Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)

Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)
Bertemu lagi


__ADS_3

Pagi ini Mitha ada kelas jam sembilan tetapi dia berangkat mulai setengah delapan karena akan mampir ke Pabrik ayahnya dulu. untuk menandatangani beberapah berkas.


Motor telah di parkir di parkiran Pabrik, Mitha turun dan berjalan menuju ruangan nya.setelah terlebih dulu singga di meja wina.


Setelah wina membawa kembali berkas yang telah di tanda tanganinya,Mitha keluar menuju ruangan Yudi.


" mas hari ini aq ada kelas tapi...pak Heru dan si Arman mau datang gimana ni" kata Mitha sesaat setelah berada di ruangan Yudi.


" gk papa dek...biar mas yang hendle kmu tenang aja...fokus kuliah mu ya" jawab Yudi santai.


" ya udh mas... klo gitu aq ke kampus ya takut telat klo pagi macet" balas Mitha.


" hati-hati ya dek...jangan laju laju ya" pesan Yudi.


" iya mas... assalamualaikum" pamit Mitha lalu keluar ruangan Yudi menuju parkiran Motor nya.lalu melaju menuju kampusnya.


setelah menempuh perjalanan setengah jam akhirnya Mitha sampai juga di kampusnya. setelah memarkir Motor nya di area parkir,Mitha melangkakan kakinya menuju ke kelas.disana dia sambut kedua temannya dengan senyum sumringah.


"assalamualaiku...say" sapa Mitha sesaat setelah berada di kelas.


" waallaikumsallam cantik..." sahut keduanya bersamaan.


" tugas dari pak Bram sudah selesai? " tanya Indah kepada Mitha.


" alhamdulillah sudah... sejak hari itu juga" jawab Mitha.


" syukurlah...aq kira kamu sibuk kerja sampai lupa tugas kuliah " balas Indah.

__ADS_1


" iya secara kan dia sekarang wanita karir" ledek Tini. disambut tawa ketiganya dan tawa mereka terhenti karena terlihat seorang dosen memasuki ruang kelas mereka.


Kini saatnya mata kuliah di mulai, dan mereka pun fokus mengikuti kelas. karena dosen kali ini terkenal killer,kalau ada yang tidak disiplin di jamnya atau bercanda maka dia tidak segan-segan untuk menyuruhnya keluar dari kelas.


Hingga kelas usai tak satu pun yang bersuara tanpa di minta oleh sang dosen.begitu juga dengan Mitha cs.bibir mereka terasa seperti di kunci.


Kini mereka sudah berada di kantin, bersenda gurau menikmati pesanan mereka. sepasang mata mengawasi mereka dengan tatapan yang penuh kerinduan akan sosok Mitha. lalu mendekat ke meja mereka....


" maaf...boleh saya bergabung" sapa orang tersebut.kehadirannya mampu membuat Mitha kembali terkejut sekaligus terusik meskipun sisi lagi hatinya yang lain mengginginkannya.


" siapa ya ...seperti nya kita belum pernah ketemu sebelumnya"sahut Tini tanpa basa basi.


" iya kita memang belum pernah bertemu...perkenalkan nama saya Wisnu Nugroho saya mahasiswa universitas Negri kebetulan ada urusan di kampus ini" jawab Wisnu memperkenalkan diri.


" kebetulan saya beristirahat di kantin ini dan tidak sengaja saya melihat seseorang yang saya kenal...ya teman kalian Mitha dia dulu adik kelas saya di SMU Negri jadi saya ingin menyapa...kalian tidak keberatan kan?" jelas Wisnu. sambil menunjuk sopan kearah Mitha.


" maksud mas...Riani teman kami ini?" Indah memperjelas Karena panggilan mereka berbeda kepada Mitha.


" iya mas...namanya memang Mitha Indriani, tapi kami suka memanggilnya dengan nama belakangnya Riani saja" jelas Indah.


" klo ada yang mau di omongin silakan kami pamit duluan ya...ri kami tunggu di kelas ya" pamit Indah sambil menarik paksa tangan Tini,sedang yang di tarik binggung tapi tetap menurut saja.


Sepeninggal kedua teman Mitha, kini Wisnuengatur nafas untuk bicara berdua saja dengan orang yang sangat dia rindukan dengan posisi berhadapan.tetapi belum Wisnu nemulai bicara Mitha sudah terlebih dahulu bersuara.


" buat apa lagi menemui saya,saya rasa masalah kita sudah usai tidak ada yang perluh di bahas" dengan bahasa yang datar dan sedikit ketus tanpa senyum.


Sontak membuat Wisnu terkejut, karena jangan kan suara yang lembut dan manja,panggilan "mas" pun sudah tidak keluar lagi keluar dari bibir Mitha. persis yang di katakan Sari sahabatnya ,kalau Mitha kini sudah berubah dingin dan tidak bersahabat lagi.

__ADS_1


" dek...mas tau mas salah...tapi adakah kesempatan buat mas memperbaikinya...please kasih mas kesempatan sekali lagi...mas sangat cinta sama kamu dek...mas juga sangat rindu sama kamu.tlg jangan siksa mas begini..." rengek Wisnu dengan mata berkaca-kaca setelah meluapkan perasaannya.


Ada desiran bahagia di hati Mitha karena sang kekasih masih cinta dan merindukannya hingga membuat sisi lemahnya menjerit...saat situasi ini dia ingin berhambur ke pelukan kekasihnya dan menangis sekuat-kuatnya. tetapi.... semua itu tidak mungkin keadaan dan kenyataannya tidak begitu. semua sangatlah berbeda dari apa yang ada di fikiran,sehingga Mitha tak membiarkan air matanya lolos agar ia tak terlihat lemah.


" maaf saya tidak bisa lama-lama sebentar ada kelas lagi,terimakasih sudah menambah luka ini...kamu sukses" kata Mitha lalu beranjak pergi setengah berlari. Mitha menuju toilet dan menumpahkan air mata nya di sana dengan tetap tak bersuara.kembali menangis dalam diam.seperti yang sudah sudah.


Setelah puas menangis Mitha membersihkan wajah dan matanya yang sembab lalu keluar dari toilet menuju kelas.


Kedua temannya heran tetapi tidak berani bertanya karena sebentar lagi kelas akan dimulai mereka tidak ingin embuat masalah.


meski hati mereka di penuhi banyak


pertanyaan tapi mereka tahan saja.


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Sampai sini duu ya...


tunggu kelanjutannya ya...โ˜


pasti makin seru selanjutnya


karena masih dengan Pertemuan demi Pertemuan Mitha dan Wisnu yang menguras emosi๐Ÿ’“๐Ÿ˜ญ


Tetep jangan bosan like komentar dan votenya ya...๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


biar terus semangat author nulisnya.

__ADS_1


salam manis slalu,


by: Mylla Alan


__ADS_2