Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)

Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)
Di tahun kedua tanpa Wisnu...


__ADS_3

### Menjelang Akhir kelas 11 ###


*Di Basecamp Wisnu


"sar...aq kangen...mas wisnu...juga kak Ikhsan... saat mereka masih di sini kmu...?" ujar Mitha saat melihat basecamp wisnu.


"iya tha ....tapi kita kan tiap hari ketemu...tiap malam Minggu di apelin..." balas sari.


" iya...tapi saat di sekolah sudah tidak bersama lagi seperti dulu..." kembali angan Mitha mengembara ada sedih disudut matanya.


" tha...kmu ada apa si? nggak biasanya begini?ceritalah...kalau ada yang ingin kmu ceritain...aq sahabatmu...aq akan selalu ada buat kmu..." hibur Sari.


"ah...kenapa aq jadi mellow gini sih...?" desah Mitha sambil menyekah butir bening yang tidak sengaja menetes.sambil mendogak kan wajah nya .Sari mulai memeluknya seakan sedang mentransfer energi positif buat Mitha.


"hubungan kami sudah hampir dua tahun...


memang tidak pernah ada masalah yang serius yang menerpa hubungan kami...tapi ada yang menganjal sar...." tiba-tiba tangis Mitha pecah.Sari tidak berusaha bertanya dia hanya menjadi pendengar setia yang tetap disamping Mitha dan sesekali mengusap lembut punggung Mitha.


"Setiap mas wisnu ingin mengajakku berkenalan dengan bunda nya...hati ku selalu menolak dengan alasan belum pantas...apa aq egois sat...?" tanya Mitha mencoba mencari solusi atas kegundahan hati nya selama ini.


" Mitha...belum pantas bagaimana? kmu cantik,punya segudang prestasi,kmu dan kak Wisnu juga status sosial kalian kurang lebih... apalagi sih tha...?" jawab sari berusaha menyelami isi hati Mitha. karena meski mereka bersahabat Mitha bukan type orang yang bisa terbuka sekali untuk urusan pribadinya maka dari itu Sari selalu menunggu Mitha sendiri yang dengan suka dan rela menceritakan masalah pribadi nya.


"ini bukan masalah itu sar...tapi ini karena ketakutanku sendiri..." kembali Mitha menangis.


"aq sangat takut...kalau bundanya mas wisnu nggak nerimah aq masalah nya aq masih sekolah" lanjut Mitha.


"kan belum di coba tha...gimana kmu tau kalau bakalan ditolak jangan su'uzon nggak bagus..." nasehat sari.


"ini bukan karena aq su'uzon tapi...entah kenapa feeling gitu" Mitha risau.


"ya udah klo emang belum siap..


jangan di paksain...tunggu sampai udah siap..." bujuk sari.


"setahun lagi lulus...klo kmu berjodoh sama kak Wisnu semua bisa di mulai...pasti akan lain ceritanya" nasehat sari panjang kali lebar.lalu kembali memeluk Mitha sahabat yang sudah seperti saudara.


########


*Suatu sore di rumah Mitha


" liburan akhir tahun ini mau kemana anak-anak...? tanya pak yono.sembari duduk di samping bu sri.


"kemana ya...? idham mulai bergaya sedang berfikir.


" klo mas...ngikut aja yah "jawab ilham pasrah


" mbak kok diem aja...? klo mbak mau ke mana? tanya ibu sri karena melihat Mitha dari tadi melamun.


" mbaaak..."tanya bu sri lagi karena belum dapat jawaban.tapi Mitha tetap tidak bergeming pandangan nya tetap kosong.


"mbaaaaakkkk...!!!!" panggil mereka berempat secara bersamaan.sontak membuat Mitha terkejut.


"e...ea ada apa" jawab Mitha gelagapan karena sedang melamun.


"ada apa... ada apa... maka nya jangan melamun aja..." sahut ilham kesal.


"ngelamunin apa si mbak..." sambung pak yono.


"apa si item...nggak ngelamun kok yah...cuma...mbak teringat pr mbak... hem...mbak ke kamar dulu ya..." balas Mitha cepat lalu pamit ke kamar nya.Mitha memang sengaja menghindar karena tidak punya jawaban nya.mereka saling berpandangan tidak mengerti.


Di dalam kamar Mitha menghempaskan tubuh nya di atas kasur berbaring sambil memejamkan matanya tapi tidak tidur.


°°°°°°°°°°°


*Minggu pagi


Karena Minggu ini Wisnu sibuk dengan masih kuliah maka Mitha memilih pergi dengan sari.Mitha ingin mencari beberapa buku.


karena ingin santai maka Motor sari di tinggal di rumah Mitha. mereka memesan taksi online.


Sesampai mereka di toko buku mereka sibuk memilih beberapa buku lalu samar samar mereka mendengar suara muda mudi cekikikan,yang membuat mereka terdiam karena mereka sangat tau suara yang cowok.lalu mereka menengok ke sumber suara.


"kak Ikhsan...!!!!" suara Mitha dan sari seperti paduan suara dengan pandangan tak percaya.dan mata mereka melihat dengan jelas kemesraan mereka.


"apa-apa an ini kak...jangan bilang kalian pacaran..." suara sari meninggi.


"Mitha.... sari...!!!" balas Ikhsan tidak percaya dengan yang di hadapannya.

__ADS_1


" jawab kak...???"suara sari makin meninggi lalu karena tidak mendapat jawaban lalu sari buang muka dan berlari meninggalkan mereka.


" kak Ikhsan... hutang penjelasan pada kami!" tunjuk Mitha lalu pergi mengejar sari.


Rupanya Sari sedang duduk di bangku taman seberang jalan toko buku tersebut.Sari yang sedang menangis sesenggukan. Mitha menghampirinya lalu memeluknya berusaha menenangkannya.


"udah donk nangisnya sar...cowok kayak gitu gk layak ditangisin....air matamu terlalu berharga untuk dia....itu sudah resiko orang main hati pasti patah hati...tunjukin klo kmu gk lemah meskipun tanpa dia..." ceramah Mitha panjang kali lebar.


"tapi sakit tha..."tangis Sari kembali pecah.


" iya aq tau...itu pasti sakit... tapi bukan berarti kmu harus terpuruk...masih banyak hal yang lebih penting daripada masalah ini...iya gk?" sambung Mitha.Sari berusaha mencerna kata kata Mitha. setelah itu Sari mangut mangut.


Dan Mitha menawarkan ice cream untuk menghilangkan rasa yang sakit tadi...sedikit!.


lalu mereka menyetop sebuah taksi yang melintas dan menuju ke kedai ice cream "wilona" langanan mereka.


Mitha memesan dua ice cream full chocolate.


Setelah pesanan mereka datang Mitha lalu mulai bicara.


"sar...sebenarnya aq udah lama tau klo kak ikhsan suka jalan sama cewek lain...tapi...aq mau kmu liat sendiri...tapi belum sempat aq bilang...allah lebih dulu ngeliatin itu sama kmu...ya kuharap ini bisa jadi pelajaran buat kmu...bukan malah membuatmu terpuruk...krn bukan akhir segalanya...babak baru kita menuju dewasa baru di mulai...ok" kata Mitha.


Kembali Sari hanya mangut mangut saja. sambil memejamkan kelopak matanya berulang kali agar air matanya tidak kembali menetes.


Setelah hampir 2 jam mereka duduk di sana akhirnya mereka memutuskan pulang.


Di perjalanan pulang kembali Mitha menasehati Sari panjang kali lebar agar Sari lebih tegar dan kuat.dan selalu menekankan bahwa bila itu terjadi berarti Ikhsan bukan jodohnya.dan akan di gantikan oleh allah yang lebih baik lagi.


Tidak terasa taksi yang mereka tumpangi sudah sampai di depan rumah Mitha. lalu mereka masuk dan membersihkan diri.Mitha meminta Sari menginap di rumah nya.dan Sari pun menyetujuinya Setelah meminta izin pada orang tua nya.


*Suasana dalam kelas


Setelah mengantar Sari pulang untuk berganti seragam mereka berangkat kembali ke sekolah.sesampainya di kelas suasana kelas ribut dengan gosip ikhsan punya pacar baru karena ada melihat mereka mall.


"hei...yang punya pacar disini..." goda sinis melvi teman sekelas Mitha dan Sari.


"jangan gitu na mel...entar nangis loh... kan kasihan cowok nya di gaet cewek lagi" sambung viona tak kalah sinis.kedua teman se kelas nya ini memang terkenal suka bergosip dan sangat tidak suka terhadap Mitha dan Sari.


"oh ya...cepat sekali ya ...berita apapun kalian pasti udah duluan....gk mutu banget...gk lama madiang aq pindahin di wajah kalian" tegas Mitha dengan wajah menahan emosi.


"ea...kenapa jadi elo yang sewot sih mit...kan kita gk ngomongin elo....iya tau aja elo ketua mading sekarang...tapi gk usah sok sok an juga kali..." jawab viona kesal.


Semua yang mendengar melonggo heran tak percaya dengan apa yang mereka dengar termasuk Mitha tetapi Mitha berusaha ikut arus permainan sari dengan melewati melvi dan viona dengan mencebik kan bibirnya.


"tu denger...cacingan deh loh....hahaa" kata Mitha dengan tawa yang di buat buat.


Sontak wajah kedua nya kesal dan memerah menahan marah.dengan menghantak kan kaki dan melengos buang muka mereka kembali ke bangku nya.di iringi dengan gelak tawa teman teman nya se kelas.


lalu pelajaran pun di mulai. suasana di kelas hening beberapah saat karena ini mata pelajaran guru killer.


Senin ini tidak upacara dan kemungkinan hanya satu mata pelajaran. karena para guru ada acara di Diknas.


Dan ternyata benar Setelah mata pelajaran guru killer selesai mereka pulang.


*Mencari suasana baru di cafe


Mitha pun mengajak Sari ke sebuah cafe karena ingin membahas jawaban Sari tadi.


kini mereka telah sampai di cafe tersebut dan memanggil pelayan.lagi se orang perempuan muda mendekat.


"iya mbk mau pesan apa?" tanya pelayan tersebut dengan ramah.


"iya mbak kami mau pesan 1 es capuchino 1 es lemon tea ...itu aja dulu ya" jawab Mitha Setelah terlebih dulu menanyakan apa pesanan Sari.


"iya mbk saya akan segera mengantarnya mohon ditunggu ya..." jawab pelayan tersebut.


"sar...jelasin kenapa kmu bisa jawab begitu tadi sama melvi dan viona" tanya Mitha.


"jawab apa..." Sari pura-pura tidak faham.


"jujur ngapa...sama aq udah mulai main rahasia ya..." tunjuk Mitha kesal


"bukan begitu sejujurnya aq udah lama tau... tapi selalu dari jauh dan kemarin dekat liat langsung ya dia katakan dan dia lakukan...


dan jujur soal cowok penganti emang ada... tapi selama ini aq sempat cuekin dia...dia adalah sahabat lamanya kak wisnu waktu di SMP tapi dia memilih masuk SMK namanya...Kak...Ragil syaputra kami biasa memangilnya kak agil.rencananya aq mau terimah dia gimana?" jelas Sari panjang kali lebar .


"sar... sama siapa pun aq dukung...tapi apa gk kecepetan ...gini...gini izinin aq ketemu dia biar aq bisa tau seberapa ketulusannya sama kamu... gimana?" ujar Mitha menasehati

__ADS_1


"aq takutnya dia malah suka nya sama kamu nanti" jawab Sari lirih tapi masih terdengar di telinga Mitha.


"ya...kamu kenalin aq sebagai pacar nya kak wisnu...kan kamu bilang dia sahabatnya waktu di SMP?" balas Mitha.


"becanda tha...ini juga dia lagi OTW ke sini..." jawab Sari santai.


"oh iya...kamu serius..." tanya Mitha tidak percaya.


"aq sengaja ngajak dia ketemuan di sini aq pengen kamu juga tau...dan bisa menilai dia ini seperti apa...jangan pandang dia... sahabatnya kak wisnu... lalu kamu anggap baik nanti kayak yang ono no..." kata Sari sambil memonyongkan bibirnya ke samping.


Tidak butuh waktu lama yang di tunggu datang menghampiri mereka berdua.


"hai...udah lama ya nunggu nya ...maaf" sapa Agil.


" hai...juga...nggak kok...marih duduk kak..." sambut Sari sambil menunjuk kursi kosong di depan mereka.


"oh...ok...terimakasih..." jawab Agil.


"oh ya kak kenalin...ini Mitha...sahabatku juga pacar nya kak wisnu..." kata Sari.


"Mitha..." kata Mitha memperkenalkan diri.


"Agil...iya wisnu pernah memperlihatkan fotomu...sekarang baru bisa ketemu....salam kenal ya..." ujar Agil yang di balas senyuman oleh Mitha


"kak Agil mau minum apa?" tanya Sari mencairkan suasana.


"apa aja yang penting gk pedas..." jawab Agil berkelakar di sambut tawa ke tiganya.


Tapi itulah sifat Agil yang sebenarnya Agil suka sekali bercanda.berada di dekatnya bisa melupakan sejenak masalah kita dan itulah salah satu daya pikat yang di miliki oleh Agil.


Seperti hari ini Mitha yang baru mengenalnya pun ikut larut dalam suasana yang di buat oleh Agil. dengan candaan candaan lucunya.


Berteman dengan Agil dan bercanda dengan nya membuat seseorang seperti menjadi dirinya sendiri tanpa harus malu atau gengsi.


Pantas saja Sari jatuh hati padanya dan selalu memujinya.sikapnya yang humoris dan bersahabat mampu membuat siapa saja yang berada di dekatnya merasa nyaman.


"kayaknya udah sore...sorry aq harus balik duluannya keburu Ayahku yang duluan pulang


kerja...nggak enak" kata Mitha setelah sebelumnya melirik alroji yang melingkar di pergelangan tangan kirinya.


"ih...kok buru-buru sih..." protes Agil.


"dia emang gitu kak ....jamnya terbatas...jadi semua udah ada aturannya" jelas Sari yang di iringin dengan sikap Agil yang menangguk angguk.


"ok ...kak Agil sampai jumpa lagi...dan sar...sampai ketemu besok disekolah ya...jangan lupa habis dari sini langsung pulang ya..." kata Mitha di sambut anggukan Sari dan Agil.


Mitha menancap gas Motornya dan mengendarai motor meticnya dengan kecepatan sedang.


Motor Mitha mulai membelah lalu lintas kota dan tiba di rumahnya setelah menempuh waktu kurang lebih dua puluh menit.


---------------------


Maaf aq baru bisa nyapa kalian kembali


karena aq sakit selama seminggu


jadi...nggak ada ide apa pun


makanya....


jangan pelit like koment dan votenya ya


terbaring sakit tapi masih mikirin kelanjutan kisah ini...


sungguh...


nggak asyik banget


makanya...


kembali aq nginggetin ya


jangan lupa like koment dan vote kalian


sungguh...


aq sangat membutuhkannya

__ADS_1


ok salam manis selalu


Mylla Alan


__ADS_2