Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 55


__ADS_3

Sebelum membobol gawang pertahanan Sam mencumbu rakus dua gundukan indah yang berada tepat di hadapannya itu, Naura yang tak berdaya dengan sentuhan Sam ia pasrah saja memberikan akses bebas.


Drrrt drrrrt!


Naura meremas kuat sprei ia menoleh ke arah nakas saat handphone Sam berdering. "S-Sam ada yang menghubungi."


Sam acuh tak peduli ia melancarkan aksinya menyalurkan hasrat yang selama ini ia tahan. "Biarkan saja sayang itu sangat mengganggu!."


Naura memilih diam saja dan kembali menikmati adegan ranjang itu.


Drrrt! Drrrrt! Drrrrrt!


"Sam angkat dulu." Ujar Naura dengan tatapan beratnya meraih wajah Sam. "Siapa tahu itu penting kita bisa lanjutkan kapan saja."


Sam tak langsung menjawab jujur ia sangat kesal karena diganggu namun karena Naura ia pun mengecup lembut pipi itu setelahnya mengambil handuk untuk menutupi aset berharganya.


Melihat nama kontak si pemanggil Sam melirik Naura yang masih telanjang bulat menatap ke arahnya. "Tunggu sayang ada sesuatu yang harus kulakukan."


"Hmmm.."


Sam mengangkat telepon seraya memasuki ruang kerjanya, sementara Naura memilih menutup tubuh polosnya dengan selimut. "Ya Tuhan aku sangat gugup juga tegang tapi milik Sam benar-benar membuatku gila."


Naura menggelengkan kepalanya berkali-kali ia masih merasakan benda pusaka sempurna itu saat mengenai miliknya. "Oh **** Naura!."

__ADS_1


Ia kini tidak bisa lagi menolak ajakan bercinta karena Sam berhak untuk itu semua. Naura menggigit bibir bawahnya untuk tetap tenang seperti biasa, sudut matanya melirik ruang kerja Sam yang masih tertutup. "Sepertinya penting."


Karena Sam lumayan lama Naura mengambil anggur merah dari atas nakas meneguknya berkali-kali agar dapat membuatnya tenang.


Sementara itu Sam yang hanya telanjang dada mengotak-ngatik laptop dan juga mencari berkas pada lemarinya tak luput sambil mengomeli Andre yang saat ini menghubungi. "Ck! kau benar-benar tidak lihat waktu." Omel Sam kesal.


"Bukan maksudku namun karena berkas itu ada pada dirimu mau tak mau aku hubungi saja dari pada langsung datang ke kamar." Timpal Andre dari seberang yang mendapat panggilan dadakan.


Sam tak menjawab ia memindahkan seluruh isi berkas penting itu untuk diberikan kepada Andre. "Tunggu saja 75% lagi sampai."


"Ya, dan kau jam 9 besok ku tunggu di perusahaan. Ini memang tak terduga namun kita tidak mungkin keluar dari tanggung jawab tuanku." Timpal Andre.


"Of course!." Balas Sam yang bertanggung jawab sebagai CEO.


Senyum Sam hilang saat melihat Naura tampak tertidur pulas, Sam melirik wine dan Naura bergantian namun pada akhirnya Sam ikut masuk ke dalam selimut. "Pasti lama ya sampai kau ketiduran Ra."


Tangan kekar Sam memeluk tubuh polos Naura dari belakang dengan erat, pria tampan itu tak henti-hentinya mencium punggung mulus Naura ia sangat bahagia bisa sampai di titik ini memperjuangkan Naura. "I love you more sayang." Lirih Sam seraya memejamkan mata menyusul Naura ke dalam mimpi.


Flashback off


.


Karena jadwal Sam juga padat, setelah sarapan bersama juga mengobrol, mama Renata dan papa Dirga pamit untuk pulang setelah mengunjungi pengantin baru itu.

__ADS_1


Di kamar Naura dengan telaten memasangkan dasi untuk Sam.


"Ra sayang malam pertama kita gagal." Lirih Sam tampak masih kesal.


Naura menyunggingkan senyum tipis. "Kayak gak ada malam lain lagi."


Sam menghela nafas panjang ia memeluk erat tubuh Naura membenamkan wajah tampannya pada leher jenjang itu. "Awas saja nanti tak akan ku ampuni."


Naura mengecup leher Sam. "Kau juga tak akan ku ampuni karena menanggung kenikmatan yang sebentar lagi tercapai."


"Haish." Sam menggigit bibir bawahnya karena gemas. "Sekarang saja gimana? aku tak tahan."


"Sudah jam 9 dan aku juga harus pulang untuk pergi ke perusahaan." Timpal Naura.


Sam kembali cemberut ternyata rumit juga menjalani rumah tangga sembunyi-sembunyi, namun ia sadar tidak boleh egois.


Sebelum berpisah keduanya berciuman Naura tak bisa menolak permintaan yang membuatnya candu itu. "See you."


"See you sayang." Lembut Sam seraya berlalu dari mansionnya.


.


.

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya ya like, comen dan rate sebagai dukungan buat othor!.🤗


__ADS_2