Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)

Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)
Mempersiapkan Surprise


__ADS_3

Hidup ini rahasia ilahi


Atas kehendakNYA lah semua terjadi


entah itu kita suka atau kita benci


Sampai di titik ini


rasa syukurku tak henti


padaMU ya ilahi...


karena rasa cinta ini


masih bersemayam di hati


by: MITHA INDRIANI


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Sepekan sudah Wisnu di rumah, Tapi belum bisa melakukan aktifitas apapun selain kontrol atau chek up perkembangan kesehatannya yang terbaru.


Dan itu tak lepas dari pengawasan Mitha, Dan sesekali di bantu oleh Ilham. Semua tergantung dengan kesibukan Ilham. Yang saat ini persiapan menempuh pendidikan di universitas.


Tapi Ilham tidak pernah meninggalkan kedua kakaknya, Ilham selalu ada di saat di butuhkan oleh Mitha dan Wisnu.


Seperti Siang ini, Saat Wisnu ingin memberikan sesuatu untuk Mitha. Wisnu meminta bantuan sang adik ipar yang sudah seperti adiknya sendiri.


Wisnu tidak beranjak dari rumah tetapi asistennya dan adik iparnya sedang mempersiapkan sesuatu atas perintah dan intruksi dari Wisnu melalui ponselnya.


Pagi ini Ilham di jemput oleh asistennya Wisnu untuk memulai tugas yang di berikan oleh Wisnu, Tugas yang tidak mudah tetapi harus sukses.


Mereka menuju sebuah weeding organaizer, Lalu ke sebuah galeri foto untuk memilih sendiri konsepnya. Padahal bisa saja Wisnu melalui ponselnya menghubungi mereka semua secara langsung, Tetapi karena Wisnu ingin memberi yang sempurna akhirnya harus ada yang turun tangan langsung.


Setelah dipastikan semua selesai, Kini mereka menuju rumah Wisnu untuk melapor. Hasil kerja mereka siang ini.


Awalnya Mitha tidak curiga, Karena sang asisten biasa datang untuk melaporkan pekerjaan. Tetapi karena datangnya bersama sang adik maka Mitha pun penasaran untuk bertanya.


" bee...kok si Rafli sama Ilham...ada apa?". Tanya Mitha heran.


"iya...Ilham akan kerja sambil kuliah seperti bee dulu...jadi bee akan bekali dia". Jawab Wisnu lugas dan Mitha percaya.

__ADS_1


Wisnu pun masuk keruang kerjanya di ikuti Ilham dan Rafli. Ada hal penting yang sedang mereka bahas.


Mitha kembali ke dapur untuk menyiapkan minuman dan cemilan untuk mereka, Bersama bi Marni.


Beberapa minuman dingin di siapkan, Sesuai selera masing-masing. Dan ada cemilan serta kue bolu baru kreasi Mitha pagi ini.


Bi Marni membantu membawa kan minuman dan cemilan ke ruang kerja Wisnu, Terlebih dulu mereka mengetuk pintu tersebut.


tok...tok...tok.


" boleh masuk bee...?". Tanya Mitha dari balik pintu.


Secara reflek ke tiga pria tersebut memasukkan ponsel masing-masing secepat kilat dan merubah topik yang mereka bahas.


" iya mee...masuk aja". Jawab Wisnu setelah memastikan keadaan aman dan Mitha tidak curiga. Lalu Mitha menarik handle pintu dan masuk bersama bi Marni.


Mereka meletakkan minuman di hadapan masing-masing sesuai kesukaan mereka.


"mbak Itha masih ingat aja kesukaan aku...!". Ujar Ilham kegirangan. Mitha hanya membalas dengan senyuman.


" minuman aku juga...makasih ya kak Itha". Timpal Rafli.


" eh...btw bahas apa sih seru amat...?". Tanya Mitha penasaran.


" iniloh mbk bang Rafli pengen meeried...hahahaaa....". Jawab Ilham mengoda Rafli.


" boong ka Itha...Ilham aja yang suka ngaco". Elak Rafli.


" ih...ngobrolin apa sih bee...?". Tanya Mitha penasaran sambil mendudukkan dirinya di samping Wisnu.


" nggak...iniloh ...menyiapkan Ilham untuk bantu oom zali...kasihan kan oom zali kerja sendiri terus...sudah waktunya Ilham terjun langsung". Jelas Wisnu agar Mitha tidak curiga.


Padahal yang sebenarnya, Ilham sudah terjun langsung sejak sebelum Wisnu koma. Karena kesibukan sang paman yang tidak bisa menghendle langsung usaha mereka maka sang paman langsung menerjunkan Ilham setelah selesai Ujian Nasional.


Bahkan kini pimpinan tertinggi di pabrik telah di pegang oleh Ilham. Meski masih di pantau oleh sang paman dan Wisnu.


Tetapi Mitha tidak mengetahui hal itu, Karena Mitha juga sibuk dengan supermarket Mitha dan cafe cinta 2 yang sekarang di pegang langsung oleh Mitha.


Raga Wisnu belum bisa total bekerja, Tetapi fikirannya tercurah langsung ke pekerjaan. Baik itu pekerjaannya sendiri atau sekedar membantu Ilham sang adik ipar.


Jaman sudah canggih, Hanya melalui jentikan jari melalui benda pipi populer yang di sebut dengan gadget. Semua bisa terkendalikan dari satu titik pusat saja.

__ADS_1


Kini telah lebih dari sepuluh macam usaha yang di jalankan Wisnu, Di kota G ini. Dan mulai merambah ke kota-kota terdekat, Yang masih bisa di jangkau.


" mee...ini ada ide dari Rafli...bagaimana kalau kita buka toko bakery atas nama kamu... kan kamu suka berkreasi dengan resep-resep kue yang baru...gimana?". Tanya Wisnu karena tidak mungkin membahas yang sedang di persiapkan.


" iya...ya kok nggak kepikiran ya...boleh tu...kapan?". Tanya Mitha antusias.


" boleh...asal tidak buat mee kecapekan...karena kan sekarang mee lagi hamil...". Peringatan Wisnu membuat Mitha nyengir.


" ya udah lah nanti aja...kalau udah melahirkan...kita bahas lagi biar lebih siap...ya udah lanjutin ngobrolnya aku mau lanjut ke dapur...di cicipin ya bolunya". Ucap Mitha lalu pamit ke dapur meninggalkan mereka untuk ngobrol.


Ilham dan Rafli kompak mengacungkan kedua jempol mereka bersamaan sambil nyengir kuda.


Rafli sudah seperti adik juga buat Mitha, Karena dia juga selama ini yang membantu usaha Wisnu selain Agil tentunya.


Rafli yang merupakan adik kelas Mitha, Merupakan lulusan alumni sekolah yang sama dengan Mitha dan Wisnu. Sehingga saat melamar pekerjaan dengan mudah di terimah.


Rafli yang saat itu kerja sambil kuliah, Di tempatkan Wisnu di bagian yang fleksibel agar tidak menganggu jadwal kuliahnya.


Dan saat lulus, Wisnu mengangkatnya menjadi asisten yang kedua setelah Agil. Tepatnya asistennya Mitha. Guna membantu kerja Mitha yang terbengkalai.


Saat Wisnu koma, Ia menghandle semua pekerjaan Mitha. Sehingga saat Wisnu sadar, Tidak ada satu pun pekerjaan Mitha yang menumpuk karena Rafli sangat handal.


Tapi kini Wisnu memintanya melakukan pekerjaan lain, Sehingga ia bekerja untuk Wisnu untuk sementara waktu.


Pekerjaan apakah itu? Hanya Wisnu dan mereka berdua yang tahu. Itu merupakan kejutan spesial untuk Mitha. Sebagai bukti cinta Wisnu yang sejati. Kita tunggu saja ya... apa yang akan terjadi nanti?


Jangan kemana-mana tetap di KISAH CINTA MITHA ya...


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Sampailah kita di penghujung part...


maaf belum bisa buat cerita yang panjang karena author masih proses pemulihan.


Doakan author selalu sehat ya...agar bisa selalu menyapa readers sekalian.


ok, Jangan lupa like...komen...n vote yaπŸ™πŸ™πŸ™


Salam manis selalu,


by: β˜† Mylla Alan β˜†

__ADS_1


__ADS_2