Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)

Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)
Perasaan yang sama...


__ADS_3

Semenjak Mitha sakit perhatian wisnu bertambah bahkan dia sendiri yang mengantar jemput Mitha.karena penyebab Mitha sakit adalah wisnu.dia yang membuat Mitha memikirkannya siang malam.


menangisinya terus.hingga Mitha malas makan dan akhirnya sakit.


*Di kelas Mitha


"hei tha...ku liat kmu sering di anterin kak wisnu ya...pake mobil baru lagi..." ujar Sari sambil menyalin rangkuman salah satu pelajaran dari buku Mitha.


" iya sar...sejak aq sakit kemarin dia lebih protec...tapi soal mobil itu...bukan baru..itu mobil Bunda nya.mobil mas wisnu lagi di bengkel jadi pinjem punya Bunda nya." jelas Mitha.


" Bunda? berarti kmu udah dapat restu donk...?" tebak Sari.


"belum....aq belum punya nyali ketemu...tapi aq janji sama mas wisnu sesudah kelulusan kami akan menemui Bunda nya..." jelas Mitha lagi.


" what?belum?.... pantas kak wisnu uring-uringan bahkan sempat nangis takut klo kamu mulai bosan sama dia jadi nggak mau diajak serius..." Sari mendengus kesal dengan sikap Mitha.


"iya...kok kamu tau?" tanya Mitha lesu setelah mendengar cerita Sari tentang wisnu.


#FLASBACK


"salahkh gil...klo gue mau serius sama dia...gue rasa dia cukup dewasa dalam segala hal... tapi kenapa dalam masalah ini dia macam anak kecil...gk peka banget..atau ada orang lain di hatinya...sar...apa ada tanda tanda klo dia lagi dekat sama cowok lain gitu?" rancau wisnu frustasi.Sari menggeleng tegas.


"nu...tenang...ini bukan elo yang gue kenal...karena cinta dan cemburu...elo kelihatan labil banget...positif thingking bro..." ujar Agil


"gue tau cinta loe ke Mitha gede banget ...dan elo gk punya alasan gk percaya ama dia..." lanjut Agil


"yang gue denger dari Sari... Mitha dilema...dia cuma sedang berhati-hati...sebelum sesuatu hal buruk terjadi...ini masalah feeling bro...itu manusiawi...jangan egois" nasehat Agil.


"para cowok menyelesaikan masalah dengan Akal...tetapi kami cewek beda selalu pake hati jadi harap kak wisnu juga paham itu.cewek mana sih yang nggak pengen bersanding dengan cowok yang dicintainya...begitu juga dengan Mitha. dia selalu menangis klo ngebahas ini aq aja nggak tega..." jelas Sari.


"bahas masalah ini pelan-pelan...berih dia keyakinan bahwa semua akan baik-baik saja...tanpa ada yang harus dirisaukan...berih dia rasa nyaman jangan buat tertekan..." Saran Agil.


Dalam diam wisnu mencoba menelaa setiap kata yang di sampaikan Agil dan Sari.


menurut wisnu mereka benar, hanya keadaan ini karena belum sesuai dengan apa yang dia inginkan.


Tapi dia bersyukur punya sahabat macam mereka yang selalu mendukung hubungannya dengan Mitha.


Meskipun dia sempat menyesal Sari tidak bisa seiring sejalan lagi dengan Ikhsan,tetapi sekarang Sari sudah dapat gantinya yang tidak lain juga sahabatnya waktu SMP.bahkan


bersama Agil,Sari nampak lebih dewasa.itulah pengaruh cinta mampu merubah seseorang .ya...begitu dahsyat kekuatan cinta.seperti dirinya sendiri yang tidak menyangka akan serapuh ini di kalahkan oleh rasa.wisnu merasa sang lemah,bahkan wisnu sangat takut kehilangan Mitha. baginya Mitha sudah mengalihkan sebagian dunianya.entah kenapa sosok Mitha begitu hebat mempengaruhi pikiran dan hatinya.Mitha memang bukan cinta pertamanya tetapi dengan Mitha dia memahami cinta yang sesungguhnya.


#############


"sebelum dia ke rumahmu di malam tahun baru itu dia memintaku dan kak agil untuk membujukmu di acara tahun baru bersama kami...dia nampak sangat frustasi" cerita Sari.


"kenapa dia nggak ngajak aq sendiri...kenapa mesti lewat kalian ...kenapa coba..." protes Mitha.


"nama juga surprise dodol...lagipula dia habis menolak ajakan mu pergi berlibur...dan juga nolak ngobrol di hp dengan alasan ngantuk...ya pasti kamu nggak bakalan mau di ajak tahun baru an...iyakan?" jelas Sari.


" iya ya..." gumam Mitha lirih tapi masih di dengar oleh Sari.


Saat pulang sekolah kembali Mitha di jemput wisnu dan karena Sari tidak bawa Motor maka wisnu menawarkan tumpangan awalnya Sari menolak karena takut merepotkan karena arah rumah mereka beda.tapi wisnu beralasan mau ke cafe cinta dan ada Agil disana akhirnya Sari pun ikut.


"ayo...ikut nggak... kelamaan mikirnya...entar Agil nya keburu pulang loh..." goda wisnu.


"apa an sih kak wisnu... ya udah aq ikut..." kata Sari kemudian masuk ke mobil wisnu.


Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang menuju cafe cinta.dan benar tidak lama mereka sampai Agil juga sampai di sana.karena sebelumnya wisnu telah mengirim chat kepada Agil.


" cie...cie yang mau ketemu yayank...senyum terus" goda Mitha setelah melihat Agil sedang menunggu dan Sari tersenyum.


"jangan di goda terus dek...gk liat tu muka sari udah kayak kepiting rebus..." tambah wisnu lalu di sambut tawa ke dua nya.


" kalian berdua jahat....nggak usah ngeledek napa ..."protes Sari. lalu berjalan duluan menghampiri Agil.


"mas dia ngadu sama yayanknya...kita di adukan mas..."kata Mitha pada wisnu pura-pura takut.wisnu hanya tersenyum melihat ulah Mitha mengoda Sari.


" kak mereka jahat...dari tadi aq di bully..."adu Sari pada Agil.


"masak....sabar ya sayank..." jawab Agil sambil sambil mengelus telapak tangan Sari.


Lalu mereka masuk menuju tempat favorite wisnu setiap kesana juga tempat dulu saat bersama Ikhsan.diantar olah pelayan disana.


Setelah duduk pelayan itu menyodorkan buku menu dan mempersilakan mereka memilih pesanan mereka. setelah itu mencatatnya.


"mohon di tunggu ya pak...kami akan segera menghidangkan...permisi" kata pelayan itu sambil membungkuk dan pergi.


Rupanya kedatangan mereka di sana tidak luput dari tatapan mata seseorang,tatapan cemburu,tatapan kesal,dan tatapan marah tapi cuma bisa di pendam.tatapan itu di tujuhkan kepada sari.ya...itu sepasang mata Ikhsan sang manager mantan kekasih Sari.


"mel...itu pesanan pak wisnu ya..."tanya Ikhsan..


" iya pak..." jawab Amel karyawannya.


"mari...saya akan menyambut mereka..." sambil melangka mendahului Amel.


"selamat siang semua...selamat datang ..." sapa Ikhsan secara formal.


"siang..."jawab semua.


setelah memberi kode Amel pun paham dan menghidangkan makanan pesanan mereka.lalu pamit undur diri tinggal Ikhsan disana bersama mereka.


" hei bro...loe udah kerja?bukannya kemarin loe cuti ya...? " tanya wisnu heran karena bertemu Ikhsan,pasalnya beberapa hari yang lalu Ikhsan mengajukan cuti padanya.


" iya...tp kan cuti gue cuma seminggu entar klo kelamaan bisa loe pecat lagi..." balas Ikhsan.


"hahaha...oh ya kenalin ini Agil temen SMP gue ....dan sekarang jalan Sama Sari...dan ini Ikhsan...dia temen SMA gue...manager di sini...dia juga pernah sama Sari... gue harap loe bisa berteman..." kata wisnu memperkenalkan keduanya.


Agil bangkit dan mengulurkan tangannya


"Ragil syaputra...panggil saja Agil..." Agil memperkenalkan diri.


"Muhammad Ikhsan Maulana....panggil saja Ikhsan..." balas Ikhsan.


"baiklah...selamat menikmati makan siangnya ...gue tinggal dulu ya...masih banyak kerjaan efek cuti kemarin...lanjutkan" pamit Ikhsan tanpa melihat ke arah Sari. lalu menuju ke ruangannya dan menguncinya dari dalam.dan hanya Ikhsan yang tahu apa yang terjadi di dalam.

__ADS_1


" gil...elo bawa Motor kan?tolong anterin Sari pulang ya...jangan di apa apain...anak orang entar lecet loh..." kata wisnu setelah mereka selesai makan sambil terus mengoda keduanya.


"beres boss..." jawab Agil masih dengan gayanya yang santai.


" kak wisnu ngusir aq ni...main suruh antar pulang aja..."kata Sari kesal.


"aq kan masih mau denger Mitha nyanyi...udah lama tau nggak denger Mitha nyanyi... kak Agil mau denger suara merdu Mitha kan..." lanjut Sari.


" kok jadi aq...apa an sih kamu sar..." balas Mitha binggung.


Lalu Sari berlari kecil ke atas panggung kecil di sudut cafe ini yang di lengkapi dengan keyboard Sari meminjam mic lalu memanggil Mitha untuk naik dan dia duduk memainkan keyboard.


" selamat siang...hari ini spesial untuk anda...


sosok sumber inspirasi cafe cinta ini di bangun akan mempersembahkan suaranya untuk anda...Inilah dia Mitha Indriani..." sambutan Sari membuat Mitha malu.tapi semua sudah terlanjur.semua mata dan tepuk tangan tertujuh padanya.Mitha memalingkan wajah ke arah wisnu dan wisnu mengangguk dengan pejaman mata sebagai kode agar Mitha naik ke atas panggung.


Dengan malu Mitha melangkah menuju Sari yang sudah menunggu.baru akan protes Sari sudah menggeleng dan meletakkan jari nya dibibir lalu memberikan mic untuk Mitha. dan Mitha hanya bisa mendelikkan matanya sambil monyongkan bibir.akhirnya Mitha memulai bernyanyi dengan di iringi permainan keyboard Sari. begini lagunyaa


" terimakasih... lagu siang ini...spesial untuk seseorang yang spesial ...karena ku cinta kau by bcl" sambut Mitha.


**jika ada yang bilang ku lupa kau


jangan kau dengar


jika ada yang bilang ku tak setia


jangan kau dengar


Banyak cinta yang datang mendekat


ku menolak


semua karena ku cinta kau kau


jika ada yang bilang ku tak baik


jangan kau dengar


jika ada yang bilang ku berubah


jangan kau dengar


banyak cinta yang datang mendekat


ku menolak


itu semua karena ku cinta kau kau


saat kau ingat aku ku ingat kau


saat kau rindu aku juga rasa


ku tahu kau slalu ingin dengan ku


ku lakukan yang terbaik


tuhan yang tahu ku cinta kau


jika kau tak percaya padaku


sakitnya aku


jika kau lebih dengar mereka


sedih hatiku


banyak cinta yang datang mendekat


ku menolak


semua karena ku cinta kau kau


saat kau ingat aku ku ingat kau


saat kau rindu aku juga rasa


ku tahu kau selalu ingin dengan ku


kau tahu ku juga ingin dengan mu


ku tahu kau selalu ingin dengan ku


ku lakukan yang terbaik yang bisa ku lakukan


tuhan yang tahu ku cinta kau... kau**


Belum sempat Mitha mengakhiri lagunyabt wisnu telah berada di sampingnya dan berbisik untuk melanjutkan duet terlanjur cinta by Afgan dan Rossa.


"next...persembahan kami berdua untuk anda semua..." sambung wisnu yang di sambut tepuk tangan meriah dari seisi cafe itu.siang itu cafe cinta seperti sedang mengadakan konser dadakan.


uh...oh..uh...oh


Mitha: waktu bergulir lambat merantai langkah perjalanan kita


berjuta cerita terukir dalam menjadi


sebuah dilema


mengertikah engkau?perasaanku tak pernah terhapuskan**.


wisnu:malam menangis tetes embun membasahi mata hatiku oh...


mencoba bertahan


di atas puing-puing cinta yang telah rapuh

__ADS_1


apa yang ku genggam tak mudah untuk aku** lepaskan


bersama-sama:


aku terlanjur cinta kepadamu


dan telah ku berihkan seluruh hatiku


tapi mengapa baru kau pertanyakan cinta ku?


aku pun tak mengerti yang terjadi


apa salah dan kurangku padamu?


kini terlambat sudah untuk di persalahkan


karena sekali cinta tetap cinta uh...


Mitha:mencoba bertahan


di atas puing-puing cinta yang telah rapuh


wisnu: apa yang ku genggam tak mudah untuk aku lepaskan oh...


Mitha: aku terlanjur cinta kepadamu dan telah ku berikan seluruh hatiku


wisnu: tapi mengapa baru kini kau pertanyakan


bersama-sama:


kau pertanyakan cinta ku,oh...


kini terlambat sudah untuk di persalahkan


karena sekali cinta tetap cinta (diulang)


lalu mereka pamit undur diri dan turun dari atas panggung sambil bergandengan tangan dengan terus menebar senyum saat melewati mereka.di ikuti Sari dari belakang.terdengar beberapa orang berbisik membicarakan mereka.


" kerennn...betul-betul bintangnya the cafe cinta... " sambut Agil dengan tepuk tangan dan dua jempol teracung.


" ah...biasa aja emang kami suka nyanyi aja...itu tu pemain keyboard nya yang keren...gue nggak nyangka elo berbakat juga sar..." puji wisnu kemudian.


" udah lama kali mas...Sari jago main musik...kami kan juga ikut kelas kesenian...alat musik apa aja dia bisa loh..." tambah Mitha.


" ah...kmu tha...enggak kok boong...kebetulan aja dirumah ada piano jadi sering main...tadi tu kepingin aja ngiringin Mitha tapi kak wisnu nya aja yang gk mau ketinggalan jadi keterusan deh..."ujar Sari merendah.


" banyak juga gk papa...kakak jadi tambah kagum" puji Agil dengan senyum mengoda.


"cie...cie...yang di puji ...pipinya merah...hahaha" goda wisnu dan Mitha bersamaan lalu mereka tertawa lepas.


Sari hanya bisa memanyunkan bibirnya.tapi benar pipi Sari memerah karena dipuji sama Agil.


" eh btw...lagu tadi mewakili perasaan kalian ya..." selidik Agil.


"hemm..." jawab Mitha malu.


" iya...itu perasaan gue yang sebenarnya puas loe..." jawab wisnu terjebak dengan pertanyaan Agil.


" pantas...nyanyi nya dalem banget...ampek gue mau ikut nangis..." ucap Agil dengan wajah di buat serius sedih.


" dodol loe gil..." balas wisnu.


" gk becanda bro...eh tapi bener gue tersentuh cinta kalian gede banget...mudahan langgeng ya...yang kuat...terus saling mengenggam untuk saling menguatkan...jangan rapuh " nasehat Agil dia humoris tapi kalau soal nasehat sangat tuah.itu sebabnya wisnu lebih sering curhat sama dia.


" iya...thanks ya bro...elo selalu ada buat gue...mudahan persahabatan kita juga tetap langgeng ya..." sambut wisnu dan memeluk Agil.


" makasih ya kak...senang bisa kenal kak Agil... " tambah Mitha.


"iya sama-sama...udah nggak ragu sama aku kan kalau aku bisa jagain sahabatmu..." jawab Agil sambil melirik Sari.


" ragu sih nggak... tapi ingat kalau dia terluka dikit aja kakak berurusan sama Mitha... " jawab Mitha dengan expresi garang.disambut tawa mereka berempat.


" sip...tenang aja kanjeng ratu..." jawab Agil dengan tetap bercanda.


Pertemuan siang itu tak terlupakan.lalu mereka pulang dengan pasangan masing-masing.Mitha di antar pulang oleh wisnu naik mobil sedangkan Sari di antar Agil dengan Motor gede nya.arah rumah mereka juga berbeda.


Tetapi sedari tadi ada mata yang memandang dengan tatapan kesal dan cemburu.mata siapa lagi kalau bukan mata Ikhsan.


BERSAMBUNG


-------------


hai...hai readers yang setia


masih mau tau kelanjutan cinta Mitha dan wisnu kan


jadi jangan bosan ya...


author kembali mengingatkan


jangan lupa like koment dan vote nya ya...


author drop tanpa cinta kalian


jadi selalu dukung author dengan like koment dan vote kalian ya...


supaya nulisnya lebih semangat lagi


ku tunggu ya...


salam penuh cinta


dari author teruntuk readers semua


with love,

__ADS_1


Mylla Alan


__ADS_2