Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)

Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)
Kemarahan Bunda


__ADS_3

hai gaees....!


author kembali....apa kabar semua?author harap sehat aja semua ya.


reader sekalian bersiap ya....seperti janji author di setiap episode akan ada nama pembaca setianya author yang namanya di pakai untuk nama pemain LTB.


next....nama siapa kah?tentunya yg rajin baca, rajin like,rajin koment, juga yang votenya banyak tentunya.


ok...happy reading


《《《《《《《《《《《《《《《


#Dirumah Wisnu


Genap seminggu Wisnu tidak keluar rumah karena kemarahan sang bunda. Wisnu ingin sekali bertemu Mitha agar tidak ada kesalafahaman diantara mereka, Wisnu berusaha membujuk sang bunda.


"bunda...adek mohon udah beberapa hari adek nggak kerja...ok bunda boleh marah ...boleh ngelakuin apa aja tapi tolong jangan buat adek nggak bertanggung jawab dengan kerjaan...tolong ya bun" mohon wisnu pada bundanya.


sang bunda tidak bergeming hanya fokus membaca majalahnya.padahal sebenarnya telinganya mendengar apa yang wisnu katakan dan hatinya membenarkan tetapi lagi-lagi egonya membantah.


Beberapa detik kemudian


Sang bunda membanting majalahnya ke meja menurunkan kakinya yang di tumpuk bersilang dan menatap tajam kearah Wisnu.


"apa kata-katamu bisa bunda pegang"tanya sang bunda dengan nada penuh penekanan.


"iya bun...adek bosan di rumah, pekerjaan adek banyak,banyak meeting yang batal,adek takut usaha yang adek rintis dari nol akan berantakan dan hancur..." jelas Wisnu dengan penuh kesungguhan.


"bukan karena tidak bertemu gadis itu?atau hanya alasanmu saja supaya bisa bersama lagi...?serbu sang bunda.


"ya...adek nggak mau munafik dan bohongin bunda, adek memang rindu dan tidak mudah untuk melupakannya"jawab Wisnu jujur.


"sudah ku duga...pekerjaanmu hanya alasan saja" emosi sang bunda tersulut oleh jawaban Wisnu yang jujur.


"bukan ....bukan itu maksud adek bun...tolong jangan salah faham dulu...adek hanya berusaha jujur dengan perasaan adek...tapi izin yang adek minta sama bunda murni karena pekerjaan. adek janji tidak akan menemuinya." jelas Wisnu dengan penuh kesungguhan.


Sang ayah yang mendengar perdebatan ibu dan anak itu akhirnya turun dan ikut bergabung.

__ADS_1


" izinkan lah bun... nunu bukan anak kecil lagi di bertanggung jawab atas banyak karyawannya,yang jelas kita telah sepakat dengan keluarga calon besan dan nunu juga sudah berjanji untuk tidak berhubungan dengan gadis itu.biarkan di menyelesaikan pekerjaannya yang terbengkalai kemarin".ucap sang ayah bijak.


"ok...tapi bunda akan menambah satu asisten dari bunda untuk mengawasi semua gerak-gerikmu,karena bunda masih tidak percaya kalau kamu tidak berhubungan dengan gadis itu lagi.tidak boleh di bantah,titik!!!." kemudian sang bunda menelpon seseorang.


Wisnu kembali ke kamar untuk bersiap bekerja.hatinya berbunga-bunga akhirnya ia bisa berjumpa sang kekasih atau hanya sekedar berkirim kabar karena ia tahu pasti sang kekasih sedang cemas terlebih lagi saat kondisi ayah Mitha sedang memburuk.


Beberapa menit kemudian


Masuklah seorang sekurity membawa seseorang.


"maaf bu...ini orangnya yang ibu panggil"kata sekurity tersebut.


"baik...kamu boleh kembali " jawab ibu Kartika.


"baik bu...saya permisi"pamit sekurity itu.


"silakan duduk...perkenalkan siapa namamu?"kata ibu kartika.


"terimakasih bu...perkenalkan nama saya ARYA ABDUL RAZAQ MAULANA ibu bisa panggil saya Arya saja."si tamu memperkenalkan diri.


"baik...arya mulai hari ini kamu bisa bekerja. tugasmu mendampingi kemana pun anak saya Wisnu pergi.kalau dia berani menemui gadis ini lagi segera hubungi saya" perinta ibu kartika dengan melempar selembar foto wanita ke atas meja yang tidak lain itu adalah foto Mitha.


Lalu Arya menuju mobil yang di tunjuk ibu kartika dan menunggu di sana.


Wisnu telah siap dan akan berangkat.


"mulai hari adek berangkat dan kemana pun dengan asisten sekaligus sopir dari bunda..." perintah sang bunda.


"adek kan sudah punya asisten pribadi bun ... si Agil"jawab Wisnu protes.


" itukan asisten urusan kerjaan...ini asisten untuk menemani kamu seharian, melanyani kamu."jelas sang bunda.


"adek nggak perluh itu bunda sayang...adek bisa sendiri kalau repot kan ada Agil." renggek Wisnu.


"jangan protes terus kalau masih ingin bekerja,titik tidak boleh di bantah!."tegas sang bunda.


"ah...bunda,masih aja nganggap adek anak kecil." sambil ngomel Wisnu mengambil tas kerja dan laptopnya,lalu salim pada bundanya.

__ADS_1


Wisnu masuk ke mobil dengan wajah kesal,dan mendudukkan dirinya dengan kasar di kursi penumpang belakang.


Rupanya tingkah laku Wisnu di perhatikan oleh asisten baru sekaligus sopir baru itu.


"Wisnu...kamu Wisnu Nugroho kan temannya Ikhsan ?".tanya si sopir karena terkejut dengan bos barunya.


"ini aku Arya...kakaknya Ikhsan."kata Arya.


"kamu mas Arya...yang dulu pacaran sama Resty teman sekelasku dan Ikhsan."tanya Wisnu tak percaya.


"iya...bahkan sekarang Resty sudah jadi ibu dari anak-anakku."jawab Arya.


"tapi...jangan panggil aku mas...panggil saja aku arya agar ibumu tidak curiga kalau kita saling kenal dan lagi kamu kan bosku."jawab arya dengan tawa khasnya.


》》》》》》》》》》》》》》》》


Sambil menunggu episode selanjutnya...


baca juga karya bagus ini ya:


●Impian gadis manis by El nabil


●Hati yang tersakiti by Nadila Putri


●Senyum Anya by Umi Hani Amaria


●Awal tanpa cinta by Asni j kasim


ok gaes...karyanya yang belum di promoin tunggu giliran ya say...


pasti ku sebutin di episode berikutnya.


untuk @ ARYA ABDUL RAZAQ MAULANA terimakasih votenya,nama anda menambah inspirasi saya akan alur cerita ini. namanya yang belum di jadiin pemain di LTB bersiaplah....asal rajin baca,like,koment dan jangan lupa votenya....(yang banyak ya...).


ok all...


salam manis,

__ADS_1


by:Mylla Alan.


__ADS_2