KISAH ACAK SUPER SENTAI

KISAH ACAK SUPER SENTAI
CHAPTER 25


__ADS_3

...***...


...Distro. Sebuah tempat makanan yang cukup terkenal, dan sangat diminati oleh masyarakat?. Karena makanan dan minuman di sana sangat enak?. Selain itu para pelayannya juga tampan?. Apakah karena itu alasannya?. Bisa jadi seperti itu. Namun hari itu setelah mereka selesai melayani pelanggan dengan baik, mereka dapat beristirahat sejenak. Saat itu pula Noel baru saja masuk ke Distro, ia ingin mengabarkan informasi yang ia dapatkan. Informasi yang sangat berguna sekali, sehingga itu dapat membantu teman-teman Kaitou nya?....


"Kondisi kali ini agak berbeda dari apa yang kita bayangkan." Noel langsung pada masalah yang akan mereka hadapi. "Mereka saat itu dibantu oleh polisi senior, dekaranger." Lanjutnya.


"Jadi para polisi dapat bantuan dari senior polisi? Ini terdengar sangat menarik sekali." Ucap Kairi merasa aneh mendengarkan penjelasan dari Noel.


"Dan ada kemungkinan ada sentai lain yang akan terlibat nantinya." Lanjutnya.


"Misalnya?." Tanya Kairi sedikit penasaran.


"Kaizoku sentai gokaiger." Jawabnya.


"Tapi apa hubungannya gokaiger dalam kasus ini? Bukankah mereka mengumpulkan renja ki?. Sangat aneh sekali. Memangnya red diamond itu akan mereka jadikan renja ki juga?." Tanya Umika sambil berpikir, mungkin benar polisi mendapatkan bantuan, dan mungkin ini akan merepotkan.


Mereka tertawa aneh mendengarkan ucapan Umika yang sama sekali tidak bisa melihat kondisi mereka saat itu. Kecuali Touma yang selalu tampil kalem, jadi itu baginya tidak berpengaruh sama sekali.


"Umika, mana mungkin red diamond bisa dijadikan renja ki!. Kecuali gokaiger mengambil kekuatanmu dan menjadikan kekuatanmu renja ki" ucap Kairi sambil menjewel jail hidung Umika dengan gemasnya.


"Kau ini ada-ada saja." Noel tidak dapat menahan tawanya saat itu.

__ADS_1


"Aku kan hanya bercanda!. Lepaskan!. Sakit!." Umika berusaha melepaskan tangan Kairi dari hidungnya, bisa-bisanya hidungnya nanti mancung ke dalam?. Lucu sekali jika itu terjadi padanya.


"Hum. Masih sempat bercanda ya?." Dalam hati Touma sedikit heran dengan sikap mereka yang seperti anak-anak.


"Kaizoku sentai gokaiger. Mungkin akan muncul dengan tujuan yang berbeda karena berurusan dengan dekaranger. Dan kalian harus fokus pada red diamond, aku tidak bisa leluasa berubah dihadapan dekaranger, itu sangat berbahaya." Noel sedikit memberikan penjelasan situasi nanti saat ia juga bertugas mengamankan Red Diamond. "Aku tidak bisa membayangkan, apa yang akan mereka lakukan padaku jika aku sampai tertangkap, ketahuan bekerjasama dengan kalian." Ucapannya lagi.


"Jika kau berubah menjadi Lupin x dihadapan dekaranger, dan mereka mengetahui itu. Artinya kau bisa saja kena sanksi karna Dekaranger adalah Polisi galaxy?. Itu memang sangat berbahaya." Touma memang mengerti bagaimana kondisi Noel. "Tapi setidaknya kau dapat membantu kami dalam mempermudah dalam misi kami nanti,kan?." Touma memastikan bahwa misinya nanti tidak terlalu merepotkan hanya Karen Noel yang dalam pengawasan Dekaranger.


"Oui, Tentu saja. Aku akan menjamin misi kalian lancar." Balas Noel dengan percaya diri, bahwa ia tidak akan mengecewakan Lupinranger. "Tapi maaf saja, saat pertarungan nanti, mungkin saja aku tidak bisa membantu kalian." Lanjutnya.


"Hum. Jika patrenjer dapat bantuan dari senior mereka dekarenja?. Apakah kita tidak bisa bekerja sama dengan gokaija?." Tanya Umika, ia merasa ingin bertanya seperti itu.


"Aku rasa itu mustahil, meski sesama perampok belum tentu bisa bekerja sama dengan baik" Touma tidak yakin Gokaija akan mau melakukan itu, bisa jadi mereka yang ingin menguasai Red Diamond.


"Aku rasa touma benar. Mustahil bekerja sama dengan gokaija. Tapi, sebelum itu kalian harus mendapatkan lupin collection lainnya yang sangat merepotkan, jika tidak segera diambil. maka misi kalian akan berantakan nantinya." Kogure entah datang dari mana langsung bersuara, membuat Kairi, Umika dan Touma terkejut, selalu saja begitu. Kogure datang mendadak tanpa mereka ketahui, seperti hantu saja.


"Baiklah, kami akan segera laksanakan, dan sebelum pameran dimulai." Kairi merasa bersemangat melaksanakan misi ini, apalagi ada Polisi baru serta Kaizoku?. Ini akan menjadi sangat menarik dalam sejarah hidupnya.


"Tapi aku penasaran bagaimana cara kerja renja ki itu. Rasanya aku ingin mengambil salah satu dari mereka." Ucap Umika sambil berpikir. Rasanya sudah tidak sabar lagi melihat secara langsung.


Kairi, Touma, dan Noel menghela nafas mereka dengan sangat lelahnya. Sungguh, mereka tidak pernah berpikir sampai ke arah sana.

__ADS_1


"Bisa-bisanya kau berpikir seperti itu, umika. Huffh!." Kairi merasa lelah dengan pemikiran Umika.


Apakah yang akan mereka lakukan setelah ini?. Apakah mereka akan berhadapan dengan Dekaranger?. Simak terus ceritanya.


...***...


Gai menemui Tetsu, atau Deka Break. Gai menceritakan semua yang terjadi dan kematian Ahim.


"Jadi seseorang telah membunuh gokai pink?. Dan yang menjadi tersangka adalah dekaranger?." Tanya Tetsu tak percaya, bagaimana mungkin Polisi terhormat sepertinya melakukan hal keji seperti itu?.


"Gomennasai senpai. Itu karena koe memeriksa kotak harta karun, dan tidak menemukan satupun renja ki dekarenja." Gai merasa tidak enak hati ketika mengatakan masalah itu. "Mungkin karena kondisi saat itu sedang berantakan, makanya dekarenja yang dituduh membunuh ahim, karena merebut paksa renja ki yang kemungkinan saat itu tertangkap basah ketahuan mencuri, dan ahim san menjadi korbannya." Jelas Gai panjang lebar pada senpainya ini.


"Huuuuf." Tetsu menghela nafasnya yang terasa sesak, apakah ia telah membunuh orang hanya karena kekuatannya diambil orang lain?. "Aku rasa ini kesalahan yang rumit, kau tenang saja gai. Aku akan menyelesaikan ini." Tetsu berdiri dan memberi hormat pada Gai, kemudian pergi meninggalkan Gai yang masih duduk di kursi taman.


"Berhati-hatilah senpai. Marvelous saat ini sedang dalam kondisi yang buruk karena kematian ahim. Aku harap senpai mengerti." Gai merasa bersalah pada senpainya ini, Karena itulah ia memperingatkan seniornya agar berhati-hati jika bertemu dengan Marvelous nantinya.


"Wakarimashita." Balas Tetsu tersenyum lembut, kemudian masuk ke dalam mobil patroli Polisi, dan berlalu meninggalkan Gai. Tetsu juga tidak mau sampai ada bentrokan antara Dekarenja dengan Gokaija.


"Semoga saja semuanya akan baik-baik saja." Dalam hati Gai sangat takut jika ada perang besar-besaran nantinya karena Marvelous yang saat ini sedang dalam keadaan kacau. "Marvelous san. Maafkan aku." Gai merasa tidak enak hati setelah apa yang terjadi. Dan ia juga tidak bisa berkata jujur pada Marvelous mengenai apa yang telah ia lakukan. Semua orang memiliki alasan yang tepat untuk melakukan itu, termasuk dirinya yang saat itu memang membantu Dekaranger untuk menggunakan kekuatan mereka.


...***...

__ADS_1


__ADS_2