Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)

Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)
Suara emas Mitha


__ADS_3

Mata ini tak bosan memandangmu


Seakan hanya wajahmu


penghias pandanganku


kaulah warna di tiap


mataku memandang


by: WISNU NUGROHO WIBISONO


πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“πŸ’“


Acara berlangsung sangat riuh dan bebas. Diatas panggung sepasang kekasih yang baru saja melangsungkan pertunangan bernyanyi bersama. Siapa lagi kalau bukan Sari dan Agil.


Sedangkan Wisnu dan Mitha sedang asyik ngobrol bersama Arya dan Nila. Yang disana juga ada Firman dan Asni j kasim. Mereka terlibat obrolan seru,terbukti tawa mereka pecah oleh ucapan salah seorang dari mereka.


Sampai akhirnya Sari dan Agil berinisiatif memanggil mereka naik keatas panggung.


"baiklah teman-teman kami sudah menyumbangkan suara sumbang kami". Kata Sari.


"kini giliran tuan cafe...atau pemilik cafe ya...setuju nggak...setuju ya...baik kita panggil sama-sama ya". Lanjut Agil.


"Mitha n wisnu...naik...naik...nyanyi...


nyanyi...sekarang...sekarang...ayo...ayo...".


Ajakan Agil yang di ikuti seluruh undangan cafe cinta.


Mitha dan Wisnu yang mendapat panggilan terkejut. Kode untuk naik ke atas panggung pun di tunjukkan oleh Arya sang kakak. Dengan mengangkat sebelah alisnya dan gerekan kepala. Yang seakan mengatakan "pergilah jangan kecewakan mereka yang menunggumu..."


Akhirnya mereka pun naik ke atas panggung dengan tetap bergandengan tangan. Nampak jelas kemesraan mereka yang selalu tercipta begitu saja.


"baik...terimakasih semua...lagu ini untuk kalian semua....". Sambut Wisnu sesaat setelah di atas panggung.


"terimakasih cinta by Afgansyah reza buat kalian semua". Sambung Mitha.


Lalu keduanya bernyanyi dengan penuh perasaan dan penghayatan. Yang membuat pendengarnya pun mengikuti alunan merdu suara mereka hingga selesai. tiba-tiba ada yang teriak...


lagi...lagi...lagi...lagi...lagi...lagi...lagi....


Di ikuti yang lain dengan iringan tepuk tangan hingga membuat suasana ramai.


"baik...biar kali ini istri saya saja yang bernyanyi...kalian pasti tidak keberatan kan...baiklah...mari kita dengarkan suara emas sang primadona cafe cinta...". Seru Wisnu yang di balas pelototan mata manja Mitha. Dan di sambut aplouse panjang dari semua undangan yang hadir.


" ok...sebagai rasa terimakasih kami buat kalian semua. sekali-kali kita nyanyi lagu dangdut ya..nggak papakan". Seru Mitha yang di sambut meriah undangan.


" ok....memandangmu by Ikkke nurjanah spesial buat suamiku tercinta....bantuin ya bee". Intro Mitha sambil melirik manja kearah Wisnu. Sambil menyodorkan hp agar bisa membantu Wisnu tahu lirik lagunya.


(M):Memandangmu walau selalu


tak akan beri jemu di hatiku


menyapamu walau selalu masih terasa merdu bagai di awal jumpa


(M&W):Mencari apa yang aku cari


Merangkai rindunya hatiku


bulan bawa bintang menari


iringi langkahku


(M&W):malam hadir bawa diriku


(M):berjumpa denganmu

__ADS_1


(M&W):Dua hati satu tujuan


(M):Melangkah bersama


(M&W):Cinta hadir bawa diriku


(M):Menyentuh indahnya.


(M):Memelukmu walau selalu


tak akan pernah sanggup


aku melepasnya


membelaimu walau selalu


masih terasa harum lembut di hatiku


(M&W): Mencari apa yang aku cari


merangkap rindunya hatiku


bulan bawa bintang menari


(M): iringi langkahku


(M&W):Malam hadir bawa diriku


(M):berjumpa denganmu


(M&W): Dua hati satu tujuan


(M): melangkah bersama


(M&W):Cinta hadir bawa diriku


*Keterangan untuk (M):Mitha sedangkan (M&W):Mitha dan Wisnu.*


Tak terasa air mata Mitha meluncur mulus di pipi putihnya. Dan refleks Wisnu menghapusnya lembut. Yang spontan mengundang sorakan dari para undangan.


lanjut...lanjut...lanjut...lanjut...lanjut


"masih mau...joget ya...next tembang berikutnya tetap dangdutan ya...Kembali Kasmaran untuk semua yang sedang berbahagia".


Tatapanmu, Senyumanmu


Tiada pernah aku lupakan


Bisikanmu, Suaramu


Merdu merayu mengoda


Tiada siang,Tiada malam


Raut wajahmu selalu terbayang


Beginilah oh rasanya


pabila sedang kasmaran


Jatuh cinta berjuta rasa


ada rindu bila tak jumpa


Jatuh cinta berjuta rasa


Ingin slalu mesra berdua

__ADS_1


Bersamamu aku bahagia


Kepadamu aku kan setia


Jatuh cinta berjuta rasa


ada rindu bila tak jumpa


Jatuh cinta berjuta rasa


Ingin slalu mesra berdua


Bersamamu aku bahagia


Kepadamu aku kan setia


Tak terasa seisi cafe cinta ikut bergoyang mengikuti irama lagu Mitha yang energik dan bahagia.


Wisnu pun nampak tidak sungkan memeluk pinggang Mitha sang istri. Nampak sekali kebahagian yang terpancar dari raut wajah mereka.


Dan itu menular kepada semua yang melihat kemesraan mereka. Kebahagian dan kemesraan mereka menghipnotis semua pasangan yang hadir.


Raut wajah bahagia tidak hanya menaungi pasangan Wisnu dan Mitha saja tetapi juga wajah-wajah pasangan yang lain.


"ok...dari kami cukup ya...kalau ada yang mau lanjut boleh...silahkan...oh ya satu lagi di mohon dengan sangat malam minggu besok kira teman2 semua bersedia mampir kerumah kami untuk tasyakuran rumah kami ya...gk pake undangan...bagi yang merasa teman sahabat aku di mohon dengan sangat kehadirannya.ok...terimakasih...silahkan di lanjutkan...". Pungkas Wisnu lalu turun dengan tetap mengandeng tangan Mitha.


Acara pun masih berlanjut. Ada yang kembali bernyanyi ada makan dan lain sebagainya keseruan mereka.


Tidak terkecuali Mitha dan Wisnu. Mereka sedang makan bersama Arya dan Nila istrinya.


Suasana di cafe cinta sangat ramai. Berbagai keseruan di buat oleh mereka.


Setelah makan Mitha ,Wisnu juga Aryo dan Nila pamit ke dalam menunaikan shalat duhur dulu.


Setelah menunaikan shalat duhur mereka kembali membaur bersama teman-teman undangan hingga pukul tiga. Satu persatu undangan pamit undur diri.


Tidak lupa pada mereka yang pamit Wisnu dan Mitha memberi bingkisan satu orang satu paperbag jadi yang berpasangan ya dapat dua.


Akhirnya cafe cinta kembali sepi. Yang tersisa hanya para karyawan. Mereka sedang sibuk membersihkan cafe dari kekacauan pesta tadi.


Sebelum pulang Wisnu membagi amplop sebagai tips karena hari ini pekerjaannya extra berat dari biasanya. Plus pulang lebih cepat. Akhirnya yang tersisa satu persatu pun pulang.


Begitu juga Mitha dan Wisnu. Mereka meminta Aryo dan Nila mampir kerumah mereka. Tetapi Aryo menolak dengan alasan kasihan bunda pasti sudah menunggu. Akhirnya mereka berpisah karena beda arah pulang.


Wisnu melajukan mobil dengan kecepatan sedang. Mobil Wisnu membelah lalu lintas kota G yang mulai padat karena mulai memasuki jam pulang kerja.


Setelah menempuh perjalanan dari cafe ke rumah kurang lebih tiga puluh lima menit kini mereka telah sampai di depan rumah mereka.


Pintu pagar telah di buka oleh pak Di. Wisnu memasukakan mobilnya dan memarkirkan mobilnya di depan garasi. Lalu turun dan masuk ke dalam rumah bersama Mitha.


Membuka pintu dan mengucap salam pada bi Marni, lalu masuk ke kamar untuk istirahat. Sebelum masuk waktu asar tiba.


⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘


Tak terasa sudah sampai di ujung part.


doain author sehat n semangat ya biar bisa crazy up ya...


author meminta bagi yang baru baca jangan lupa tinggalkan jejak kalian dgn boom rate 5 ya...terus like n koment jangan lupa votenya.


juga tidak lupa bagi yang selalu nungguin karya author tunjuk kehadiran kalian dgn like koment n jangan pelit votenya ya...plisπŸ™


ok...selamat beraktifitas


salam manis


by: Mylla Alan

__ADS_1


__ADS_2