
hai gaes...maaf ya bukan maksud ku meninggalkan kalian semua.
tapi apalah daya badan nggak fit...fill nggak dapat jadi ya...off dulu dech.
tapi liat koment readers yg buat author semangat...makasih readers sekalian.
ok...nama siapa berikutnya...
happy reading...
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
#Di kamar Mitha
Sudah Seminggu Mitha terbaring lemah sebenarnya Mitha sudah tidak demam,tetapi Mitha kehilangan semangat.
Sudah beberapah hari juga sahabat lama maupun baru berdatangan untuk berbelasungkawa, begitu juga dengan dr.Tia Alina. hampir tiap malam pasti mampir selain untuk mengecek kesehatan Mitha.sekaligus menghiburnya.
"jangan larut dong tha...kasihani dirimu sendiri...kesehatanmu penting...itu saranku sebagai doktermu".pesan dr.Tia Alina satu malam.
"kalau tidak jodoh jangan di paksa kan...kalau berjodoh dia akan datang dengan sendirinya itu nasehatku sebagai sahabat". lanjut dr.Tia Alina.
Mitha hanya tersenyum menanggapi nasehat dokter keluarga sekaligus sahabatnya.
"ya udah aku pamit jangan lupa obatnya di minum ya...".pamit dr.Tia Alina.
"iya bu dokter..." jawab Mitha.
Sepulang dr.Tia Alina,Mitha mencoba memejamkan mata. karena beberapa hari ini Mitha kesulitan untuk tidur dengan nyenyak.
☉☉☉☉☉
Hari ini hari minggu, Mitha ingin jalan-jalan keluar rumah,tidak hanya sekedar ingin menenangkan fikiran nya tetapi juga ingin menyiapkan hatinya untuk pernikahannya yang akan terjadi dua bulan lagi.pernikahan yang tidak diharapkan menurut dia.
Mitha memilih cafe pelangi milik Ikhsan. tetapi Mitha tidak tahu kalau cafe itu milik Ikhsan.Semenjak putus dengan Sari dan tidak tahan selalu melihat Sari bersama agil. akhirnya Ikhsan memilih membuka cafe sendiri meskipun tidak sebesar cafe cinta milik Wisnu.
Setelah memarkir mobilnya di parkiran mobil,lalu Mitha masuk dan memilih duduk di sudut kanan,agar leluasa memandang ke seluruh penjuru arah.
Konsep cafe pelangi milik Ikhsan tidak jauh berbeda dengan cafe cinta milik Wisnu.di sudut ruangan juga ada panggung kecil. untuk memanjakan pengunjungnya yang hobby bernyanyi atau sekedar ingin mendengarkan alunan musik. cuma yang membedakan tempat Ikhsan ada ruangan outdoor yang luas.
Mitha memesan lemon tea pada pelayan yang mendekat.setelah mengaduk aduk dan menyesap sebentar lalu Mitha bangkit dan mendekati pemain musik di sana. rupanya Mitha rindu bernyanyi.
Setelah berdiskusi dengan pemain musik di sana Mitha memulai aksinya.
"assalamuaikum wara'matullahiwabarakatuh...selamat siang semua tembang siang hari untuk anda semua yang bersantai disini,selamat menikmati waktu anda. ada memory berkasih by siti nordiana feat Achik.
Telah ku cuba memintal kasih
biar menjadi ikatan abadi
namun apadaya terlerai janji kita
mungkin takdir yang meminta
namun apadaya terlerai janji kita
mungkin takdir yang meminta
Bermusim kita bersama
menyemai ikatan cinta
tak mungkin kasihku hilang
ku kunci hati untukmu...
kugenggam kenangan indah
simpanlah senda gurauan
andainya kau kerinduan
itulah jadi penawar...
__ADS_1
sungguhku terharu dan pilu
kasihku semai kau abaikan
putusnya ikatan cinta
mungkin tiada jodoh kita
menangis hati ini
ku juga bersimpati
hancurnya harapanku
maafkan sayang
kasihmu yang berubah
aku pun tak menyangka
itulah alasanmu,pergilah sayang
biarlah rindu di kejauhan
menemani hati yang gelisah
semoga bertemu jua kebahagiaan
telah ku cuba memintal kasihmu
biar menjadi ikatan abadi
namun apa daya terlerai janji kita
mungkin takdir yang meminta
namun apa daya terlerai janji kita
mungkin takdir yang meminta
prok...prok...prok...Ikhsan bertepuk tangan untuk Mitha.
"rupanya cafe kecilku kedatangan tamu istimewah...apa kabar tha?".sapa Ikhsan yang dari tadi ikut jadi penonton.
"kak Ikhsan...cafe ini punya kakak?". seru Mitha. di jawab anggukkan oleh Ikhsan.
" kabar baik kak...kak ikhsan sendiri apa kabar?".balas Mitha sambil melangkah turun dari panggung.
"baik juga...seperti yang kamu liat.." .balas Ikhsan sumringgah
"bisa kita ngobrolnya di ruanganku?".ajak Ikhsan.
Mitha membalas dengan anggukan,lalu mengikuti arahan Ikhsan.
"marih silakan masuk tha...".Ikhsan mempersilakan Mitha masuk ke ruangan nya.
" makasih kak...".balas Mitha dengan senyuman.Ikhsan mempersilahkan Mitha duduk di sofa biru tua yang sangat elegan.
"oh ya...mau minum apa?".tanya Ikhsan.
"apa aja kak...eh tapi tadi aku udah pesan minuman di depan...".tunjuk Mitha keluar.
"gak papa...santai aja...atau mau sama kaya tadi...".jawab Ikhsan karena dia masih hafal dengan minuman kesukaan Mitha.lalu memencet panggilan.
"Lia...tolong bawakan lemon tea dingin ke ruangan saya sekarang".titah Ikhsan pada pegawainya.
Tidak lama pintu di ketuk dari luar.
"masuk..."jawab Ikhsan.
"permisi pak...ini minuman yang bapak pesan.".kata pegawai tersebut.
"letak kan disini..." tunjuk Ikhsan ke meja yang di depannya.
__ADS_1
"oh ya...tagihan untuk meja nomor 7 di tiadakan ya...ini teman saya." lanjut Ikhsan.
"baik pak...saya permisi".jawab pegawai tersebut lalu keluar.
"silahkan di minum tha".ucap Ikhsan memulai obrolan.
"iya makasih kak...by the way...kak Ikhsan sekarang udah sukses ya...".balas Mitha.
"alhamdulillah...ini berkat Wisnu...dia kasih aku suport...".jawab Ikhsan.namun jawaban Ikhsan mampu membuat Mitha sedikit murung.
"eh sorry aku gk bermaksud ...nginggetin kamu ke dia..suer...maaf ya tha".sergap Ikhsan dengan mengangkat dua jarinya sambil memasang wajah seimut mungkin.
"ih...apa an sih kak ikhsan ah...biasa aja kali...".elak Mitha berpura-pura santai.
"eh...minggu depan Sari bertunangan ya sama ragil?".tanya Ikhsan.
"iya kak...kakak tau dari mana? dari mas Wisnu?".tanya Mitha dengan tetap menyebut nama Wisnu dengan sebutan "mas" seperti tidak terjadi apa-apa.
"kemarin waktu aku main ke cafe cinta rupanya mereka lagi ngumpul di sana dan Agil sama Sari ngundang aku...". jelas Ikhsan.
"kakak mau datang?".tanya Mitha penasaran.
"datang lah aku dan Sari itu masalalu...sekarang masa depan Sari adalah Agil dan masa depanku adalah Sita Azzaky, team drum band mu dulu...".jelas Ikhsan.
"Sita Azzaky...yang imut itu,yang kalau upacara selalu jadi pengibar bendera di tengah.".buru Mitha.
"iya...yang selalu menang lomba karya tulis...sekarang kan dia jadi penulis". jelas Ikhsan.
"wow...hebatnya...kapan-kapan temuin aku sama dia kak...lama gk jumpa...apa kabarnya ya". seru Mitha kagum.
"iya nanti di acara Sari dan Agil kami datang...kamu datang juga ya...nanti aku pertemukan...". janji Ikh
"aku kesana sama siapa? aku kan jomblo...". jawab Mitha sambil nyengir kuda.
"bawah calonmu lah...masa kalah sama dia...."goda Ikhsan.
"boro-boro kak...liat mukanya aja belum gimana mau bawah dia". jawab Mitha dengan wajah nelangsa.
"masa sih tha...tunangan kok gk tau wajahnya,kalau jelek gimana?".goda Ikhsan lagi.
"resiko...". jawab Mitha sekenanya.
"tapi datang kan...?".tanya Ikhsan lagi.
"pasti dong...biar gk bawah pasangan". jawab Mitha yakin.
Pertemuan siang itu cukup menyenangkan buat Mitha maupun Ikhsan,tetapi rupanya mulai dari aksi Mitha di atas panggung sampai Mitha pulang semua tidak luput dari hp Ikhsan,performance Mitha di atas panggung di video lalu percakapan mereka di rekam dan semua itu di kirim ke Wisnu.
💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥
senengnya gaes...episode kali ini di bantu my husband pilih lagu. (author...lebay) tapi bener baru kali ini...✌
makasih ya ayah...@Alansyam.
sambil nunggu episode selanjutnya ini ada karya bagus yang sayang untuk dilewatkan:
▪Alvina by Sita Azzaky
▪Impian gadis manis by elnabil
▪Awal tanpa cinta by Asni j kasim
▪Ternyata ada cinta by Nurmilah
untuk yang episode ini namanya masuk @Sita Azzaky...maaf kalau baru namamu yang di sebut.tapi episode selanjutnya pasti berperan..
dear @Tia Alina.....udah up say.
dear@lisa purbayanti....kemana dirimu.
untuk reader yang ingin namanya jadi pemain di Luka Tak Berdarah rajin baca,rajin like,rajin koment dan bagi vote tentunya ya....maka author akan dengan senang hati jadiin namanya sebagai pemain di Luka Tak Berdarah ya...
ok,selamat beraktifitas.
__ADS_1
salam manis,
by:Mylla Alan.