Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 51


__ADS_3

Dengan berani Naura naik ke atas pangkuan kekasihnya, Sam sedikit terkejut ia menoleh ke sana-kemari dan benar saja para pembantu dan bodyguardnya menghadap ke arah lain takut mengganggu pemandangan liar itu.


"Lihat aku." Lirih Naura meraih wajah tampan Sam agar menatapnya.


"Jangan menggodaku Naura Shenyna atau aku tak bisa mengendalikan diri."


Naura tersenyum sambil tangannya mengelus dada bidang Sam. "Tak apa aku menginginkan seorang anak walaupun kita tidak menikah."


Sam menahan tangan kekasihnya ia mengerutkan kening. "Apa maksudnya?."


Naura tak langsung menjawab ia hampir keceplosan dengan masalah yang terjadi padanya saat ini. "Bukan apa-apa aku hanya ingin segera memiliki anak itu tampak menggemaskan."


Sam menjitak dahi Naura pelan. "Besok aku akan datang langsung menemui keluargamu."


"Benarkah?."


"Ya."


Naura merasa senang ia mengalungkan tangannya pada leher Sam, jari lentiknya menyentuh bibir tebal nan sexy pria tampan itu. Sam yang tak tahan ia meraih wajah Naura mencium bibirnya lembut.

__ADS_1


Kini Naura berbaring di atas kursi dengan Sam menindih di atasnya tanpa melepas pagutan, cumbuan candu membuat keduanya semakin terselimuti sensasi lain yang mendorong untuk berbuat lebih.


Dua bodyguard dan bibi pembantu salah tingkah sendiri dengan ulah majikannya yang membuat mereka bernostalgia ke zaman waktu muda.


Sam mengangkat tubuh Naura membawanya naik ke lantai dua, Naura terdiam ia jujur sedikit deg-degan saat dibawa masuk ke dalam kamar Sam. "Apa aku terlalu berlebihan?." Batinnya kikuk.


Tubuh Naura kini berada di atas kasur dengan Sam di atasnya menindih, Sam melepas kaos yang dikenakan sehingga memperlihatkan bentuk tubuh yang atletis membuat Naura melirik ke arah lain karena merona. "Oh Good aku tak salah jatuh hati padanya." Batin Naura.


"Sam..."


"Hmmm?." Balas lembut Sam sambil melepas kacamata bulat dan ikat rambut Naura.


Saat Naura hendak bicara Sam menutup bibirnya kembali dengan ciuman penuh agresif, mengutarakan seluruh perasaannya pada wanita yang ia dambakan selama ini. Lidah keduanya beradu menyesap bibir atas dan bawa bergantian.


Naura dapat merasakan miliknya beradu dengan milik Sam yang masih berbungkus, Naura menggigit bibir bawahnya saat Sam sengaja menggesekkan miliknya di bawah sana. "S-Sammhh??..."


Sam menyunggingkan senyum tipis. "Ini yang kamu inginkan bukan? terima akibatnya sayang karena telah berani memancingku."


"A-apa kau akan melakukannya sekarang?." Terbata Naura.

__ADS_1


"Aku sendiri tak tahu." Bisik Sam lembut, ia merobek celana tidur Naura membuat kekasihnya terkejut saat aset berharga itu kini tanpa penutup sehelai benang pun.


Tatapan Sam tampak sayu saat menatap milik Naura yang begitu indah tanpa celah, Naura merona ia tak yakin jika malam ini dapat menahan gairahnya untuk tak melakukan lebih.


.


Mansion utama keluarga Dirgawijaya


Renata dan Dirga terkejut saat Giselle menyerahkan hasil USG.


"Itu buktinya jika anak yang ku kandung saat ini merupakan cucu kalian keturunan dari Sam." Lanjut Giselle dengan air mata yang sudah membasahi pipi.


Renata terdiam ia menutup mulut, terjatuh duduk kembali di atas kursi.


"Sebenarnya aku tidak ingin dulu memberi tahu mama dan papa, namun karena aku juga tidak mungkin terus menutupinya sehingga harus terpaksa memberi tahu kalian." Lanjut Giselle menunduk sambil mengelus perutnya yang perlahan membentuk.


"Giselle jika kau mengandung sudah memasuki usia kandungan 3 bulan kenapa tidak bilang langsung saja kepada Sam agar perceraian itu tak terjadi?." Ucap Dirga merasa ada yang janggal dimana Sam menceraikan Giselle sudah hampir memasuki 2 bulan dan Giselle bilang usia kandungannya 3 bulan.


"Ah i-itu aku belum berani pah takutnya Sam berpikir aneh, makanya aku datang ke sini ingin meminta bantuan kalian." Jawab Giselle seraya menyeka air mata buayanya.

__ADS_1


Dirga dan Renata dibuat frustasi namun mereka akan bicara terlebih dahulu dengan Samuel.


__ADS_2