
Allah memberi
apa yang kita butuhkan
bukan apa yang kita inginkan
dan merupakan kesyukuran
yang luarbiasa
bila mendapatkan keduanya
by : Mitha Inidriani
ππππππππππππππ
Mitha dan Wisnu menuju kamar, setelah mengambil makanan di nampan yang saat ini di bawa oleh Wisnu karena Mitha kesusahan dengan gaunnya.
Rencananya setelah shalat jum'at akan di adakan Temu manten lalu minggu malamnya akan di adakan resepsi.
Saat mereka telah sampai di kamar.Wisnu meletakkan nampan yang berisi nasi tersebut di atas meja kecil samping sofa. Sedangkan Mitha sibuk melepas hijab dan asesorisnya.hingga yang tersisa hanya ciput atau dalaman hijab saja.
"mas...tolong bantu aku dong".
"bantu apa sayang...".
" ini bantu lepasin pengait bajuku ". sambil menunjuk ke punggung dengan posisi membelakangi Wisnu.
"udah...apa mau di bantu ngelepasin bajunya juga". goda Wisnu.
"nggak usah makasih...". sambil berlari ke dalam kamar mandi bisa di pastikan wajah Mitha memerah.
"nggak usah malu sayang kitakan sudah halal". suara Wisnu terdengar setengah berteriak.
Setelah lima belas menit akhirnya kegiatan Mitha di kamar mandi selesai.
saat keluar dari kamar mandi,Wisnu sedang berbaring di atas ranjang milik Mitha.
"mas nggak mandi...?".
"bentar dek...makan dulu yuk".
Mitha mengangguk lalu keduanya menuju sofa dan Wisnu mengambil nampan yang berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.
Wisnu menyuapi Mitha terlebih dahulu lalu menyuap dirinya sendiri.sampai nasi yang di piring habis.Wisnu memberi Mitha minum lebih dulu baru meminum dari gelas bekas Mitha. selesai makan Wisnu mandi dan Mitha menyiapkan pakaian Wisnu untuk shalat jumat.
Rencananya nanti Wisnu akan kembali bersama iringan rombongan keluarga besar dalam acara ngundu mantu.
Wisnu berpamitan untuk shalat jumat,Mitha mencium punggung dan telapak tangan Wisnu bolak balik.lalu wisnu mencium kening Mitha cukup lama seakan engan melepasnya.tidak lupa memberi sebuah kecupan di pipi kiri Mitha.lalu berangkat.
__ADS_1
# Temu manten
Setelah shalat dhuhur Mitha kembali di rias untuk acara temu manten.
Kini Mitha telah berdiri di halaman depan rumahnya di apit ibu dan pamannya.karena di area depan pagar telah datang iringan rombongan pengantin pria.nampak Wisnu di apit bunda Kartika dan Ayah Anam.
Mereka bertemu di halaman rumah Mitha.saling menabur beras kuning lalu bu Sri dan om Zali menjemput Wisnu dengan memberi air minum melalui kendi atau teko dari tanah liat. kedua pasang pagar ayu,yang dari pihak laki-laki ada Ilham dan Akbar(kekasih Nurin). dari pihak perempuan ada Nurin dan Ayu Metta (kekasih Ilham). mereka saling menukar bawaannya tentu berpasangan dengan pasangan masing-masing.
Bu Sri dan om Zali mengantarkan Mitha kehadapan Wisnu dan Mitha mencium tangan Wisnu bolak balik. selanjutnya Mitha meletakkan sebutir telor di atas kain putih yang di bantu oleh para perias. Wisnu menginjak telor tersebut, lalu Mitha membersihkan kaki Wisnu dan membasuhnya dengan gayung dari batok kelapa kecil yang di beri gagang sebagai pegangan. kembali mengelapnya hingga kering dan bersih.
Lalu Wisnu memegang kedua sisi pundak Mitha lalu membawanya berdiri dan menempatkannya di sisi kiri Wisnu. lalu bu Sri melingkarkan kain lebar di punggung keduanya lalu kedua ujungnya di pegang oleh om Zali dan bu Sri menggiring dari belakang.Semua sesuai intruksi dari penata rias.
Mengantar mereka sampai di pelaminan yang di buat di halaman samping.karena rencananya untuk resepsi hari minggu malam akan bertempat gedung.
Mereka telah sampai di pelaminan, sekarang posisinya sudah ada ayah dan bunda Wisnu disana mereka sungkeman memohon doa restu.lalu bergantian dengan orang tua Mitha, berhubung ayah Mitha telah meninggal maka kembali lagi sang paman lah yang mewakilkan.
Kini mereka berdua telah bersanding di pelaminan. di lanjut foto lengkap penerimah tamu dan pagar ayu.
Setelah menyalami tamu baik dari kerabat sendiri atau dari teman-teman keduanya yang memang di bagi kehadirannya. lalu dilanjut dengan foto kerabat Mitha
Tepat pukul 16:00, acara pun selesai.
Kini Mitha dan wisnu telah berada di kamar untuk menunaikan shalat ashar berjamaah dan istirahat setelah melalui segala prosesi Wedding day hari ini yang cukup melelahkan.
"mas mandi dulu gi...aku mau bersihin makeup dulu...".
"nggak mas nungguin kamu aja dek...".
"jangan entar keburu waktu asharnya habis...aku agak lama soalnya".
"ya...gk jadi mandi bareng nih...".goda Wisnu.
"genit...!!!". balas Mitha dengan mata di buat melotot dan bibir manyun.
"biarin...udah halal kok...". sambil berlari masuk kamar mandi setelah melihat Mitha akan melempar boneka yang di samping meja riasnya.
Wisnu sudah selesai mandi dan bersiap untuk shalat ashar dan Mitha juga sudah selesai melepas gaun pengantin dengan segala pernak-perniknya.lalu berganti Mitha yang kekamar mandi dan Wisnu membentangkan sajadah untuk mereka shalat dan tidak lupa juga menyiapkan mukena Mitha.
Mitha pun selesai dan menempati sajadah yang telah di siapkan oleh Wisnu. lalu mereka menunaikan shalat ashar, shalat berjamaah pertama yang mereka lakukan. dan langsung di imami oleh Wisnu.setelah sah sebagai suami.
Setelah selesai salam di lanjut dzikir dan doa. Wisnu membalikkan badan dan Mitha menyambut tangan Wisnu dan menciumnya bolak balik dan Wisnu membalas dengan mencium keningnya dalam banget.
"turun yuk yank...mas laper"
Mitha membalas dengan anggukan dan senyuman.
__ADS_1
"dari tadi ya senyam senyum terus bikin gemes aja..." lalu Wisnu mengelitik Mitha dan Mitha tertawa kegelian.
"cukup mas...cukup ampun".mohon Mitha karena tidak tahan dengan menangkupkan kedua tangannya tanda memohon.
"ok tapi ada syaratnya..."
"kok...pake syarat sih...". balas Mitha cemberut.
"mau nggak...di ampuni".
"ok deh...apa?". jawab Mitha pasrah.
"boleh cium nggak...tapi...di". pintah Wisnu sambil menunjuk bibir karena rupanya Wisnu juga malu-malu kalau harus ngomong langsung.
Mitha juga malu jadi hanya mengangguk sebagai jawaban. sedetik kemudian bibir mereka telah menempel. awal lembut tapi lama kelamaan makin dalam dan lama. hingga akhirnya Mitha yang menahan nafas seperti ngos-ngosan karena belum bisa mengatur nafas.lalu Wisnu melepasnya.
"bernafas dong sayang...santai...udah halal kok...".
Lalu mereka memulai lagi awalnya lembut tapi lama kelamaan semakin hangat dan Mitha seperti menikmati meskipun belum bisa membalas ciuman Wisnu.
Hingga keduanya larut dalam kenikmatan yang namanya ciuman pertama untuk orang pertama yang halal. sementara mereka larut dalam buain kenikmatan berciuman, tiba-tiba pintunya kamar mereka di ketuk.
Mereka terkejut dan menghentikan aksi berciuman tersebut. dan membuka pintu...
Ternyata Nurin di balik pintu.
"mas Wisnu sama mbak itha di panggil bude...di suruh turun makan." sambil tersenyum.
"iya bentar lagi kami turun...tunggu mbkmu ganti baju dulu ya...". jawab Wisnu .
Setelah Nurin berlalu,Wisnu menutup kembali pintu dan berbalik ke arah Mitha sambil mengaruk tengkuknya yang tidak gatal dan tersenyum sedangkan Mitha menutup mulutnya menahan tawa.
Mereka turun dengan bergandengan tangan. semua mata tertuju pada mereka. tak sedikit yang mengoda dan mereka hanya membalas dengan senyuman.lalu duduk di meja makan. karena tinggal mereka yang belum makan, jadi meja makan hanya terisi oleh mereka berdua. Mitha mengambilkan nasi dan lauk pauk untuk Wisnu lalu untuk dirinya sendiri.mereka mulai makan dalam mode diam.
BERSAMBUNG
ππππππππππππππ
Jangan khawatir untuk resepi semua readers setia akan mendapat undangannya,karena... episode selanjutnya masih tentang wedding.
jangan bosan ya... baca,kasih like koment n votenya biar author tambah semangat
dengan kisah seru di episode selanjutnya.
ok,selamat beraktifitas.
Salam manis selalu,
by: Mylla Alan.
__ADS_1