
hai gaees...!!!
ketemu lagi...
readersku sekalian jangan lupa boom rate ya...kasihan kan Wisnu sama Mitha?!?.
ok...nama siapakah berikutnya...
yang akan jadi pemain di LTB.
penasaran...telusuri aja langsung.
happy reading!
πππππππππππππππ
#Dirumah Mitha.
Sesampai di rumah Mitha mencari ibunya.dan mengatakan semua yang di katakan Wisnu padanya.
"bu terimah saja lamaran besok malam tapi mbak tidak ingin menemui mereka juga jangan tanya soal Wisnu lagi...anggap saja semuanya sudah selesai."sambil melepas cincin dari jari manisnya yang terlupa ia berikan saat marah tadi.
"dan ini cincin yang di berihkan Wisnu tlg ibu kembalikan tadi mbak lupa...sampaikan terimakasih mbak....mbak mau ke kamar dulu bu"lanjut Mitha.
Tanpa menunggu jawaban sang ibu Mitha berlari menaiki tangga dan masuk ke kamar
nya lalu menguncinya.dan bersandar di balik pintu, melorot perlahan dengan tangis tertahan.
"mas....kenapa ini terjadi lagi...apa salahku padamu?".isak Mitha.
"atau sudah ada pengantiku?ya sudahlah mungkin kita memang tidak berjodoh...terlalu banyak cobaan cinta kita...dan kini kamu yang mundur.baiklah aku terimah".Ucap Mitha sambil menghapus sisa air matanya lalu menghamburkan dirinya di atas kasur.
"toh ...aku sudah biasa tanpamu...mungkin memang begini takdir cinta kita...tak berjodoh aku akan belajar melupakanmu mas...".tanpa bisa membendung air matanya.
Bibirnya mengatakan akan belajar melupakan,tapi tidak dengan hatinya karena air mata yang jatuh adalah wujud lain dari ketidak relaan hatinya.
Mitha tidur dengan air mata yang terus mengalir...
"mas ..apa salahku,kenapa kamu sejahat itu...bukannya kamu janji akan selalu mengandeng tanganku...kamu jahat..."
"kamu jahat mas..."igau Mitha dalam tidurnya
"mbak...bangun...mbak...sudah magrib...nggak shalat kh?"suara sang ibu membangunkan.
__ADS_1
"eeh...iya bu...udah magrib ya..."jawab Mitha geragapan.
"mbak terlalu banyak mikir...serahkan semua sama allah...shalat dulu biar tenang hatinya ya..."kata sang ibu dengan senyum hangatnya.
"iya bu...mbak shalat dulu".jawab Mitha sambil berdiri meraih handuk lalu masuk ke kamar mandi.
#Lamaran malam ini
Suasana rumah Mitha banyak tamu dan keluarga yang berdatangan.tetapi Mitha tetap tidak keluar.
Mitha bukan tidak sopan tetapi kondisinya tidak memungkinkan karena kebanyakan menangis dan banyak fikiran sekarang dia sakit demam tinggi.
Selesai acara bunda wisnu memaksa masuk karena ingin menemui calon menantunya.
"cepat sembuh ya sayang...bunda sudah sayang sama inces sejak kecil...sekarang inces tambah cantik ya...gak salah bunda milih kamu."kata bu Kartika calon mertuanya sambil mengelus jilbabnya.
Mungkin karena pertemuan waktu itu sudah cukup lama atau karena wajah Mitha yang pucat sehingga bu kartika tidak terlalu ingat kalau sudah pernah bertemu sebelumnya.
Nampak raut kecemasan di wajah orang2 di belakang bu Kartika termasuk Wisnu.saat menengok Mitha.
"maafkan mas dek...semua sakitmu ini adalah salah mas...akan mas tebus semua...untuk membahagiakanmu." batin Wisnu.
Setelah selesai menjenguk Mitha, bu Kartika pamit begitu juga pak Anam dan Wisnu.juga semua rumbongan yang ikut dalam iringan keluarga laki-laki yang datang melamar malam ini.
Wisnu kedatangan tamu,wanita cantik yang sangat di kenal di kota ini. dia juga sahabat wisnu waktu di SMU,tepatnya di juga mengenal baik Mitha.tapi tidak dengan Mitha.
"loeh...urus yang perfec ya...gue gk mau ada yang kurang...jangan sampai buat malu Asni j kasim organaizer yang udah terkenal seantero kota ya.."kata Wisnu pada tamunya yang tidak lain ada teman gengnya waktu di SMU yang juga owner organaizer wadding yang sangat kondang di kota ini.
"beres bos...masa sih sahabat kental gue mau marrid gk gue kasih yang perfec...kalau perluh ala-ala artis hollywood dech..."jawab Asni j kasim.
"ok..gitu dong baru top"kata Wisnu di iringi gelak tawa keduanya.tanpa disangka di sela obrolan mereka,
Tiba-tiba Mitha masuk...
"maaf menggangu...tapi saya buru-buru.ini pak wisnu saya mengembalikan barang-barang dari anda termasuk cincin tunangan...karena kita sudah tidak bisa bersama lagi".kata Mitha meletakkan sebuah kardus dan kotak perhiasan dengan susah payah karena kondisinya yang belum sehat benar, sambil melirik wanita cantik disamping Wisnu,jadi tiba-tiba timbul prasangka.
"atau ini wanita pilihan bundamu... cantik..sempurna...bundamu memang pintar memilih calon menantu."selidik dan sangka Mitha.
Karena tidak ingin terus di sudutkan sang tamu mencoba menetralisirkan suasana,maka dia memperkenalkan diri.karena Mitha sudah tidak mengenalinya lagi.
"perkenalkan Mitha...saya Asni j kasim...saya dan Wisnu..."terputus oleh jawaban Mitha yang mengejutkan.karena tersulut oleh cemburu.tanpa mau mendengar kelanjutan nya.
"jadi benarkan...selamat ya...maaf kalau kedatanganku mengganggu kalian...baiklah aku sudah selesai...silakan kalian lanjutkan aku permisi".lanjut Mitha tanpa memberi kesempatan lawan bicaranya untuk menjelaskan.termasuk Wisnu hanya bisa benggong.dan membuat Asni j kasim tidak nyaman.
__ADS_1
Lalu pergi dengan setengah berlari sambil menangis. tak perduli dengan tatapan binggung para karyawan cafe cinta.
Mitha menancap gas mobilnya dengan kecepatan tinggi,membuat wisnu panik.
Tidak menyangka Mitha akan datang tiba-tiba saat ada Asni sahabatnya.sehingga menimbulkan prasangka.
Sementara itu Mitha masih melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi...
lalu berhenti di suatu tempat.
Mitha keluar dari mobil setelah melepas sepatunya lalu menguci pintu mobilnya,dan berlari sekencang-kencangnya.
"Wisnu...kamu jahat...untuk kedua kalinya kamu lukai hatiku...aku benci kamuuuuu...".teriak Mitha sekencang-kencangnya lalu terduduk dan menangis sejadi-jadinya.
"ayah...kenapa ayah cepat banget ninggalin mbak...hiks...hiks...hiks".tangis Mitha pilu.
Kekecewaannya kali ini sangat mendalam,melebihi yang sebelumnya.
sampai Sore Mitha disana menenangkan hatinya,saat matahari telah meredup sinarnya karena kembali keperadyannya.baru,Mitha beranjak dari sana.perasaan malas dan lelah membuatnya melangkah dengan gontai menuju mobilnya yang terparkir di tepi jalan.dan pulang dengan membawa kekecewaan yang mendalam.
π π π π π π π π π π π π π π π
Sampai disini dulu ya...author kurang enak badan. (rate menurun...menulis jadi kurang semangat).
untuk sahabatku@Asni j kasim namamu sudah masuk di episode ini,kemungkinan di episode selanjutnya juga ada.
maaf kalau belum maksimal...π
sambil nunggu episode selanjutnya,ini ada karya yang sayang kalau di lewatkan:
βͺKesucian syahadat by Humaira bidadari surga
βͺternyata ada cinta by Nurmilah
βͺAwal tanpa cinta by Asni j kasim
kalau mampir jangan lupa tinggalin jejak ya...boom ratenya,likenya,komentnya juga jangan lupa bagi votenya.
ok...sampai sini dulu ya.
salam manis,
by:Mylla Alan.
__ADS_1