tidak bisa tenang sekarang?. Ahaha." Ucap Sasuke merinding melihat kemarahan juniornya ini.


"Yousuke senpai, ceritakan bagaimana rasanya saat itu jadi anak kecil?." Sousuke tanpa rasa bersalah mendekati Yousuke yang lagi mode anger, dasar si Sousuke saja yang tidak peka. Sasuke yang melihat itu?. Ia abaikan saja, biarkan Yousuke yang memberinya pelajaran. "Sebaiknya aku tidak ikut campur dengan hukuman yang aka ia terima nantinya." Dalam hatinya hanya bisa berkata seperti itu saja.


Ditengah kemarahannya Yousuke teringat sesuatu?. Apakah yang ia ingat saat itu?. "Ah!. Benar juga ya?!." Yousuke namplok telapak tangannya, saat itu kemarahan Yousuke mendadak hilang membuat Sasuke dan Sousuke sedikit kebingungan. "Sasuke senpai, apa senpai pernah melihat seseorang dengan kecerobohan plus kebodohan yang hakiki?." Yousuke menepuk pundak seniornya sambil mengacungkan jempolnya, tentunya membuat Sasuke keheranan.


"Kecerobohan plus kebodohan yang hakiki?. Apaan itu?." Ulang Sasuke sambil pose berpikir.


Sousuke juga ikutan berpikir. "Emangnya ada yang seperti itu ya?." Tanya Sousuke sambil berpikir keras. "Mana mungkin ada yang seperti itu senpai." Sousuke sangat heran dengan apa yang telah dikatakan oleh seniornya itu.


"Dengar senpai?. jelas-jelas saat itu dia sedang demam, dan dengan bodohnya ia nekat melawan monster itu. Hatcho!. Hatcho!. Hatchoo!." Yousuke meniru gaya seseorang yang sangat familiar diingatkan Sousuke.


"Benarkah?. Ceroboh sekali dia. Lantas apa yang terjadi padanya?." Sasuke hampir tertawa melihat Yousuke meniru gaya orang itu. Dalam keadaan demam masih nekat melawan monster?. Apa yang ada dipikirannya saat itu?.


"Ada hal yang sangat memalukan yang terjadi pada saat itu sasuke senpai." Mendadak ekspresi Yousuke menjadi aneh karena berusaha menahan tawa, membuat Sasuke jadi penasaran dengan cerita lanjutannya. Sementara Sousuke menyadarinya, menyadari siapa yang menjadi topik pembicaraan Yousuke, dan ia tau siapa yang dimaksudkan oleh Yousuke. "Bffh!. Karena kecebohan plus kebodohan yang hakiki itu?. Dia malah bertukar tubuh dengan bankijyuu!. Ahahaha!. Bodoh sekali, kan?. Sasuke senpai?!," Yousuke melanjutkan ceritanya, dan ia tertawa terbahak-bahak, begitu juga Sasuke saat mengetahui siapa si ceroboh plus si bodoh hakiki yang dimaksud oleh Yousuke.


"Oh!. Tidak!. Jangan katakan itu yousuke senpai!." Sousuke malah histeris sendiri, ia sangat malu mengingat kejadian itu. "Huwah!. Seseorang tolong sembunyikan aku!. Rasanya sangat memalukan sekali ketika aku mengingat adegan memalukan itu!." Rasanya ia tidak ingin ingat dengan adegan memalukan itu.


Malunya semakin menjadi karena Sasuke dan Yousuke menertawakannya. "Dalam sejarah super sentai, kenapa si retto satu ini mengalami hal memalukan seperti itu senpai hahaha!." Yousuke masih tertawa terbahak-bahak mengingat apa yang dialami oleh juniornya itu.


"Bufff hahaha kau benar juga yousuke kun!. Si retto satu ini, bffff!. Benar-benar sangat sial, dan dia. Bfh!. Mencoreng nama baik retto lainnya!. Bwahahaha!." Sasuke juga masih tertawa terbahak-bahak. Hadeh, sungguh malang nasib yang dialami juniornya ini ya?.


"Hiya!. Kenapa malah ingat itu senpai?!. Itu harusnya disembunyikan dari umum!." Sousuke hampir saja menangis, ia sangat maaaaluuuuuu pada kedua seniornya ini. Dan jika diingat-ingat dalam sejarah sentai renja Retto hanya ia yang mengalami hal buruk seperti itu.


"Ekhem!." Sasuke dan Yousuke berdehem pelan, kasian juga juniornya ini


Sasuke dan Yousuke saling berpandangan, mereka dapat ide bagus. "Sousuke chan?." Ucap keduanya dengan nada pelan dan bersahabat, mereka menepuk pundak Sasuke.


"Hn?. Ada apa?." Sousuke berdiri, melirik kedua seniornya, ia merasakan perasaan yang tidak enak. Entah apa itu?. Tapi firasatnya mengatakan itu bukanlah yang baik. Apalagi melihat raut wajah keduanya yang mencurigakan yang hendak melakukan sesuatu padanya saat itu.


"Seibai." Bisik Sasuke dan Yousuke, membuat Sousuke merinding.

__ADS_1


"Seibai?. He?. Seibai artinya hukuman, kan?." Dalam hati Sousuke merasa tidak enak sama sekali mendengarkan apa yang dikatakan Sasuke dan Yousuke yang memiliki niat untuk balas dendam padanya.


Apa maksudnya itu?. Hukuman seperti apa yang akan ia terima dari kedua seniornya itu?.


"SEIBAI!." Ucap keduanya sambil mengacungkan jempol like dan kemudian unlike alias cemen. Sousuke semakin merinding saat keduanya berkata seibai yang artinya hukuman, hukuman apa yang akan ia terima dari keduanya?. Ia sangat takut membayangkan hukuman seperti apa yang akan ia terima nantinya.


"Ninpo!. E1ngine Henge no jutsu!." Ucap keduanya sambil mengarahkan telunjuk mereka di jidat Sousuke. Dan yang terjadi adalah?.


Booffff!.


"Doru?."


Sousuke tidak merasakan tubuhnya lagi, dan kenapa ia terlihat kecil?. Sementara kedua seniornya seperti jadi raksasa?. Kenapa ia malah merasakan seperti itu di saat yang sangat penting seperti itu?.


"Heh!. Rasakan hukuman dari kami." Ucap keduanya dengan suasana hati yang sangat puas.


"Hiye!. Apa yang terjadi padaku sebenarnya?." Ternyata Sousuke jadi Engine Speedor?. Loh?. Kok bisa?.


"Sepertinya jurus kita ini sangat hebat sekali senpai." Yousuke sangat puas dengan apa yang telah ia lakukan saat itu.


"Hooh. Aku sangat suka dengan warnanya." Sasuke hampir saja tidak dapat menahan tawanya ketika melihat perubahan Sousuke.


"Warnanya?. Kok pink?." Sousuke memperhatikan bagaimana perubahan yang ia rasakan saat itu.


"Yeeeeeiy!." Sasuke dan Yousuke malah kegirangan melihat juniornya menjadi Engine Speedor, dan tos tanda kemenangan mereka berdua dalam memberikan hukuman pada Sousuke


Sasuke menoyor kecil kepala Speedor pink.


"Rasakan!. Dan nikmati hukumanmu sousuke kun." Ucapnya sambil pis senyum sumringah. "Itu adalah hukuman yang sangat pantas yang kau dapatkan dari kami.


"Hiya!. Ampuni aku senpai." Rengek Sousuke.


"Ahahah itulah yang kau dapatkan sousuke kun." Tambah Yousuke dengan tawa cekikikan.


"Yak!. Kami rasa sampai disini ninja seminarnya." Sasuke melambaikan tangannya pada Reader sama


"Jangan lupa nonton semua serial super sentai ya?. Juga jangan lupa dukungan untuk penulis, agar lebih bersemangat lagi." Lanjut Yousuke ikut melambaikan tangannya.


"Sampai jumpa di seminar berikutnya." Tambah Sasuke.


Bofh!.


Keduanya menghilang entah kemana.


"He?. Aku bagaimana?." Teriak Sousuke.

__ADS_1


Ya ampun, itu semua salahmu Sousuke. Makanya jangan membuat mereka marah. Next halaman biar seru


...***...


__ADS_2