KISAH ACAK SUPER SENTAI

KISAH ACAK SUPER SENTAI
HATI-HATI DENGAN API 4


__ADS_3

...***...


Hutan?.


Apa maksudnya ini?. Ahim diculik dan dibawa ke hutan?. Memikirkannya membuat Marvelous membayangkan yang aneh-aneh, ia berusaha menepis hayalan buruk yang akan terjadi pada Ahim, ia benar-benar bersumpah jika orang asing melakukan sesuatu yang tidak² pada Ahim.


"Jadi kau bertengkar dengan pria asing, kemudian ahim dijadikan sandera?" Ulang Luka setelah mendengar cerita dari Marvelous, ia heran kenapa itu bisa terjadi?.


"Marvelous kalah dengan orang asing?." Setidaknya itu yang ada di dalam pikiran mereka saat itu.


"Hn, rasanya ini benar-benar aneh, bukan Marvelous yang biasa aku kenal." Bahkan Joe tidak berpikiran seperti itu di dalam hatinya.


Marvelous hanya diam tidak menanggapi apa yang dikatakan oleh Luka. "Aku tadi hanya terbawa amarah saja." Ketuanya.


"Yang penting kita harus mencari Ahim, dan apakah benar ini tempat yang di maksud orang asing itu?." Joe memperhatikan ke segala arah. "Jangan sampai kita dipermainkan oleh musuh."


"Apakah mereka ditipu oleh orang asing itu?. Marvelous-san, apa kita kena jebak?." Hakase merasa cemas, ia cemas jika benar ini adalah jebakan musuh yang membenci Kaizoku.


"Berisik!." Marvelous menyikut Hakase yang nempel padanya, si Hakase malah membuat Marvelous sedikit meringis panik aneh, sebab ia tidak pernah merasakan hal yang seperti ini dalam sejarah hidupnya yang adem menurutnya.


"Ho? Jadi kalian sudah datang?. Benar-benar kaizoku yang pemberani." Suara itu terdengar dari arah depan mereka?.


Tiba-tiba suara asing menyapa mereka bertiga, muncul sosok asing yang menculik Ahim.


"Di mana mau sembunyikan ahim? Kau jangan bersikap pengecut seperti itu padaku!." Marvelous telah siap dengan Gokai saber di tangannya.


"Olalala? Kau cepat sekali emosinya." Orang asing itu mulai waspada.


"Apa yang kau inginkan sebenarnya? Mau apa kau dengan ahim?." Luka juga emosi karena orang asing ini. "Kenapa menculik Ahim?. Apakah kita memiliki masalah sebelum?." Luka tidak suka dengan itu.


"Kembalikan ahim!."

__ADS_1


Hakase dengan takut-takut, tapi ia bersuara juga karena ia sudah menganggap Ahim teman dekatnya.


Orang asing itu hanya tersenyum meremehkan, ia melihat bagaimana reaksi Kaizoku saat teman mereka dijadikan sandera. "Kalian ini banyak bicara juga ya?." Tanpa banyak bicara lagi orang asing itu mengeluarkan peralatannya dan menembakkan sesuatu seperti perlengkapan mendaki gunung, dan ia melompat ke atas, membuat Marvelous CS terkejut.


"Kalau kalian ingin tau dimana si pink, ayo ikuti aku, kita bermain-main sebentar." Ucapnya dengan santai, kemudian menghilang entah kemana.


"Hoooi!." Hakase yang melihat itu jadi panik.


"Kurang ajar! Dia malah kabur."


Mereka semua segera mengejar orang asing itu, tentu saja mereka tidak akan membiarkan orang asing itu pergi begitu saja setelah membuat mereka emosi?.


"Joe, Luka, ayo kita beri pelajaran pada orang kurang ajar itu!" Raut wajah Marvelous terlihat serius, ia sangat serius kali ini. Ia sangat kesal karena dipermainkan oleh orang asing.


"Hoyok! Mari kita buat orang itu kapok." Luka juga ikut serius, jiwa petualangnya berontak ingin cepat-cepat menghajar orang yang berani menyandera Ahim yang telah ia anggap seperti adiknya sendiri.


"Haaik, aku juga sudah gatal ingin menggerakkan otot-ototku." Joe jadi bersemangat, ia mulai bersiap-siap, kemudian mengikuti Marvelous yang berjalan di depannya. Begitu juga dengan Luka yang dalam mode antara marah dan semangat


Sementara Hakase?. Ia hanya nurut saja, toh mereka memang begitu kelakuannya. Jadi mau tak mau ia hanya mengikuti saja, sebab kemampuan mereka berbeda dengannya.


"Sergap sekarang!." Marvelous merasa ini adalah kesempatannya untuk menghentikan aksi kejar-kejaran yang unfaedah ini.


Namun ketika mereka bertiga hendak melompat, hampir saja mereka terjatuh ke lembah jika mereka bertiga tidak cepat-cepat menyadarinya.


"Hwaaaaa! Bahaya woi!." Luka hampir saja terjatuh jika tidak ditahan oleh Marvelous yang berada di belakangnya. "Hampir saja aku jatuh ke dalam jurang."


"Si kurang ajar itu! Beraninya dia mempermainkan aku!." umpat Marvelous menahan tubuh Joe agar tidak terjatuh


"Huf, untung saja kau menangkap kami, jika tidak? Ya? Sama tahu aja lah, kan ya?." Joe sedikit bersyukur dan berterima kasih pada Marvelous yang memiliki refleks yang bagus, ia kira akan terjatuh berguling-guling di lembah yang curam itu.


Lain Marvelous CS, lain pula dengan Hakase yang baru saja menghampiri mereka dengan napas ngos-ngosan. "Kalian ini memang nafas kuda." Dalam hati Hakase sedikit jengkel.

__ADS_1


Mereka hanya melihat kedatangan Hakase tanpa mengomentari kenapa Hakase begitu lambat, dan mereka hanya mencoba memahaminya saja.


"Marvelous-san, coba lihat itu." Meski masih ngos-ngosan Hakase masih sempat melihat kondisi, dan ia menunjuk ke bawah tepat di lembah.


"Hah?."


Marvelous CS mengikuti arah yang ditunjuk oleh Hakase, dan yang mereka lihat adalah?.


"Hah?." Luka dan Joe sedikit terkejut melihat sekumpulan Zangyack keluar masuk di sebuah goa batu, ah lebih tepatnya tempat sebuah tambang?. Marvelous CS saling berpandangan, sejak kapan ada di sana?.


"Heh!." Marvelous menyunggingkan senyumnya. "Ini memang agak aneh."


"Haruskah kita ke sana?." Tanya Luka dengan semangat, seakan ia mendapatkan tantangan baru.


"Ayo kita lakukan." bagaikan sebuah perintah mutlak Joe dan Luka mengangguk setuju dengan apa yang dikatakan oleh Marvelous.


"Yosssh! Aku juga ikut!."


Hakase merasa bersemangat, meski tadinya ia merasa kelelahan karena lari sana sini ngikut Marvelous CS.


"Apakah ini sebuah petunjuk? Atau perangkap untuk kami yang disiapkan oleh orang asing itu untuk menghadapi Zangyack?." Dalam hati Marvelous mencoba menghubungkan kedatangan orang asing itu.


Entahlah, mereka tidak tahu, sebab yang mereka cari adalah harta karun terbesar yang ada di alam semesta, dengan cara mengumpulkan semua renja ki yang ada. Jadi untuk saat ini, mengalahkan Zangyack di Lembah ini dapat dikatakan sebuah kebetulan, karena mereka tidak tau apa rencana Zangyack, dan kenapa mereka berada di lembah ini?.


Agar tidak penasaran karena bertanya tanpa mencari tau itu sama dengan berhayal sambil menduga-duga, itu bukanlah sifat dari Kaizoku, yang dapat mereka lakukan adalah, langsung bertindak dengan cara membasmi seluruh Zangyack yang berada di lembah itu dan melihat langsung apa yang sedang mereka incar. Tanpa banyak bicara mereka mengeluarkan Gokai phone dan renja ki, kemudian change menggunakan switch kekuatan dari Gokaiger.


"Mari kita mulai!." Luka melompat duluan ke bawah, kemudian disusul oleh Joe, Hakase dan terakhir Marvelous.


"Aku sudah muak dengan main kejar-kejaran." Marvelous tentunya sangat kesal. "Akan aku buat dia menyesal karena telah berurusan denganku!." Dalam hati Marvelous sangat kesal karena ia sampai masuk ke hutan yang aneh menurutnya itu.


Setelah mereka melompat, seseorang yang tadinya bersembunyi langsung keluar. Siapa lagi kalau bukan orang yang tadinya dikejar oleh Kaizoku.

__ADS_1


Next post.


...***...


__ADS_2