KISAH ACAK SUPER SENTAI

KISAH ACAK SUPER SENTAI
CHAPTER 50


__ADS_3

...***...


Kali ini kita memasuki cerita lain, namun masih dalam kisah super sentai. Mereka yang bukan hanya bertarung saja, namun mereka juga memiliki masalah pribadi yang harus mereka selesaikan. Misalnya mereka yang saat itu sedang bermasalah dengan rekan mereka?.


"Tyramigo!. Tyramigo!." Teriak seseorang dengan suara yang cukup keras.


Hum?. Dia manggil siapa?.


"Tyramigo!. Jawab dong!. Aku yakin kau sedang bersembunyi tidak jauh dari sini!." Ia sangat yakin, jika yang dipanggilnya tidak jauh darinya.


Oh?. Ternyata dia manggil Tyramigo?. Jika boleh bertanya?. Apakah kau tahu siapa yang manggil Tyramigo itu?. Ya dia adalah Ryusoul Red. Dia sedang mencari Tyramigo?. Memangnya ke mana Tyramigo?. Sehingga Koh mencari keberadaan Tyramigo?.


Namun ketika dia membalikkan tubuhnya menghadap ke belakang ia melihat seseorang sedang berlari bersama?. "Tyramigo!." Teriak Koh sambil mengejar orang itu, kenapa Tyramigo bisa akrab dengan orang asing?. "Berhenti oi!." Koh berhasil mengejar orang asing itu, membuat orang asing itu berhenti karena langkahnya dihadang oleh Koh.


Orang yang dipanggil itu menghentikan langkahnya."Hum?. Kau siapa?." Tanya orang asing itu yang tak lain adalah Kyoryu Red, dari Zyuden Sentai Kyoryuja.


"Aku koh, namaku koh." Jawabnya degan semangat. "Aku dari suku ryusouja, ryusou retto. Kishiryu sentai ryusouja, yoroshiku ne!." Koh malah beramah tamah dengan King aka Daigo, Koh merasa ada persamaan diantara mereka.


"Hooo jadi kau adalah kouhai ku ya?." King sangat senang berkenalan dengan juniornya. "Namaku daigo kiryuu. Tapi aku lebih suka dipanggil king" Lanjutnya dengan bersahabat. "Tentunya dari jyuden sentai kyoryuja." Daigo menyambut baik uluran tangan Koh, ia tidak menyangka akan bertemu dengan juniornya di sini. "Tapi tadi aku mendengar kau memanggil nama tyramigo?. Apakah kau mencarinya?." King sangat penasaran dengan juniornya yang menyebut nama rekannya.


"Wuih!. Aku kira dia tadi tyramigo, soalnya mirip. Gomenne senpai. Aku sama sekali tidak bermaksud untuk melakukan itu." Koh merasa bersalah, setelah diperhatikan lagi ternyata dia bukan Tyramigo.


"Ho?. Tyra kah?." King melihat ke arah rekannya yang bernama Gabutyra yang bersama dirinya.


"Tapi kok bisa sekecil ini ya?. Rasanya sangat lucu." Koh sangat sangat terpesona dengan itu. "Berbeda sekali dengan tyramigo yang masih dalam bentuk yang agak besar." Dalam hatinya malah membandingkan Tyramigo dan Gabutyra.


"Oh?. Gabutyra lagi mode mini tyra, makanya bisa sekecil ini." Ucapnya sambil mencolek-colek Gabutyra.


"Souka?. Sangat unik sekali ya?." Koh sedikit merasa iri dengan itu.

__ADS_1


"Ngomong-ngomong koh, jadi temanmu juga tyranno ya?. Apakah dia bisa mengecil juga?." King sedikit penasaran dengan apa yang terjadi pada juniornya.


"Tidak juga sih, tidak sekeci ini." Jawab Koh.


"Eh?. Memangnya masih dalam mode besar, kah?." King Semakin penasaran bagaimana ukuran teman Koh.


"Tyramigo menggunakan chiisa soul, tapi tidak sekecil ini. Masih besar, setidaknya seukuran seperti ini." Koh membayangkan perubahan Tyramigo, kalau punya seniornya ini sangat lucu dan menggemaskan, beda dengan Tyramigo yang gak ada imut-imut nya sama sekali.


"Maaf ya?. Jika aku memang tidak sekecil itu." Tiba-tiba Tyramigo muncul dari belakang koh, membuatnya terkejut.


"Eh?." King sedikit terkejut dengan apa yang ia lihat saat itu. "Benaran memiliki ukuran yang sangat berbeda sekali dengan gubtyra." King benar-benar shock ketika melihat itu.


"Hmph!. Kau dari mana saja tyramigo?. Aku dari tadi mencarimu!." Koh membalikkan tubuhnya agar berhadapan dengan Tyramigo.


"Aku abis jalan-jalan, tyra!. Apakah kau tidak tahu?!. Jika aku sangat kesal padamu!." Jawab Tyramigo sedikit mengeraskan suaranya.


"Bosan?!." King dan Koh sangat terkejut dengan apa yang telah dikatakan Tyramigo.


"Huoh?. Kau punya teman yang sangat keren, dia bisa bicara?. Sangat luar biasa." King sangat tertarik dengan Tyramigo, dan ia memperlihatkan Gabutyra pada Tyramigo.


"Memangnya kau siapa?." Tyramigo sangat heran dengan itu.


Duakh!.


Koh sedikit menjitak hidung Tyramiogo, tidak keras sehingga tidak membuat Tyramigo merasa sakit.


"Yang ada di atas kepalamu itu adalah seniormu, dan dia adalah seniorku, kau paham dengan itu?." Koh sangat kesal dengan tanggapan Tyramigo.


"Jangan terlalu keras padanya koh. Aku dan gabutyra tidak terlalu mempermasalahkannya." King tidak keberatan sama sekali. "Tapi kau hebat sekali, bisa berbicara." King mengacungkan jempolnya tanda ia sangat salut dengan Tyramigo yang bisa berbicara.

__ADS_1


"Salam kenal, senpai." Tyramigo membalas ucapan itu. "Aku belajar berbicara lewat tv. Dan juga dari dia." Tyramigo berusaha bersikap baik dihadapan mini Tyra seniornya?.


"Ho?. Memang hebat, kau kyoryu yang pintar." Puji King sambil mengelus kepala Tyramigo, ia tidak tau kalau Tyramigo temannya Koh bisa berbiacara, coba saja Gabutyra seperti Tyramigo.


"Eh? Benarkah?. Aku Kishiryu yang pintar?. Hehehe!. Bisa saja, tyra." Tyramigo jadi tersipu, ia malu-malu dibilang pintar oleh King.


"Pintar sangatlah tu? Saking pintarnya sangat suka keluyuran entah kemana." Ejek Koh dengan suara pelan, membuat Tyramigo tersinggung?. Ia hendak protes, namun tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara Auman yang sangat keras.


Tentunya meraka semua sangat terkejut dengan apa yang telah mereka dengar saat itu. Tiba-tiba saja mereka mendengarkan suara auman yang sangat keras?.


"Drunido kah?." Koh penasaran suara auman siapa sekeras itu.


"Drunido?. Bukannya debomonster?." King merasakan ada hawa yang tidak biasa.


Karena penasaran mereka langsung menuju ke arah sumber suara, dan betapa terkejutnya mereka melihat sosok merah yang lagi duduk di kursi taman?. Seseorang yangjadi pusat perhatian karena suara aumannya yang keras itu?.


"He?. Gao retto-san?. Apa yang sedang kau lakukan di sana?." King langsung menghampiri si merah tersebut, tak lupa mini Tyra yang lari bersamanya.


"Gao retto?. Siapa dia?." Koh tidak kenal siapa yang disebut oleh King.


"Aku tidak tahu. Jangan tanya padaku." Tyramigo memang tidak kenal sama sekali dengan nama seseorang yang disebutkan King.


"Gao retto-san?. Apa yang kau lakukan?. Semua orang takut pada auman-mu, loh?." King berusaha menenangkan Gao Retto yang terlihat lagi marah. Entah alasan ia tidak tahu sama sekali. Apa yang pasti itu tidaklah baik jika seniornya itu benar-benar marah.


"Kyoryu retto-chan." Rengeknya seperti anak kecil yang sedang tersesat. "Apakah kau tahu?. Hiks!. Hiks!." Rasanya ia sangat tidak sanggup untuk melanjutkan ucapannya.


"He?!." Koh, King, dan Tyramigo sangat terkejut saat melihat bagaimana rengekan Gao Red yang sangat kekanak-kanakan.


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Apakah yang terjadi pada Gao Red sebenarnya?. Sehingga ia merengek menangis seperti anak kecil yang sedang tersesat?. Apakah yang terjadi selanjutnya?. Simak terus ceritanya. Next.

__ADS_1


...***...


__ADS_2