
hai gaes...pada kemana nih?
Mitha sama wisnu masih nungguin reader sekalian ....
jd jangan ke lain hati ya...π
siap-siap dapat kejutan buat rajin ngevote...
ok...happy readingπ
πππππππππππππππ
#Seminggu kemudian
" gimana mas....cepat atau lambat kita harus tetap kasih tau Ayah masalah ini " ujar Mitha lesu.
"iya dek...mas juga lagi mikirin caranya ngomong sama om ke ayah...jangan sampai malah membuat sakit Ayah tambah parah" jelas wisnu.
" iya mas... " jawab Mitha lesuh.
"sabar ya sayang..." hibur wisnu.
" mas...udah suruh orang untuk menyelidiki semua ini... kamu yang tenang ya..."tambah wisnu.
#malam di rumah Mitha
"Ayah... apa tidak sebaiknya kita ke dokter saja.atau mbak panggil dokter kesini aja?" kata Mitha.
" nggak mbk...Ayah nggak papa cuma butuh istirahat" jawab pak yono lemah dengan tangan terus berpegang pada sang istri yg di sampingnya.
"nggak kali ini... Ayah harus nurut sama mbk" titah Mitha tak ingin di bantah.
Sesaat kemudian Mitha menelpon seseorang.
Mitha: "assalamualaikum hallo Tia...bisa ke rumah untuk memeriksa Ayah ku"
"dokter: "waalaikumsalam iya bu bos...segera otw".
Mitha: "ok aq tunggu ya...jangan lama-lama ya".
__ADS_1
Lima belas menit berlalu,dan dr.Tia Alina sudah sampai di rumah Mitha yang juga teman baiknya.karena memang jarak rumah dr.Tia Alina tidak jauh dari rumah Mitha.
tok...tok...tok
" mbak... ini ada kak dokter tia " kata Idham di balik pintu kamar pak yono.
" iya suruh masuk aja dek..." sahut Mitha.
" assalamualaikum... say mana ayah?" sapa dr.Tia di depan pintu kamar.
" waalaikumsalam... say...thu udah seminggu terbaring aja di ajak ke rumah sakit gk mau ...periksa dulu gi...aq khawatir kalau di rumah aja.." balas Mitha sambil cipika cipiki,dan mempersilahkan dokter cantik tersebut masuk.
" ok..tunggu ya..." jawab dr. Tia sambil tersenyum manis.
" malam ibu...apakabar?" sapa dr. Tia pada bu sri yang sedari tadi setia tidak beranjak dari sisi suaminya.
" malam Tia...fisik ibu baik nak...hati ibu yang kurang baik..." jawab bu sri dengan wajah senduh.
" ibu...jangan sedih ya...ada Tia disini...Tia akan bantu priksa Ayah ya...ibu bantu doa aja supaya kesehatan Ayah membaik lagi."hibur dr.Tia.bagi keluarga Mitha dr.Tia sudah seperti anak sendiri begitu juga dr.Tia.
dr.Tia Alina mulai memeriksa pak yono dengan seksama.
" permisi ya...ayah" kata dr. Tia. pak yono hanya mengangguk saja karena memang beberapah hari ini sesak nafas yang selalu di keluhkan,sehingga agak susah bicara.
"ayah....sebaiknya kita rujuk ke rumah sakit ya...supaya ayah dapat perawatan yang lebih intensiv" lanjut dr. Tia lembut agak tidak membuat cemas yang lain akan penyakit pak yono.
" apa parah nak dokter... sampai harus di rawat" tanya bu sri dengan raut wajah cemas.
" bukan begitu bu...di paru-paru ayah terdapat banyak cairan yang menyebabkan Ayah kesulitan bernafas...kita rujuk ke rumah sakit aja ya Ayah supaya lebih mudah penangannya ya..." bujuk dokter Tia tanpa menjelaskan lebih detail karena takut menambah kecemasan bu sri.
Akhirnya pak yono setuju setelah Mitha ikut juga membujuk.Tidak lama ada suara pintu di ketuk.
*tok tok tok
"assalamualaikum*..." salam pak zali dan wisnu bersamaan dari balik pintu.
"waalaikumsalam warahmatullahiwabarakatu..." jawab yang ada di dalam kamar serentak.
" apakabar dokter Tia... " sapa wisnu karena kebetulan juga mengenal dr.Tia sambil menjabat tangan dokter belia tersebut.
__ADS_1
" kabar baik sob...senang bisa berjumpa lagi" balas dr. Tia.
Lalu mereka bergeser kearah pak yono, pak zali di sisi kanan pak yono di samping Idham sedangkan Wisnu di samping Mitha dan bu sri setelah mencium tangan kedua orang tua Mitha sambil tangannya mengusap lembut pundak bu sri sebagai bahasa isyarat menguatkan calon mertuanya tersebut.
" kalau begitu saya permisi dulu ya...besok akan saya urus penjemputan ayah...oh ya tha ada yang mau aq omongin bisa sambil jalan keluar". kata dr. Tia lalu berjalan beriringan keluar bersama Mitha.
Mitha menggangguk sambil mengiringi langkah dokter tersebut. setelah terlebih dulu pamit pada semua yang ada di kamar.
Setelah berada di luar kamar pak yono dan agak jauh dr.Tia mulai buka suara.
" gue harap eloh...sabar ya say sepertinya penyakit Ayah udah lama tapi Ayah merahasiakannya...jd tolong kamu bergerak cepat sebelum terlambat dan ini resep obat untuk malam ini saja supaya tidurnya lebih baik dari malam sebelumnya karena nafasnya sudah sangat berat sehingga agak kesulitan bicara...besok akan ada ambulance dari rumah sakit yang menjemput tolong Ayah disiapkan ya...akan gue rekomendasikan dokter spesialis paru-paru terbaik yang gue kenal ya..." sambil memeluk Mitha dan memberikan selembar kertas resep yang harus di tebus.di depan dr. Tia berusaha tegar dan tidak menangis dia hanya mengangguk-angguk saja.sampai dokter Tia telah mobil keluar dari halaman lalu Mitha memanggil Ilham adiknya untuk membeli obat ke apotek setelah kepergian Ilham baru pertahanan Mitha runtuh,Mitha menangis sejadi-jadinya di teras rumahnya.
Tanpa sepengetahuan Mitha, wisnu yang sedari tadi mengikuti bahkan mendengar pembicaraannya dengan dokter Tia, kini wisnu sudah berada di samping Mitha sambil memegang pundak Mitha yang menangis sesenggukan.
" sabar sayang...mas gk akan tinggal diam...kita hadapi ini sama-sama ya...bila perluh kita bawa Ayah berobat ke luar negeri ya" hibur wisnu karena dia tau buat Mitha, Ayah nya adalah segalanya.
" iya mas...tp yang aq sedihkan kenapa Ayah menutupi semua ini dari aq...padahal selama ini saling terbuka layaknya sahabat...aq merasa gk berguna mas...kenapa aq harus tau di saat udah parah gini...hiksss...hiksss" tangis Mitha makin pecah.
" iya sayang... itu karena Ayah orang baik...ayah sayang sama kalian sehingga Ayah tidak ingin membuat kalian bersedih dengan penyakit nya...maafin ayah ya...sayang harus kuat...supaya Ayah merasa bahwa princesnya mendukung nya untuk sembuh...itu akan membantu proses penyembuhannya...ya" hibur wisnu bijak sambil bersimpuh di bawa Mitha.
BERSAMBUNG
ππππππππππππππ
Sampai sini dulu ya gaes...
author sebenarnya sibuk tapi demi kalian author sempat-sempatin....
buat say @Tia Alina...π
selamat ya jadi orang pertama yang namanya jadi pemain di LTB (Luka Tak Berdarah)
maaf kalau peranmu kurang maksimal atau tidak sesuai kemauanmu...πππ
ini hanya hayalannya author saja...jadi masih jauh dari kesempurnaan...
Buat readerq yang lain... yang pengen namanya jadi pemain LTB... ku tunggu like, koment dan vote ya...ππππππππ
yang banyak loh vote nya ya....πππ
__ADS_1
ok,salam sejahterah dan sehat selalu ya...
by: Mylla Alan.