Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 68


__ADS_3

Sam menatap tajam wajah itu. "Ucapanku tak main-main Giselle! jika kau rela mati untukku aku tak segan melakukannya sekarang."


Giselle tersenyum menyeringai. "Tak apa lakukanlah namun kau harus ingat akan karma, kau juga memiliki seorang istri yang pasti suatu waktu akan hamil juga."


Sam menggertakan giginya kuat. "Kau dan istriku berbeda! untuk menikahimu kembali aku tak mungkin melakukannya aku dan kau sendiri akan tersiksa, cintaku hanya untuk Naura seorang coba buka mata dan mulai kehidupan baru!."


"Jangan asal bicara Giselle, tidak mungkin juga aku yang bukan ayah biologisnya bertanggung jawab akan anak itu!." Lanjut Sam yang merasa muak akan sikap Giselle.


"Maka dari itu aku akan terus mengganggu hubungan kalian berdua hingga benar-benar hancur sebagaimana layaknya Naura dulu menggodamu!." Tegas Giselle yang sakit hati akan ucapan Sam.


"Aku yang jatuh cinta murni padanya tanpa paksaan seperti saat bersamamu." Potong Sam darahnya mulai naik dengan sikap Giselle, jika dia bukan ibu hamil mungkin Sam akan mencekiknya. "Stop! jaga sikap mulai sekarang sebelum aku hilang kendali!."


"Aku tak bisa Sam aku hanya ingin dirimu!." Pekik Giselle seraya berhambur memeluk tubuh Sam, Sam sendiri terkejut.


Dengan kasar Sam melepaskan pelukan Giselle ia mencekik leher wanita itu hingga mentok di dinding, emosi Sam benar-benar sudah tak tertahan. "Sudah ku peringatkan dari awal ucapanku tidak pernah main-main!."


"A-aaakh!." Ringis Giselle akan sakit bahkan nafasnya tersengal-sengal.


Dalam waktu bersamaan..


Cklek

__ADS_1


Pintu dibuka, seseorang pun masuk.


"Sayang aku bawa sesuatu kesukaanmu." Ujar Naura yang seketika mematung melihat pemandangan di sana.


Naura meletakkan tas dan juga kotak makanan, ia langsung menghampiri mereka. "Sam!?."


Melihat Giselle yang sudah tak berdaya Naura menarik tangan Sam sehingga tubuh Giselle ambruk ke lantai bahkan wanita itu kini tak sadarkan diri.


"Dia sedang hamil Sam ini kelewat batas." Timpal Naura yang panik takut Giselle kenapa-napa karena suaminya, nanti bisa berabe.


Sam mengatur nafas agar bisa tenang mengendalikan emosinya, tanpa berucap ia pun berlalu masuk ke dalam kamar pribadi.


Naura menyuruh dua bodyguard di sana untuk membawa Giselle ke rumah sakit, setelahnya Naura mencari keberadaan Sam di kamar pribadi CEO utama.


Tampak Sam sedang berdiri menatap ke arah luar jendela perusahaan, Naura menghampiri suaminya itu.


"Ada apa sampai kamu seperti tadi?."


Sam menoleh seraya langsung memeluk tubuh Naura dengan erat. "Mungkin jika kau tak datang aku benar-benar akan membunuhnya."


Naura membalas pelukan Sam. "Kendalikan diri tak perlu harus membunuhnya."

__ADS_1


"Bagaimana aku tak muak sayang dia benar-benar menguras emosiku!." Oceh Sam menceritakan semuanya dengan detail.


Naura ikut dibuat jengah dengan Giselle, sepertinya wanita itu tidak akan berhenti berulah sekalipun Sam memberi peringatan, harus dia sendiri yang sadar akan perbuatannya jika itu salah.


Setelah Sam merasa tenang kembali, Naura membawa pancake yang dibuatnya dan dihidangkan di hadapan suaminya itu.



Mood Sam semakin membaik ia langsung mengambil garpu dan melahapnya, Naura yang melihat tersenyum ia pun juga langsung ikut memakannya.


"Aku ingin kamu jangan mendengar ucapan Giselle Ra sehingga hubungan kita berakhir." Lirih Sam disela makan.


Naura manggut-manggut. "Hmmm, lama kelamaan dia akan capek sendiri."


Sam beralih menatap wajah cantik Naura tatapannya tertuju pada bibir Naura yang belepotan karena krim.


"Aku juga muak dengannya tapi di sini kamu harus bisa mengontrol diri ya." Lanjut Naura asyik makan yang masih tak sadar akan tatapan Sam.


Sadar akan tatapan Sam Naura menoleh. "Kenapa? apa ada yang salah?."


Sam perlahan membuka bibirnya ia memiringkan wajah lalu mencium bibir Naura, mel*mat krim yang menempel di sana. Tanpa melepas ciuman Sam meletakkan pancake yang Naura pegang, ciuman keduanya semakin panas lidah bertautan menukar rasa penuh sensasi yang menyuruh mereka untuk berbuat lebih.

__ADS_1


__ADS_2