
Rumah tangga penuh warna cinta
keluarga besar harmonis
penuh cinta kasih dari keluarga
punya mertua yang menyayangi
kita seperti anak sendiri merupakan
bonus besar dari tuhan yang luar biasa
by: Mitha Indriani
π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬π¬
Sebuah mobil Alphard berwarna putih masuk ke halaman rumah Mitha dan Wisnu.
Turun dari mobil mewah tersebut dari belakang sisi kiri kursi penumpang, Seorang wanita sosialita bak istri pejabat.
Dia adalah ibu Dewi Kartika, Bunda dari Wisnu nugroho. Mertua dari Mitha indriani.
Mitha yang sedang sibuk di dapur pagi itu, terkejut dengan bunyi bel lalu bergegas menuju pintu utama. Untuk melihat siapa gerangan tamunya yang datang sepagi ini.
Saat handle pintu di buka, betapa terkejutnya Mitha. Sepagi ini sang mertua sudah di sini, ada apa?
Karena baru sehari yang lalu, Sepulang dari bulan madunya dengan Wisnu. Mereka mengunjunginya.
" assalamuallaikum bunda". Sapa Mitha sambil bersalim menyapa sang mertua.
"waalaikum salam sayang...bunda ganggu ya?". Balas bunda Kartika.
" nggak kok bunda...kayak sama siapa aja...mari masuk bunda". Ajak Mitha santun.
Berangkulan keduanya memasuki rumah.
" kamu sedang apa sayang? sepagi ini kok sudah bangun? kaget ya dengan bunyi bel...". Cercah sang mertua.
" Itha...lagi masak sama bibi bun...Itha udah bangun dari subuh tadi...sementara Itha masak mas Wisnu lagi deres di balkon kamar. sambil nunggu sarapan" . Jelas Mitha.
" bunda senang deh...dengernya. Anak-anak bunda bertemu dengan wanita sholiha semua. karena bawa pengaruh baik semua sama anak bunda...tetap jadi istri yang sabar dan sebagai penginggat di kala suami lupa ya nak...maaf bila anak bunda banyak kekurangannya sebagai suami". Ujar bunda Kartika yang buat Mitha terharu.
" iya bunda...justru Itha...yang merasa beruntung dapat suami seperti mas Wisnu anak bunda...udah ganteng, sholeh, sabar dan penyayang". Balas Mitha dengan sudut pandangnya sebagai istri Wisnu.
" wah...rupanya ada yang sedang ghibain aku ya...mertua sama menantu kompak ya...:.". Tiba-tiba Wisnu juga ikut nimbrung.
Rupanya sejak tadi, Wisnu sudah mendengar percakapan mereka. Tapi karena tak ingin mengganggu Wisnu memilih diam dan mendengarkan saja.
Tapi saat di rasa situasinya akan melankolis, Wisnu masuk untuk mencairkan suasana.
" ih...ikut aja sih, udah lama nguping ya?". Ledek Mitha.
"nggak juga...kebetulan dengar ribut-ribut...eh pas di lihat dua bidadari kesayangan aku lagi ngomongin aku rupanya". Jawab Wisnu dengan bangganya.
Mitha menyiapan sarapan, Mereka pun Sarapan bertiga. Mitha sangat telaten melayani suami dan mertuanya tersebut.
Sarapan pun selesai, Wisnu bersiap kerja. Dan Mitha membantunya. Sementara itu sang bunda sedang ngobrol dengan bi Marni, Adik dari bi Mirna yang saat ini bekerja di rumah bunda Kartika.
Setelah siap wisnu, Berpamitan pada bunda dan istrinya Mitha. Lalu berangkat dengan mengendarai sendiri mobilnya.
***Di Ruang keluarga***
Hari ini Mitha, Tidak bekerja seperti biasa karena Wisnu akan ke kota malang. Untuk meninjau lokasi sedangkan hari ini rumah mereka kedatangan bunda, Sehingga Mitha memilih tinggal untuk menemani sang bunda.
" nggak kerja kamu sayang...?". Tanya bunda saat Mitha duduk di sampingnya setelah menyajikan lemon tea kesukaan keduanya.
" nggak bunda...soalnya lagi nggak banyak kerjaan dan mas Wisnunya juga lagi ke Malang hari ini". Ujar Mitha.
__ADS_1
" ke Malang?". Tanya bunda ragu.
" iya ke malang bun...ada peninjauan cafe baru". Jelas Mitha akan tujuan Wisnu ke kota Malang.
"iya...tapi kenapa kok ini seperti...ah mudahan ini cuma firasat bunda dan nggak akan terjadi apa-apa ya". Ujar bunda seperti tidak yakin dengan yang di rasakan.
" bunda...kita doa aja ya...mudah-mudahan mas Wisnu baik-baik aja ya...". Ucap Mitha menenangkan sang bunda, Sambil mengelus punggung tangan sang bunda.
Meskipun sebenarnya dalam hatinya pun merasakan ada ketakutan dengan firasat bundanya.
" iya ya sayang...mudahan tidak terjadi apa-apa". Ucap bunda sambil menyeruput es lemon tea buatan sang menantu kesayangan.
Mitha juga ikut minum es lemon tea, Buatannya sendiri untuk menenangkan kegelisahan hatinya.
Mitha menghibur sang bunda dengan menyetelkannya acara televisi kesukaannya.
Agar bisa sedikit mengalihkan fikiran mereka.
Beberapa menit kemudian, Semua seperti tak terfikir lagi. Terlihat dari tawa sang bunda yang renyah saat menonton acara kesukaannya.
Tak terasa es lemon tea mereka tandas, Mungkin karena cuaca yang mulai merangkak panas. Sehingga tandasnya es lemon tea dari gelas mereka tak mereka sadari.
Tapi saat hendak membawa gelas ke dapur, tiba-tiba saja...
praaaaannggg.......
Gelas itu seperti meluncur sendiri dari nampan yang di bawa oleh Mitha. Sesaat Mitha tertegun dan tanpa sadar hatinya memanggil Wisnu...bee, Karena reflek kepikiran Wisnu.
"Astagfirullah...". Jerit Mitha spontan.
Hal itu membuat bunda dan bi Mirna berlari menghampiri Mitha.
" ada apa sayang,? kamu nggak papa kan?". Tanya bunda khawatir.
" tidak bunda...Itha baik-baik aja kok". Jawab Mitha meyakinkan bahwa dia baik-baik saja.
" biar saya saja yang bersihkan mbak...sebaiknya mbak Itha dan nyonya duduk saja".
" ayo sayang bunda bantu...kita duduk di sofa lagi". Tuntun sang bunda membawa Mitha kembali duduk di sofa ruang keluarga dan Mitha hanya menurut saja.
__ADS_1
Tapi hatinya masih tidak karuan, Pasalnya yang ada di benak Mitha saat ini hanya Wisnu sang suami.
Mitha menangis dalam hati, Ia berdoa semoga allah menjaga suaminya yang saat ini sedang dalam perjalanan.
Agar tidak membuat sang bunda khawatir, Mitha pamit ke kamarnya untuk mengambil handphonenya.
Mitha beranjak menuju lantai dua, Di kamar Mitha mencari handphonenya. Guna menghubungi sang suami.
Tetapi sampai beberapa kali panggilan, Tidak juga mendapat jawaban. Bahkan sepertinya nomor handphone Wisnu tidak aktif.
Itu membuat Mitha gelisah, Setelah di ulang beberapa kali lagi dan tetap sama. Akhirnya Mitha memutuskan untuk menghubungi Agil.
Tetapi nomor Agil juga sibuk, Sehingga susah untuk di hubungi. Hal itu membuat Mitha makin panik.
Untuk beberapa saat Mitha hanya mondar-mandir sambil menepuk-nepuk handphonenya ke tangan sisi kirinya. Untuk mengurangi kegelisahannya sambil beristigfar.
Beberapa detik kemudian, Handphone Mitha berdering. Mitha mengira itu Wisnu suaminya atau Agil yang menghubunginya.
" selamat siang bu...kami Satlantas Kota Sidoarjo...apa benar ini dengan istri dari bapak Wisnu Nugroho?". Suara dari seberang sana.
" iya...sa...saya istri pak Wisnu Nugroho...ada apa ya pak?". Tanya Mitha dengan suara bergetar. Mitha binggung kenapa pihak kepolisian menghubunginya? apa yang terjadi dengan suaminya?
Banyak pertanyaan yang muncul di benak Mitha saat ini. Tapi Mitha tidak ingin berprasangka buruk dulu.
"kami ingin mengabarkan ini bu...mobil yang di kendarai pak Wisnu mengalami kecelakaan dan pak wisnu sekarang sedang berada di rumah sakit umum daerah Sidoarjo...di mohon kedatangan ibu". Jelas suara di sebrang sana.
BERSAMBUNG
π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯π₯
Sampai sini dulu part ini ya...
apa yang terjadi selanjutnya?
nantikan di part selanjutnya..
mohon tinggalkan jejak ya...di akhir part dengan like, komen n votenya.
ok, Salam manis selalu.
__ADS_1
by: β **Mylla Alan** β