
...
...***......
Kembali ke pertarungan, dan untuk sementara waktu kita tinggalkan bagaimana suasana hati Marvelous yang telah mendapatkan Ahim kembali?. Lalu bagaimana dengan pertarungan itu sendiri?.
Pertarungan itu masih berlanjut, karena mereka melawan banyak musuh, belum lagi Damego yang tidak bisa dianggap enteng begitu saja. Apakah mereka akan kalah karena jumlah?. Belum tentu. Karena saat itu Gokaiger masih memiliki kekuatan lainnya yang akan mereka gunakan untuk mengalahkan musuh yang sangat merepotkan.
"Yosuke san. Bagaimana dengan ini?." Kali ini Abare Yellow mengeluarkan ranger key Hurricane Yellow.
"Ho!. Aku rasa itu ide yang sangat bagus." Hurricane Red sangat senang dengan itu.
"Yosh!. Mari kita lakukan." Abare Black juga mengeluarkan ranger key, tapi ia mengeluarkan Kabuto raiger. Tidak masalah, yang penting mereka bisa bertarung bersama-sama.
"Gokai chienji!." Ucap mereka bersamaan.
"Harikenja!." Si biru telah berganti Hurricane Blue.
"Harikenja!." Si kuning telah berganti Hurricane Yellow.
"Harikenja!." Si hijau telah bergabti Kabuto Raiger.
"Ho?!. Kalian memang sangat keren!. Aku tidak perlu memanggil mereka semua untuk bertarung kembali. Ho?. Rasanya sangat hebat." Hurricane Red tidak menyangka akan itu.
"Tentu saja. Kami memang sangat keren." Hurricane Yellow kali telah berganti gender, dari laki-laki ke perempuan. Itulah letak uniknya.
Gokaiger kali ini menggunakan Renja Ki milik Hurricaneger, menghargai seniornya Hurricane Retto yang sudah bersedia membantu mereka malam ini melawan Gangler. Jadi ini adalah bentuk apresiasi sekaligus sebuah kebanggaan bagi mereka dapat menggunakan Renja Hurricaneger.
"Ka-kali ini hurricaneger?. Lu-luar biasa sekali." Patren Ichigo malah ikutan terkejut melihat perubahan mereka, sungguh aneh Gokaiger ini. Ia sampai keheranan. "Apa mereka tidak capek menggunakan renja ki?. Apa tenaga mereka tidak terkuras menggunakan kekuatan sentai yang lain?. Huh!. Memikirkan bla bla bala bala semua itu membuatnya ingin menceburkan diri ke dalam kolam es agar otakku tidak kepanasan!. Karena memikirkan bagaimana bisa seorang renja menggunakan kekuatan renja lain ?." Dalam hatinya memang sangat panas melihat perubahan mereka. "Rasanya mustahil!." Teriaknya dengan suara yang sangat keras. "Bagaimana mungkin mereka menggunakan kekuatan itu sesuka hati!. Ban senpai!." Dengan kesalnya ia menyerang musuh yang ada di hadapannya.
__ADS_1
"Hahaha!. Woles saja. Woles. Mereka memang seperti itu." Balas Deka Red yang dari tadi memang telah menggunakan kekuatannya untuk mengalahkan Damego. "Jadi kau tidak perlu terkejut seperti itu." Lanjutnya lagi sambil menembak ke arah Damego.
"Wah!. Aku kira hanya kita saja yang tidak dapat menggabungkan senjata milik kita seperti yang mereka lakukan." Ucap Lupin Yellow dengan nada sedih. Sungguh, ia benar-benar iri pada senior mereka yang dapat menggunakan Renja Ki sesuka hati mereka. Dan menggunakan kekuatan sentai lainnya dengan leluasa.
Lupin Red dan Lupin Blue yang mendengarkan ucapan Lupin Yellow hanya bedoa dalam hati semoga Umika ekhem!. Lupin Yellow tidak memohon pada Gokaiger untuk menjadi kru mereka.
Serangan yang tercipta dari hasil penggabungan senjata mereka sangat ampuh Dengan bukti, Gangler berhasil di musnahkan dan hanya tinggal Damego?. Mereka telah berusaha dengan keras dalam menghadapi Gangler yang kuat?.
"Sepertinya kalian hampir mengalahkan gangler dan si bajingan itu." Tiba-tiba suara Marvelous terdengar oleh mereka. Dan benar saja, Marvelous datang bersama Ahim?.
"Ahim san?." Kabuto Raiger sangat senang melihat kedatangan mereka. Tidak ada hal yang membahagiakan selain melihat temanmu tersenyum kembali seperti dulu, senyuman yang mengerikan rasa hangat dalam hidupmu.
"Kau kembali lagi ahim?." Hurricane Yellow hampir menangis terharu melihat Ahim kembali lagi, ia sangat bersyukur karena baginya Ahim sudah seperti adik kandungnya sendiri.
"Heh!. Dia akhirnya kembali juga yukito." Hurricane Red ikut berkomentar, ia kagum dengan apa yang dilakukan oleh Gokai Red. Ah!. Tidak!. Ia kagum pada Marvelous yang tidak menyerah untuk menyelamatkan temannya, teman spesialnya mungkin lebih tepat?.
Seandainya itu terjadi?. Akan mereka jitak pala Marvelous bengkaknya ampe sembuh 5 tahun, karena tega ninggalin temannya yang lagi tarung melawan Gangler, dan dia malah enakan berduaan dengan kekasihnya.
Sedangkan Patren Nigou?. "Jadi dia yang bernama ahim itu?. Cantik juga." Patren Nigou malah kagum pada Ahim, dan mendapat sikut kuat dari Patren Sangou hingga meringis kesakitan.
"Kau ini, dasar mata keranjang. Apa kata umika jika kau malah mengagumi cewek lain?." Patren Sangou mendadak sewot dan ngomel-ngomel tidak jelas sehingga ia menjadi pusat perhatian Lupinranger dan Patranger.
"Mereka bercanda di saat yang tidak tepat." Dalam hati mereka, mungkin seperti itu.
"Kau kembali lagi marvelous?. Aku pikir kau lari ketakutan." Ejek Damego dengan nada merendahkan Marvelous.
"Heh!. Aku tidak melarikan diri!." Marvelous mendengus kesal. "Karena aku ingin menyaksikan dengan mata kepalaku sendiri, kau bersujud dihadapan. Dan kau memohon ampun padaku." Lanjutnya dengan suasana hati bergejolak. "Selain itu kau harus membayar setimpal dengan apa yang telah kau lakukan, bajingan tengik!." Marvelous mengambil Gokai selulernya, ia merasa kesal karena dia Ahim pergi meninggalkannya.
Tanpa banyak bicara ia berubah menjadi Gokai Retto begitu juga dengan Ahim menjadi Gokai Pinku.
__ADS_1
"Gookai chienji!."
Ahim dan Marvelous berubah menjadi Gokaiger, dan memperkenalkan diri mereka masing-masing.
"Gokai red!." Ia mengenalkan dirinya dengan gayanya yang biasanya.
Menjadi perampok itu tidak selamanya buruk, sebab tidak ada manusia yang terlalu hebat, dan tidak ada manusia yang lebih tinggi, yang penting bagaimana ia bersikap.
"Gokai pinku!." Ahim hanya ikutan saja?. Anggap saja seperti itu.
Keyakinan yang kuat akan menuntun dirimu kearah yang benar, meski seorang perampok, tidak selamanya manusia bersikap kasar.
"Cepatlah marvelous. Kau yang balas perbuatannya, ekehm!. Yang telah membunuh kekasihmu itu." Ucap Hurricane Retto mengingatkan, ia senang melihat Gokai Retto dan Gokai Pinku datang dan ikut bertarung bersama mereka. Dan ia menggoda Gokai Red dengan candaan ala anak remaja?.
"Berisik, aku juga tau itu." Jika dibuka helmnya maka akan terlihat wajah malu² dari Gokai Retto, hanya saja ia mampu menyembunyikan perasaannya.
"Cepat lakukan!." Deka Red merasa kesal. "Jangan abaikan aku!." Bentaknya.
"Ban senpai?." Deka Break, Patren X, Patren Ichigo, Patren Nigou dan Patren Sangou terkejut melihat itu.
"Tentu saja akan aku lakukan." Gokai Red semangat untuk balas dendam.
"Yosh!. Mari kita lakukan dengan benar." Hurricane Red merasa lebih bersemangat.
"Apakah kita akan ikut?." Lupin Yellow malah bertanya seperti itu.
Bagaimana?. Lanjut ya.
...***...
__ADS_1