Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)

Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)
Di Pingit


__ADS_3

Bila takdir cinta bersamamu


hanya sampai disini.


aku tak menyesal.


Bila akhir cinta akan seperti ini


aku bisa apa.


tapi kenapa sekuat apapun


aku menguatkan diri


tetap ada ada luka di sudut hati


Luka Tapi Tak Berdarah.


by: Mitha Indriani


♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥


#Di Rumah Mitha.


Mulai hari ini proses Pinggitan untuk Mitha di mulai.


Mitha hanya di kamar saja.makan pun di antar. tidak boleh masuk dapur. tidak boleh melakukan pekerjaan rumah. Mitha di anjurkan ibunya mengisi hari-hari dengan mengaji dan membaca buku tuntunan berumah tangga.


Tok...tok...tok.


"mbak... idam masuk ya...ini disuruh ibu antar makannya mbak..". ucap idham di balik pintu.


Mitha yang baru selesai shalat dhuhur,melepas mukenanya lalu menuju pintu dan membukanya.


"masuk dek...".Titah Mitha .


Idham masuk dan meletakkan nampan nasi Mitha di atas nakas.


"mbak udah dhuhur...?".tanya Idham kemudian. sambil duduk di sofa yang ada di kamar Mitha.

__ADS_1


"udah...baru aja".jawab Mitha sambil menunjuk sajadah dan mukena yang belum di lipat.


"mbak...idam mau tanya tapi jangan marah ya...". kata Idham hati-hati.


"ada apa dek...emang mbak bisa marah sama adek bungsu mbak yang manja ini".jawab Mitha sambil mengacak ujung kening Idham.


"iya kali aja...soalnya ini pribadi sekali.". ucap Idham lirih tapi terdengar oleh Mitha yang mulai ikut duduk juga di samping Idham.


"memangnya apa?ngomong aja...mbak janji nggak akan marah kok". desak Mitha dengan menunjukan mimik serius sambil mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah layaknya orang berjanji.


"bener ya janji gk marah".lanjut Idham dengan lirikan menuntut.dan di jawab anggukkan yakin oleh Mitha.


"mbak...yakin udah siapa nikah biar pun gk sama mas nunu".ucap Idham hati-hati sekali.


Agak lama baru Mitha mulai menjawab.


" jujur awalnya ragu...tapi mbak sudah shalat istikharah dan alhamdulillah mbak sudah ikhlas,ini ketentuan allah...mbak hanya bisa menerimah dan melalui dengan lapang dada". jelas Mitha serius.


"doain ya...mbak bahagia meski gk bersama mas nunu ya.gk jodoh mau di apa".pintah Mitha sambil mengenggam kedua tangan Idham dengan tatapan sendu.


"iya mbak...itu yang mau idam bilang biar gk sama mas nunu mbak harus bahagia ya...".ucap Idham dengan mimik serius dan sedih.


#Hari terakhir pingitan.


Sampai sudah Mitha di penghujung prosesi pingitan.


Hari ini akan di adakan pengajian oleh ibu-ibu se kompleks.lalu di lanjut acara siraman.seluruh keluarga inti telah hadir. termasuk orang tua Nurin telah datang dari luar negeri,yang ibunya adalah adik kandung bu Sri. ibunya Mitha.yang kini menetap di Pakistan karena bersuamikan orang Pakistan.


Prosesi yang dilakukan mulai pagi hingga petang berjalan lancar.setelah pembacaan yasin bersama dan khataman oleh Mitha.sesudah shalat magrib tadi.maka sekarang setelah shalat isya' acara penutup yakni pelepasan dan pitutur atau wejangan akan di mulai.


Setelah ceramah di sampaikan oleh seorang ustad selesai,di lanjut kata pitutur dari beberapa orang yang di tuakan termasuk sang ibu dan ayah dalam hal ini di wakilkan oleh sang paman.


" walau ibu tidak sedekat ayahmu,bukan berarti kasih sayang ibu tidak sebesar ayahmu". sepenggal katanya diantara kata yang telah di sampaikan. sambil mengusap air matanya yang mulai lolos.


"satu pesan ibu...siapapun kelak yang menjadi suamimu tanamkan keikhlasan menerimahnya dengan lapang dada.baktikan dirimu karena allah.karena dijodohkan bukan sesuatu yang buruk.perjalanan cinta ibu juga di mulai setelah menikah. bahkan kami tidak pernah saling kenal sebelumnya.tetapi dengan berjalannya waktu cinta kami tumbuh dengan sendirinya bahkan sampai ayahmu menutup mata".tutur sang ibu yang tak lepas dari air mata.mengenang kisah cinta mereka.Mitha pun mulai nampak sendu.


" ibu jatuh cinta pada ayahmu, dengan seiringnya waktu.karena ibu ikhlas menerimahnya.seperti pepatah orang tua dulu " tresno jalaran soko kulino" karena seringnya bertemu". ingatan sang ibu kembali ke masa lalu. Mitha yang sejak tadi mendengar dengan lelehan air mata yang tidak bisa di tahan.untung ada sang bibi yang sedari tadi di sampingnya dan mengusap lembut punggungnya.


"pria akan luluh oleh kelemahlembutan seorang wanita sedankan wanita akan luluh oleh sikap dewasa dan ngayomi yang ditunjukkan pria,maka dari itu tetap jadi wanita sesuai kodratnya meski tidak sesuai keinginanmu". pungkas yang ibu di akhir pituturnya.

__ADS_1


Kini giliran sang paman yang memberi pitutur atau wejangan atau nasehat.


" menikah adalah ibadah...mau dengan siapa pun pasanganmu nanti". penggalan kata sang paman.


"kami menyayangimu dengan sepenuh hati maka dari itu kami menerimah lamarannya.karena kami yakin dia yang terbaik". akhir kata sang paman.


Akhirnya prosesi akhir itu pun usai Mitha kembali kekamar di antar Nurin.kini Mitha harus istirahat untuk akad nikah besok.


" mbak...gimana rasanya...deg degan gk" tanya Nurin sesampainya mereka di kamar Mitha. lalu duduk di ranjang.


" gk taulah...aku bingung rin...antara pasrah tapi tidak sedih, gk bisa di jelasin deh...udah kenapa sih nanya itu.aku mau istirahat ya...capek banget mulai pagi sayang....". ucap Mitha lesu lalu berbaring.


" ya udah...mbak istirahat aja...besok biar lebih fres kalau bangun ya...aku turun dulu ...". sambil menyelimuti Mitha lalu pamit keluar untuk bergabung dengan keluarga yang lain.


#Mitha pov


Aku melalui semua ini tidak mudah,munafik kalau bilang sudah tidak cinta sama mas Wisnu.setelah melalui proses yang panjang juga melalui jawaban dari shalat istikharah ku akhirnya aku mantap menata hati menerimah perjodohan ini dengan lapang dada.meski awal keputusanku menerimah perjodohan ini karena sedang marah.tapi dengan seiring berjalanya waktu aku sudah siap karena aku yakin takdir itu ketentuan dari allah.yang tiap orang berbeda takdirnya.dan manusia hanya bisa berencana dengan siapa dia akan menikah tapi semua kembali kepada ketentuan allah.itu yang pasti.


#pov Mitha off


⛤⛤⛤⛤⛤⛤⛥⛥⛥⛥⛥⛥⛥⛥


Udah selesai acara pingitannya...


besok akad nikah...


udah siap belum bajunya untuk pergi ke pernikahannya Mitha besok.


untuk Tia Alina, Nurin, laely mahmudah, Asni j kasim, Sita Azzaky, Elnabil,Ida,Dewi Mutya,Ignatya Shara,Shafatya,Prikilla Amanda,Nadila putri,juga lain yang tidak bisa author sebut satu persatu hadir ya besok.


Jangan cari author dulu ya...author lagi sibuk mau mantu ...


tungguin aja di episode selanjutnya ...


thanks ya yang sudah mendukung...yang belum jangan lupa bintangnya, like,komet dan votenya ya...


ok,selamat beraktifitas.


Salam manis,

__ADS_1


by: Mylla Alan.


__ADS_2