
Putus cinta mungkin biasa tapi apa yang di alami Mitha tidaklah sesederhana putus cinta.
Mitha memilih diam dalam menghadapi semua. dia sudah berjanji tidak akan ada air mata lagi. tidak akan marah atau menyalahkan siapa pun dan yang sangat penting dia tidak ingin membahas lagi hubungan nya dengan wisnu.
Kebungkaman Mitha membuat sari serba salah. namun sari tidak mampu berbuat apa apa.Mitha melakukan aktifitasnya seperti biasa tetapi dengan tanda kutip sudah tanpa wisnu lagi.meskipun belum ada kata "putus di antara mereka.
Kehancuran dihatinya membuatnya dingin.
Luka yang tak nampak tetapi sangat membekas membuatnya semakin tidak perduli dengan sekelilingnya apalagi makhluk yang namanya laki laki.
Seakan ada sosok baru dalam diri Mitha. tapi buat Mitha nasib cinta nya yang menorehkan luka mendalam meski bukan dari sang kekasih tapi sudah cukup membuat Mitha sadar bahwa Mitha harus memikirkan yang lain yaitu pendidikannya.
" jadi mbak sudah yakin nggak masuk ke Universitas Negri?" tanya pak yono lagi.
"iya...ayah. mbak ingin menjadi pebisnis seperti ayah siapa tau bisa bantu ayah" jawab Mitha.
" bagus ayah suka pemikiran mbak... " sahut pak yono padahal dia sangat tau Mitha memilih universitas lain karena tak ingin bertemu wisnu, apalagi berurusan dengan nya meskipun sudah berulang kali wisnu datang kerumahnya namun Mitha dengan tegas mengatakan tidak ingin bertemu. apalagi membahas apa pun tentang mereka bagi Mitha semua sudah selesai. dan yang lebih parah lagi dia melarang siapa pun untuk mengijinkan atau memberi jalan agar wisnu datang kerumah atau menemuinya.tidak terkecuali paman atau sahabatnya. baginya semua sudah selesai.
__ADS_1
#Tiga bulan berlalu
Mitha sudah mulai memasuki bangku perkuliahan.karena Mitha merubah haluannya memilih kampus lain secara otomatis dia harus berpisah dengan sari sahabatnya.
Di kampus yang baru Mitha memperkenalkan namanya dengan panggilan Riani seperti panggilan nya waktu di SMP. selain karena ingin suasana baru Mitha juga ingin jadi pribadi yang baru.selain itu Mitha juga berpenampilan baru dia mengunakan hijab.ini dia lakukan setelah bertemu dan berkonsultasi dengan seseorang yang banyak memberinya masukan dan pelajaran religi yang membuatnya mantap untuk berhijab.
" Ri...siang ini kita ke toko buku ya..." kata Indah teman baru nya di kampus yang juga berhijab.
" ok...tapi aku bawa Motor sendiri ya karena pulang dari toko buku aku ada urusan lain..."
jawab Mitha. yang disetujui oleh Indah dan Tina kedua teman barunya.lalu mereka berangkat ke toko buku bertiga tetapi Mitha tidak ikut Indah dalam mobil nya.
" nda...tin...kayanya aku duluan aja deh karena aku ada janji...sorry ya..." pamit Mitha.
" ya kamu ma...giliran bisa diajak jalan malah cabut duluan Ri..." sahut Tina kecewa.
" iya sorry ya...lain kali aku janji kita akan jalan bareng lagi bahkan makan bareng ya aku yang terakhir..." kata Mitha menenangkan kedua temannya.
__ADS_1
Lalu Mitha keluar dan menyalahkan Motor menuju tempat kerja ayah nya...iya sebulan terakhir ini Mitha sengaja menghabiskan waktunya untuk membantu ayah nya agar ia bisa mengalihkan fikirin nya sambil belajar sebelum ia betul betul terjun langsung nantinya.
" mbak... sebaiknya pulang duluan nanti ayah menyusul soalnya mau ketemu teman ayah dulu..." kata pak yono sesaat sebelum Mitha pulang.karena hari sudah mulai petang.
"iya ayah... nanti ayah hati-hati ya...mbak duluan ya ayah." pamit Mitha sambil membereskan alat kerjanya lalu beranjak keluar ruangan.
Begitu seterusnya hari hari yang di lalui Mitha agar ia bisa membungkus Luka nya tanpa ada yang tahu.dia sudah bertekad tidak mau jatuh atau terpuruk hanya karena di tolak oleh calon mertuanya.
-------------------
maaf....๐๐๐
gk bisa up banyak soalnya harus nginem, jadi ojol buat anak-anak ,juga jaringan naik turun soalnya musim ujan...๐ญ
tapi terus dukung ya...
jadi jangan lupa like koment dan votenya
__ADS_1
salam manis selalu,
by: Mylla Alan