KISAH ACAK SUPER SENTAI

KISAH ACAK SUPER SENTAI
CHAPTER 37


__ADS_3

...***...


Pertarungan itu belum berakhir, meskipun Gokai Red telah berhasil pergi meninggalkan mereka dengan membawa Red Diamond. Mereka harus mengahadapi Damego yang merupakan si pembuat keonaran yang telah membuat Gokai Red salah faham.


"Sepertinya ino menarik."


Deka Break berjalan tertatih ke arah Abare Blue, begitu juga dengan Lupinranger dan Patranger, sepertinya tidak masalah untuk kali ini mereka bergabung. Apalagi bergabung dengan seniornya Hurricane Red dan Abare Blue, pasti rasanya sangat menyenangkan bukan?. "Patut dicoba." Ucapnya dengan semangat.


Setelah itu mereka mengambil posisi masing-masing, semua berbaris sesuai dengan tim masing-masing. Dimulai dari Hurricane Red.


"Kaze ga naki, sora ga ikaru. Soranin hariken reddo!." Hurricane Red berpose seperti biasanya.


Hari yang baik untuk bersemangat pada malam ini. Dan merasakan angin berhembus dengan bersahabat untuk memulai pertarungan.


"Honki bakuhatsu!. Abare blue!." Abare Blue juga seperti biasanya di Abaranger.


Semangat meledak-meledak sebagai salah satu supa sentai terbaik, meski hewan purba bukan berarti pemikiran terbelakang. Semangat ini sangat serius, dan aku tidak akan pernah melupakan semangat ini.


"One! Hating cruel wickedness!. S.P.D.!. Deka red!." Lanjut Deka Red.


Keberanian polisi yang membara, aku akan mencegah kejahatan dimanapun, bahkan kejahatan yang berada jauh di belakangku.


"Six!. It's good to be invincible!. S.P.D.!. Deka break!." Lanjut Deka Break.


Kepolisian dengan semangat yang tak terbatas dalam membasmi kejahatan, jangan harap kau bisa lolos dari hukumanku.


"Kami tokusou sentai dekaranger." Ucap keduanya sambil berpose seperti biasanya.


Polisi itu tidak akan lari dari tugasnya walaupun bekerja sama dengan musuh untuk menyelesaikan masalah yang membingungkan.


"Gokai blue." Lanjut Gokai Blue.


Menjadi Bajak laut itu tidaklah buruk, kalian saja yang salah menilai hanya karena kami ini perampok.


"Gokai iero!." Lanjut dengan Gokai Yellow.


Wanita tangguh itu tidak harus femini dan berdandan rapi, tomboy dan berani seperti juga banyak, dan aku salah satunya.


"Gokai Gurin." Lanjut Gokai Green.


Bertarung dengan gaya sendiri itu lebih menyenangkan dari pada memiliki banyak kemampuan tetapi hanya meniru dari orang lain.


"Kaizoku sentai gokaiger." Lanjut mereka dengan semangat.


Meski kami dianggap perampok yang kejam tapi kami apa adanya, dan tidak munafik seperti kebanyakan perampok diluar sana.


"Lupan red." Lanjut Lupin Red.


Pencuri itu tidak selamanya buruk, kami melakukan itu karena ada alasannya.


"Lupan blue." Lanjut Lupin Blue.


Kami menjadi pencuri karena ada alasannya, yaitu untuk menyelamatkan orang-orang yang kami cintai.


"Lupan iero." Lanjut Lupin Yellow .


Meski kami pencuri, kami tidak membunuh manusia lainnya, kami hanya mencuri dari Gangler, apa itu salah?.


"Kaitou sentai rupanrenja. (Lupinranger)."


Lanjut mereka bersamaan.

__ADS_1


Kami menjadi pencuri karena ingin melindungi orang yang kami sayangi.


"Patran ichigou." Lanjut Patran Ichigou.


Sudah menjadi tanggung jawab kepolisian menjaga keamanan dunia, jadi jangan anggap remeh pengorbanan kami.


"Patran nigou." Lanjut Patran Nigou.


Seorang kepolisian tidak boleh ragu dalam menjalankan tugasnya meski yang menjadi pelaku adalah orang yang dicintai sekalipun.


"Patran sangou." Lanjut Patran Sangou.


Wanita yang kuat adalah ketika ia mengemban tugasnya sebagai kepolisian dan mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi tanpa mencampur adukkan perasaan di dalamnya.


"Patran x." Lanjut Patran X.


Menjadi polisi atau pencuri?. Itu pilihan yang dapat kau tentukan berdasarkan kondisi yang sedang kau jalani.


"Keisatasukan sentai patorenja. (Patranger)!."


Lanjut mereka.


Menjadi Polisi itu tanggung jawabnya sangat besar, jadi jangan remehkan Tugas besar sebagai seorang polisi.


"Warewa!. Supa sentai!."


lanjut mereka bersamaan.


Kami (ninja, ahli khusus, perampok, dan polisi) akan melakukan yang terbaik untuk kedamaian dunia!.


Kata-kata itu membuat mereka bersemangat yang sangat membara, sungguh, mereka tidak menduga itu sebelumnya jika neraka akan bergabung?. Bersemangat untuk mengalahkan musuh yang mengganggu kedamaian dunia.


"Yaaah kau benar yellow, ini pengalaman baru buat kita." Lupi Red juga jadi semangat membara.


"Aku juga bersemangat!." Good Strike yang bersama Lupin Red juga ikut bersemangat.


"Aku seperti bermimpi bertarung bersama senior kita." Patren Nigou malah terbawa suasana


Dalam kasus ini Lupinranger dan Patranger sepertinya melupakan hal paling penting, yaitunyaaaa berebut Good Strike, mungkin malu bertengkar dihadapan Dekaranger?.


"Jangan berisik, kalau mau bertarung cepatlah!. Aku sudah muak menunggu kalian!." Damego muak dengan ocehan unfaedah mereka. Menghabiskan waktu saja mendengar perkenalan diri mereka itu?.


"Yosh!. Ayo kita kuliti mereka satu persatu."


Gokai Green berucap sambil mengarahkan satu tembakan pada Gangler.


Deka Red Mlmaju satu langkah, ia mengeluarkan Lisensinya dari Deka Switch nya.


"Karena telah berbuat kerusakan dan membunuh salah satu anggota supa sentai maka kau harus membayar perbuatanmu!." Ucap Deka Red mengarahkan Lisensinya ke arah Damego.


"Judgment time!."


"Woooh apa itu?!." Patren Nigou penasaran dengan apa yang dilakukan oleh seniornya itu.


"Itu adalah waktu penentuan hukuman, hukuman penjahat akan ditentukan dengan menggunakan lisensi itu." Malah Gokai Green yang menjawab, membuat Patren Nigou kagum.


"Kau tahu soal itu?." Lanjut Patren Nigou. "Hebat sekali kaizoku bisa mengetahuinya!." Patren Nigou mencoba melupakan jika sebelumnya mereka sempat bermusuhan?.


"Ya seperti itulah dekarenja dalam membasmi penjahat." Kali ini Hariken Red yang bersuara, ia melihat langsung bagaimana Dekarenja melakukan proses penentuan penghukuman.


"Em begitulah mereka." AbareBlue setuju dengan apa yang dikatakan oleh Hariken Retto.

__ADS_1


Waktu penghukuman telah ditentukan!.


"Penghapusan telah di setujui."


"Saatnya hukuman bagimu!." Setelah berkata seperti itu, pertarungan pun di mulai.


Abare Blue memasuki mode liar, si Lupin biru yang melihat itu sedikit terkejut.


"Itu sama seperti aba red tadi siang." Ucapnya tanpa sadar.


"Kalau begitu aku juga." Hurricane Red tidak ingin kalah dari Abare Buru.


"Cho ninpu!. Kage no mai!." Hurricane Red beraksi dengan jurus andalannya, melihat itu Deka Red, Lupin Red, dan Patran ichigo terkagum-kagum.


"Ka-kage no mai?. Dia ninja ya?." Patren Nigou terkejut melihat si merah Hurricane Red yang menggunakan jurusnya.


"Dia memang ninja, memangnya apa lagi?. Kau tidak dengar tadi ya?." Gokai Yellow masih sempat jahil di pertarungan seperti ini pada Patren Nigou, membuatnya Salah tingkah.


"Heh, aku juga tidak akan kalah!." Deka Red menggunakan jurus andalanya yaitu tembakan jitu.


"Yosh!. Kami juga akan membuat pertunjukan." Ucap Gokai Green sambil memencet Gesper di pinggangnya.


"Goooookai chienji!."


"Shinkenja!." Shinken blue tak lain adalah Gokai blue.


"Gaorenja!." Gao yellow Si Gokai Yellow.


"Kyurenja!." Chamelion Green versi Gokaiger


Si Gokai Green.


"Yho!. Kami akan mengaum sepuasnya." Ucap Gokai iero versi cewek, ia memang selalu bersemangat.


Gokaija mulai menyerang lagi, mereka menyerang dengan sangat ganas. Melihat perubahan itu membuat Patranger terkejut.


"Sebenarnya berapa banyak mereka berubah?." Ucap Patren Sangou merasa heran dengan super Sentai yang ini.


"Heh!. Mereka bahkan dapat berubah sesuai dengan keinginan mereka sesuai dengan renja ki yang ada." Yang menjawab malah si Abare Blue. Mungkin dia tahu bagaimana cara tarung Kaizoku?. Dan ia terkejut karena bertemu dengan Gokaiger dan meminta bantuannya, begitu juga dengan Hurricane Red.


"Aku sama sekali tidak mengerti." Patren Nigou yang sedang menghadapi salah satu Gangler malah pusing sendiri.


Pertarungan sepertinya dimenagkan oleh Super Sentai, melihat itu Damego tidak bisa diam begitu saja, ia marah. Gokaiger lagi dan lagi menggunakan Renja Ki.


"Yukito senpai. Aku rasa kau akan ingat ini." Shinken Blue kali ini mengeluarkan renja ki Abare Red?.


"Abarenja!." Aba Red yang tak lain adalah Gokai Blue.


"Abarenja!." AbareYellow Si kuning.


"Abarenja!." Abare Black Si hijau.


"Apa mereka menjadi abarenja?." Kali ini yellow yang terkejut.


"Yho!. Sanjo san, ayo kita selesaikan."


Mereka kompak menggunakan mode liar, hingga tampak seperti Sentai (team) sungguhan.


"Heh!. Ini sangat menarik sekali, meskipun kurang satu orang, setidaknya ini sangat menarik." Ucap Abare Blue dengan semangat.


...***...

__ADS_1


__ADS_2