
Hai reader ku setia....
kita berjumpa kembali
kemarin lama up nya di karenakan kesalahan teknik yang tak bisa di hindari.
tapi sekarang semuanya sudah aman.
kalian pasti kangen kelanjutannya ya...
ok kalau begitu kita lanjut.
Happy reading....
π»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈπ»πΈ
Hari ini Mitha ada kelas tapi siang jadi dia lebih memilih untuk berangkat ke tempat kerja saja.ia ingin kembali sibuk kerja karena hanya itu yang bisa membuatnya lupa karena jauh di lubuk hatinya, sebenarnya dia tidak bisa melupakan semua bahkan masih terus teringat jelas.bila saat saat seperti terjadi air matanya mengalir tanpa meminta izinnya.
Setegar apapun dia di hadapan semua orang dia tetap rapuh saat sendiri,dan itu tak bisa di bagi dengan siapa pun karena bila ia bercerita maka luka itu akan kembali mengangga dan tapi berdarah.
Mitha telah sampai di tempat kerja, tepat pukul 08:00 Ayah nya telah sampai duluan.
" kerja mbk...?Ayah kira ke kampus?" sapa pak yono yang melihat Mitha di meja kerja nya.
" iya yah...kelasnya siang juga cuma ada satu hari ini" jawab Mitha.
Tidak lama ada pegawai yang mengetuk pintu ruangan mereka.
setelah mendapat jawaban dan perintah dari Mitha untuk masuk maka muncullah seorang pegawai perempuan di hadapan mereka.setelah mengucap salam permisi serta mengangguk kepada Mitha dan ayahnya,pegawai tersebut mendekati meja Mitha.
" mbk Mitha ini laporan yang mbk minta kemarin" kata wina pegawainya yang datang menyerahkan berkas yg di minta oleh Mitha.
__ADS_1
" oh ya makasih...apa ini sudah lengkap semua" respon Mitha tanpa melihat kearah pegawainya untuk memeriksa berkas tersebut.
" iya mbk sudah...lengkap semua" jawab wina.
" baik... saya pelajari dulu" jawab Mitha.
"siang ini setelah makan siang kita akan kedatangan tamu mbk untuk meninjau produksi kita di bagian percetakan,apa mbk Mitha sendiri yang akan mendampingi"lapor wina
" iya baik akan saya handle..." jawab Mitha.
"baik mbk akan saya siapkan semua,kalau begitu saya permisi dulu" pamit wina,dengan kembali membungkuk kearah ayah Mitha.pak yono pun mengangguk.
" mbk kalau ada kelas siang ini,biar Ayah saja yang mengurusnya" kata pak yono.
" gk papa ya...masih sempat kok" jawab Mitha.
" sekalian Mitha pelajari kontraknya,karena ini yang Mitha tunggu dari kemarin satu kesempatan buat Mitha untuk mendapatkan kontrak kerja sama ini yah" jelas Mitha.
Maka pak yono sering diam-diam pergi menemui seseorang bukan cuma untuk sekedar berkeluh kesah tetapi juga untuk mencari solusinya,karena pak yono tidak ingin melihat putri kesayangannya terus-terusan larut dalam masalah dan kesalahpahaman.
Mitha terus sibuk memeriksa berkas yang di serahkan pegawainya tadi dengan seksama dan teliti,karena begitulah Mitha bila bekerja tidak pernah setengah-setengah.sampai-sampai Mitha lupa kalau sudah masuk jam makan siang.
" gk makan siang mbk...serius kerjanya sampai lupa makan"goda pak yono.
" iya yah...tanggung ini tinggal dikit,kalau Ayah mau makan biar mbk pesenin makanan online aja ya" jawab Mitha.
"iya terserah mbk aja...Ayah ngikut aja" kata pak yono.
"ok bos...sip sudah tinggal tunggu di antar aja" kata Mitha dengan senyum mengembang di bibir setelah mengklik layar hpnya untuk memesan makanan.
Di hadapan Ayah nya,Mitha akan nampak seperti gadis kecil yang manja dan sangat manis,tapi saat diluaran Mitha akan menunjukkan pribadi yang lain,sosok yang cuek,dingin,tegas dan jarang tersenyum.
__ADS_1
Perubahan ini yang membuat pak yono sedikit kehilangan sosok putrinya yang sangat dia sayangi,tetapi pak yono tidak bisa merubah semua karena bila masalah itu di bahas maka sama halnya membuka kembali luka yang tak berdarah tapi mengangga. karena tidak hanya Mitha yang akan terluka dia sendiri pun ikut terluka karena tak tega melihat derita yang di tanggung putrinya.
Untuk mengusir kegundahan hatinya pak yono kembali berkutat dengan pekerjaannya agar Mitha tidak curiga kalau Ayah nya sedang memikirkan sesuatu.tapi sayang terlambat,Mitha sudah melihat itu tetapi Mitha pun tidak bisa berkata apa-apa.ia pun berpura-pura tidak tahu meskipun sadar Ayah nya memikirkan perubahannya tetapi dia tidak ingin membahasnya,sehingga dia membiarkan semua mengalir begitu saja.
Pintu di ketuk,wina masuk mengantar ojol yang membawa pesanan nya.setelah urusan selesai pintu kemarin tertutup.
Mitha dan pak yono memulai makan siangnya.
Selesai makan Mitha berkemas menyiapkan berkas untuk pertemuannya dengan rekan bisnis ayahnya karena rencananya setelah meninjau lokasi percetakan kontrak kerja sama akan di tanda tangani.
# peninjauan di laksanakan
Pak Heru telah sampai di Pabrik percetakan milik pak yono Ayah Mitha.
Di sambut oleh Mitha sendiri.
" selamat siang pak perkenalkan Mitha Indriani putri pak yono saya juga memegang bagian produksi secara langsung" sapa Mitha memperkenalkan diri dengan menangkupkan kedua tangannya tanpa bersalaman dan pak Heru memahami itu.
" siang Mitha... saya Heru dan ini keponakan saya Arman namanya dia nanti yang akan mengurus proyek ini " jelas pak Heru sambil memperkenalkan seseorang yang tidak asing lagi buat Mitha.
" mohon kerja sama nya..." balas Mitha tegas tanpa beban.seakan tidak saling kenal,padahal berkecamuk segala rasa dalam hati Mitha. ada kaget ada binggung juga ada kesal.tapi Mitha tidak bisa mengelak.
Sementara itu Arman yang di perkenalkan,melempar senyum licik penuh tanda tanya.yang mampu membuat Mitha risih melihatnya
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
makasih udah setia membaca....
jgn bosan like koment dan votenya ya
salam manis,πππ
__ADS_1
by: Mylla Alan