Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)

Kisah Cinta Mitha ( Luka Tak Berdarah)
Tamu malam minggu


__ADS_3

Mari kita main tebak-tebakan lagi ya...


siapa kira-kira tamu ya...


biar gk penasaran kita langsung aja...


Happy reading...


🌻🌸🌻🌸🌻🌸🌻🌸🌻🌸🌻🌸🌻🌸🌻


Setelah puas ngombrol mereka pun berpisah meninggalkan cafe untuk pulang dengan tujuan masing-masing,sedang Tini memilih naik Taxi Online karena akan ke rumah Indah. Kalau Mitha dan wisnu jangan di tanya mereka pasti berdua...


Sebelum mengantar Mitha pulang,terlebih dahulu wisnu memanjakan Mitha dengan berkeliling tempat yg dulu sering mereka datangi seperti kedai ice cream,toko buku,bahkan wisnu membelikan beberapa Hijab yg di sukai Mitha. Wisnu juga membeli baju di patung yang terus di pandangi Mitha, dan meminta Mitha untuk memakainya nanti malam saat menyambut kedatangan wisnu.


" Hijabnya dipake gantian...selama mas mengajar ya" pintah wisnu.


" siap bos.." jawab Mitha senang.


Sebelum pulang tidak lupa wisnu membelokkan mobilnya ke penjual martabak kesukaan mereka.lalu wisnu pamit turun untuk memesannya.


" masih aja ingat..." kata Mitha menginggat memori mereka dulu.sambil senyum- senyum sendiri.biasanya wisnu akan meminta Mitha menyuapinya martabak manis kesukaan mereka sambil bersenda gurau.tak terasa air mata mengalir betapa bisa di tahan,


begitu syahdunya kisah percintaan mereka.


Sesaat kemudian wisnu kembali,ia menunggu di mobil,tetapi ia terkejut karena melihat kekasihnya menangis dan buru-buru menghapus air matanya saat wisnu datang,membuat wisnu penasaran.


" loh kok nangis...kenapa lagi sayang" tanya wisnu binggung.


" gk kok mas...ini air mata bahagia...aq terharu ternyata mas masih ingat semuanya" kembali tangis Mitha sambil menyembunyikan wajahnya di pundak wisnu. dan wisnu mengelus kepala Mitha yg tertutup Hijabnya.


" tidak ada yang mas...lupakan bahkan saat kmu ngambek mas selalu melewati jalanan ini berulang kali hanya sekedar mengobati kerinduan mas sama kmu dan selalu berdoa agar kita segera bersama lagi." Curahan hati wisnu saat ia melalui hari- harinya tanpa Mitha.


" maafin aq ya mas...karena aq kmu juga ikut merana" keluh Mitha.


" tidak sayang...kmu tidak salah...kalau tidak begitu kita tidak tau kalau kita saling merindukan iya gk" sambil menoel hidung Mitha. yg di toel hidungnya mendengus manja.


" iya mas..." sambil tetap menyembunyikan kepalanya di pundak wisnu. tidak lama datang seseorang mengantar martabak pesanan wisnu.setelah membayar lalu wisnu membuka bungkusan yang hanya berisi sekotak karena itu martabak manis kesukaan mereka.


" bismillah..." kata wisnu sambil menyuapi Mitha. yang di suapi lalu membuka mulutnya.


" hampir lupa manisnya mas...karena terlalu banyak pahitnya..." dengan senyum yang tertahan.


" udah ah...jangan di ingat-ingat lagi pahitnya...cukup sudah" ujar wisnu.sambil mengusap lembut kepala Mitha yg terbungkus jilbab.


Setelah puas memakan martabak manis kesukaan mereka, wisnu kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah Mitha.


Sesampai di rumah Mitha, alangkah terkejutnya karena Motor Mitha sudah sampai di rumah terlebih dahulu.


" loh mas...Motor ku kok udah ada di sini..." tanya Mitha heran.


" kan tadi mas udah bilang...akan mas urus semua...mas panggil orang untuk antar Motor adek pulang " jelas wisnu.


" makasih ya mas...gk mampir? " kata Mitha.

__ADS_1


" gk ah...entar malem gk surprise donk" goda wisnu.di balas dengan bibir manyun oleh Mitha.lalu wisnu berpamitan dan berjanji akan datang selepas isya'.


❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀❀


#Selepas Isya' di rumah Mitha


Mitha berdandan Setelah sholat isya' ingin menyambut wisnu.


Begini kira-kira penampilan Mitha buat menyambut wisnu sang kekasih.



Keluarga Mitha sedang bersanti di ruang keluarga,Setelah sekian hari di tinggal oleh pak yono untuk luar kota.


terdengar bunyi bel...


ting tong ting tong....


" dek...coba lihat siapa itu" kata pak yono.


" iya ayah..." Idham lalu bangkit dan berjalan ke arah pintu,saat pintu sudah di buka Idham hanya begong karena tak percaya dengan tamunya.



" assalamualaikum..Idham...apakabar...lupa ya sama mas wisnu?" sapa wisnu setelah dibukakan pintu oleh Idham tetapi Idham malah bengong karena tidak menyangka akan kedatangan wisnu.


" ayah...ibu coba liat siapa yang datang na" kata Idham setengah berteriak.


Tidak jauh berbeda Idham,pak yono dan bu sri juga tidak kalah terkejutnya.bahkan bu sri meneteskan air mata sambil menutup mulutnya dengan telapak tangannya karena tidak percaya akan kedatangan wisnu.


" assalamualaikum Ayah, ibu...wisnu kesini karena ada janji dengan dek Mitha...kami sudah baikan beberapah hari ini..." sapa wisnu sekaligus menjelaskan setelah melihat reaksi bu sri akan kedatangannya.


sejak Wisnu pacaran dengan Mitha, wisnu memanggil Ayah pada pak yono dan ibu pada bu sri itu atas permintaan pak yono agar lebih akrab.


" waalaikumsalam...nak,loh ibu ni gimana sih...ada anaknya kesini bukannya di ajak masuk kok malah di sambut dengan air mata,ayo masuk nak...ibumu memang begitu baper kata anak muda sekarang...hehehe" disambut tawa oleh semua,lalu mereka mengajak wisnu untuk masuk.


Pak yono dan bu sri di depan lalu di ikuti wisnu dengan merangkul pundak Idham yang nampak bahagia bisa bertemu lagi dengan wisnu.


" duduk nak...Mitha biar di panggilin adekmu Idham... dam panggilin mbak itha nak suruh turun bilang mas wisnu datang" kata pak yono,dengan menyebut mbak itha panggilan Mitha di rumah.


Dengan senang hati Idham beranjak ke kamar Mitha untuk memangginya,tetapi di ruang tengah dia bertemu Ilham yang akan mengambik


" kenapa buru-buru dek...ada apa?" tanya Ilham heran.


" di depan ada mas wisnu... adek di suruh ayah panggilin mbak itha" jawab Idham.


Karena masih penasaran Ilham mencekal tangan Idham untuk bertanya lagi.


" tunggu dek...jangan buru-buru nanti mbak itha marah lagi loh" ingat Ilham.


" tidak mas...mbak itha sama mas wisnu udah baikan" jelas Idham sambil berlalu.


" yang benar udah baikan...pantas berapa hari ini mbak itha keliatan ceria banget...kalo ngomong juga udah gk jutek apa karena ini" pikir Ilham sambil bicara sendiri,setelah minum Ilham ke depan untuk menemui wisnu karena dia juga rindu pada wisnu yang sudah di anggapnya kakak olehnya.

__ADS_1


Sementara itu di depan kamar Mitha...


tok...tok...tok


" mbak itha... " panggil Idham


" iya dam...kenapa" sesaat setelah pintu terbuka.


" di bawah ada mas...mas wisnu mbak itha mau nemuin?" tanya Idham hati-hati.


" iya...yuk bareng turunnya" jawab Mitha setelah menutup pintunya dari luar,lalu mereka beriringan menuruni tangga menuju ruang keluarga.


Sementara di ruang keluarga wisnu sedang becanda seru melepas rindu karena lama tak bertemu. karena kedatangan Mitha candaan mereka terhenti dsn menoleh semua kearah Mitha dan Idham.


" wah...karena masnya mau datang ayah...liatin anak gadis kita udah dandan cantik...tapi kita nya gk di kasih tau...coba tau gitu kan ibu masak..." goda bu sri


" ah ibu...namanya juga surprise...masa di kasih tau kan gk seru" jawab Mitha malu- malu.


" gk usah repot- repot bu...wisnu udah pesan makanan kok mungkin bentar lagi datang" kata wisnu kemudian.dan benar tidak lama bel kembali berbunyi.pesanan wisnu datang,Ilham yang menerimahnya dan menyiapakannya.


lalu kembali duduk bergabung.


" Ayah... ibu... sebelumnya wisnu minta maaf karena mungkin kedatangan wisnu kesini mengejutkan kalian,selain karena kami sudah baikan,wisnu juga datang dengan niat baik mau melamar dek Mitha... secara pribadi... klo diterimah setelah waktunya pas wisnu akan datang lagi bersama Ayah, bunda dan keluarga besar untuk melamar dek Mitha secara resmi...itu klo Ayah dan ibu merestui" jelas wisnu mantap.


"Ayah sama ibu sejak lama sudah merestui hubunganmu dengan Mitha... nak.tetapi masalah di terimah tidak nya ayah kembali kan sama Mitha lagi...dia yang berhak menjawab...gimana mbak?" kata pak yono sambil bertanya kepada Mitha.


" iya Ayah... dengan restu Ayah sama ibu Mitha...menerimah lamaran mas wisnu. " jawab Mitha.


Setelah mendengar jawaban Mitha wisnu mengeluarkan kotak kecil berisi cincin berlian yang indah bentuknya dan menyerahkan kepada bu sri.


" bu...hanya ini dulu yang bisa wisnu berikan saat ini sebagai pengikat" ujar wisnu sambil menyerahkan berlian tersebut agar di pakaikan oleh bu sri. dan bu sri pun menerimahnya dengan mata berkaca-kaca,ia terharu dan bahagia.


Lalu bu sri mengenakan di jari Mitha yang duduk di sampingnya dengan terus meneteskan air mata.lalu mencium ank gadisnya,bahagia menyeruak di relung hatinya.di sambut syukur oleh pak yono.


Malam itu merupakan malam minggu yang penuh kebahagian setelah badai beberapah bulan yang mereka lalui.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Akhirnyaaaa....ketahuan siapa tamunya...


tunggu episode selanjutnya ya gaes...


akankah mulus hubungan Mitha dan wisnu?


ataukah ada badai lagi?


semua tergantung like koment dan tentunya vote yang banyaaaaaak...dari kalian para readerq....semua😘😘😘


jadi jangan bosan dan pelit yaa...πŸ™πŸ™πŸ™


salam manis selalu,😘


by: Mylla Alan

__ADS_1


__ADS_2