
Hai...hai ...masih menunggu....
penasaran....sama author jugaπ
klo gitu cap cus aja ya...π
Happy reading...βΊ
π»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈπ»
" mas wisnu aq rindu banget...kenapa bundamu tega mas.... misain kita" isak tangis Mitha dengan mata masih terpejam.
"ya allah...begitu terlukanya kmu dek...maafin mas ya" ratap pilu Wisnu yang tetap setia menunggu kekasihnya bangun dari pingsannya.
" mas... bawa aq mas... ini sakit banget mas..." masih dengan mata tertutup tapi air mata nya terus mengalir.
Air mata Wisnu juga mengalir tanpa bisa di tahan.dia ikut merasakan betapa dalam terlukanya sang kekasih.di balik sikap tegarnya ternyata ada sisi lain yang rapuh,terluka meskipun tak berdarah.
Hampir satu jam Mitha pingsan.dan Wisnu tetap setia di sampingnya dengan mengosokkan minyak kayu putih dan memegangi tangan kekasihnya.
Beberapah detik kemudian mata Mitha terbuka.di pandangi seluruh ruangan,sesaat kemudian ia mulai tahu di mana sekarang dia berada.Mitha mencoba bangun dan duduk.
Tetepi alangkah terkejutnya dia karena orang pertama yang dia lihat ada orang paling dia benci sekaligus dia rindukan...seketika tangisnya pecah, sambil menutupi wajahnya.
" dek...apanya yang sakit sayang" tanya Wisnu panik.
" jauh ...jauh jangan dekati aq...hanya rasa sakit yang kau berih" rancau Mitha marah,berdiri dan mendorong tubuh Wisnu hingga terjungkal.
" dek ...mas sayang sama kamu jangan begini dek..." mohon Wisnu memelas.
__ADS_1
" pergilah ...buat apa kamu datang lagi...apa itu bisa membuat keputusan bundamu berubah? tidak kan? yang ada malah menambah sayatan luka di hatiku....pergiiiii" teriak Mitha histeris.lalu terduduk dengan tubuh bergetar, dan terus menangis piluh.
Wisnu mendekat dan berusaha meraihnya kedalam pelukannya dengan lembut.awalnya Mitha menolak dan berontak tetapi Wisnu tetap mendekapnya dengan erat hingga Mitha menyerah dan pasrah.
Setelah dirasa tenang Wisnu melepaskan pelukannya dan mengusap air mata Mitha dengan lembut dan penuh perasaan.Mitha hanya pasrah membiarkan sedikit luka dan kerinduan hatinya terobati.
" dek...mas rindu banget sama kamu..." tangis lirih Wisnu menumpahkan kerinduannya.
" mas ingin kita seperti dulu lagi...masalah bunda mas sudah bicarakan dengan ayahnya mas...dan beliau tidak keberatan asal mas bahagia...berih mas waktu ya kita akan buktikan bahwa cinta kita tulus dan serius kepada bunda agar perjodohan itu bisa di batalkan karena cintanya mas cuma kamu dek..." jelas Wisnu panjang lebar mencoba untuk mendapatkan kembali hati kepercayaan dari kekasihnya yang sempat terkikis.
" maka dari itu bantu mas...kita berjuang bersama sama agar kita bisa bersatu sampai kepelaminan dan membina rumah tangga sampai JANNAH-NYA..." sambung Wisnu hati-hati.
Mitha menatap Wisnu dalam,mencoba mencari cela bahwa ini hanya halusinasinya saja kalau kekasihnya ada di hadapannya dan memintanya berjuang bersama untuk memperjuangkan cinta mereka.tetapi Mitha tak melihat itu yang ada hanya keseriusan dan ketulusan yang terpancar di mata Wisnu kekasihnya.
" mas..." Mitha tak mampu melanjutkan kata-katanya dia kembali menangis dan Wisnu pun kembali memeluknya.
" sudah... sudah jangan di terus kan...mas tau...semuanya tak mudah tapi percayalah klo kita saling mengeratkan genggaman tangan kita...mas yakin kita akan mampu melalui semua ini ya..." kata Wisnu berusaha meyakinkan kekasihnya.
Sesungguhnya Mitha tahu kekasihnya tidak bersalah bahkan dia juga sangat terluka oleh keputusan bundanya,terlebih oleh sikap Mitha padanya.tapi karena ego dan hatinya terlanjur kecewa sehingga Mitha memilih menjauh tetapi semua malah memperdalam luka di hatinya.
" mas aq merindukanmu...kamu kemana aja mas" masih dengan tangis yang terseduh-seduh Mitha meluapkan isi hatinya.
" mas...gk kemana mana sayang...justru kamu lah yang gk mau bertemu mas...bahkan memutuskan masuk ke kaBaikanmpus yang lain...mas sangat sedih tapi mas tidak bisa menunggu lagi...jadi biar kamu menolak mas tetap menghampirimu karena mas tau kamu juga pasti rindu dan masih cinta sama mas kan..." tutur Wisnu dengan sedikit mengoda sehingga membuat Mitha tersipu.
" ah...mas" jawab Mitha malu malu.
"kenapa sayang... rindu kan" goda Wisnu lagi yang makin membuat Mitha makin tersipu malu.
" eh mas...jadi pemilik toko TRANSMEDIA itu kamu" tanya Mitha penasaran sambil mendonggakkan kepala dan menghapus air mata nya sempat mengalir lagi.
__ADS_1
" ehemm" jawab Wisnu sambil mengangguk dengan kedua alis terangkat.
" kok aq gk tau sih" kata Mitha manyun.
"kan adek gk pernah nanya..." elak Wisnu.
" ini salah satu janji mas ke kamu sayang...kamu ingat gk waktu kita masih SMA mas pernah bilang setelah kamu lulus mas akan melamarmu dek karena mas udah nyiapin semua ini...awalnya toko buku ini mulai bekerja sama sejak dengan oom zali hingga ke ayahnya adek,lalu cafe cinta,dan yang terakhir mini market dengan nama " Mitha " yang ada di jalan Merdeka,mas ingin mewujudkan semua agar adek nunggunya gk lama lama tapi malah cinta kita di uji" di akhir kata Wisnu nampak sangat sedih.
" maafin aq ya mas... " kata Mitha dengan tatapan sendu.
" bukan salahmu sayang...kamu gk bersalah...ini salah mas karena shok dan binggung mas gk berusaha menguatkanmu...hingga luka itu duluan datangnya...mas yang minta maaf sayang " masih dengan posisi berlutut.
" berjanjilah...kita akan selalu bergandengan tangan untuk saling menguatkan agar kita bisa mewujudkan cita-cita kita ya sayang " mohon Wisnu dengan mengenggam tangan kekasihnya.dan di balas senyuman dan anggukan Mitha.
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Sampai sini dulu ya...
emosi aq ikut terkuras buat drama melow ini
sampai ikutan nangis dech....π
(emang...dasar author aja yang cenggeng ya)
setiap episode adalah....hal tak terduga yang muncul begitu saja tapi tetap dalam kerangka cerita...makanya author juga gk mudah membuat episode selanjutnya dan selanjutnya... karena semua tergantung fill.
tapi mungkin dengan adanya kiriman vote dari kalian yang banyak akan menambah semangat aq lagi.πππ
jangan bosan like koment dan votenya ya....π
__ADS_1
salam manis selaluπ
by: Mylla Alan