Kopiku, Kopimu

Kopiku, Kopimu
Episode 41 - Kenangan Manis


__ADS_3

Tania sudah diperiksa di ruang IGD. Mama dan Papanya sangat khawatir dengan kondisinya, tentu saja kejadian tadi membuahkan trauma untuk Tania. Oleh karena itu, Papanya memutuskan tidak memberikan izin pada Tania untuk mengendarai mobilnya sendiri hingga beberapa bulan kedepan. Mau tidak mau, Tania harus mengikuti perintah Papanya itu.


"Aku bodoh banget sih! Ceroboh!" umpat Tania kesal.


Setelah pulang dari IGD, Tania lekas pulang. Tania sudah tidak sabar mengecek ponselnya, benar saja banyak panggilan tidak terjawab dari Kaleb. Pasti dia sangat khawatir.


Tania berinisiatif untuk menghubungi Kaleb, saat Tania sedang mencari kontak Kaleb panggilan telepon dari Kaleb sudah terlebih dahulu masuk.


"Halo?" sapa Tania di awal panggilan telepon.


"Tania! Kamu kemana saja? Sekarang aku sedang dalam perjalanan ke rumahmu!" seru Kaleb.


Flashback dua jam lalu


"Tania kemana ya, ponselnya tidak bisa kuhubungi." tutur Kaleb sambil membanting tubuhnya di kursi ruang kerjanya. Sedari tadi, gadis yang dicintainya tidak merespon pesannya, ponselnya pun mati.

__ADS_1


Kaleb ingat beberapa bulan lalu, saat Tania tidak ada kabar ada kecelakaan kecil yang menimpa dirinya. Dihantui pikiran itu akan terulang kembali, akhirnya Kaleb memutuskan untuk pergi ke rumah Tania.


"Semoga tidak terjadi apa-apa." gumam Kaleb dalam hatinya selama di dalam perjalanan..


Kaleb sudah tiba di rumah Tania, dan mobilnya sudah terparkir sempurna di halaman rumah Tania. Menurut info yang didapat dari Bibi Dini, Tania terlibat kecelakaan mobil saat ini sedang berada di IGD. Tanpa pikir panjang, Kaleb bergegas ke IGD rumah sakit, tidak butuh waktu lama untuk sampai kesana. Kaleb kembali memakirkan mobilnya dengan sempurna di halaman parkir rumah sakit.


Kaleb mulai melangkahkan kakinya cepat menuju ruang IGD, ia bertanya pada perawat yang berjaga di IGD namun ternyata Tania sudah pulang. Ada sedikit rasa lega di hati Kaleb mengetahui, gadis yang dicintainya itu sudah pulang. Berarti tidak terjadi hal yang serius. Saat Kaleb melangkahkan kakinya untuk keluar dari rumah sakit, Kaleb mendengar suara seseorang memanggilnya. Suara yang tidak asing ditelinganya dan dulu pernah mengisi hari-harinya.


"Apakah dia?" gumam Kaleb dan menoleh ke arah suara itu dengan jantung berdegup kencang.


"Amora?" wajah Kaleb yang panik berubah menjadi kecut, namun berusaha tersenyum kecil.


"Aku mencari calon isteriku, tadi dia di IGD tapi sudah pulang." ucap Kaleb sedikit penekanan pada kata-kata calon isteri.


Amora yang awalnya tersenyum ceria, berubah menjadi sedikit kecut. Kaleb memandang wajah Amora dan melihat cincin perak yang melingkar di jari manis tangan kiri Amora.

__ADS_1


"Kamu sudah mau menikah ya? Jangan lupa undang aku ya." ucap Amora basa-basi.


"Kamu juga sudah tunangan dan mau menikah kan? Dengan Dion?" ucap Kaleb sedikit terbata saat menyebut nama Dion. Amora, cinta pertama Kaleb. Sangat membekas dalam ingatan Kaleb bagaimana saat itu Amora selingkuh dengan sahabatnya Dion. Gadis itu pernah mengisi hari-hari Kaleb dan memberikan kenangan yang begitu indah untuknya.


"Bukan Kaleb, aku sudah putus dengan Dion satu tahun lalu. Sekarang dia sudah menikah dan memiliki anak." tutur Amora sambil menundukkan kepalanya.


Dari cerita yang Kaleb tangkap, dapat di artikan bila Dion berselingkuh mungkin juga MBA.


"Setelah itu, aku dijodohkan oleh Orangtuaku rekan sejawat juga. Spesialis orthopedi." ucap Amora.


Kaleb melihat jam tangannya, sepertinya dia harus segera ke rumah Tania untuk melihat wanitanya itu karena sudah terlalu lama dia berada disini.


Kaleb berpamitan pada Amora, sebenarnya Amora ingin mengajak Kaleb sekedar ke cafe sebentar namun Kaleb menolak ajakan itu karena harus ke rumah Tania. Kaleb melangkahkan kakinya dengan cepat dan masuk ke dalam mobil.


Kaleb segera mengambil ponselnya dan menghubungi Tania, saat Tania berkata halo, Kaleb langsung menukasnya.

__ADS_1


"Tania! Kamu kemana saja? Sekarang aku sedang dalam perjalanan ke rumahmu!" seru Kaleb.


Bersambung....


__ADS_2