Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 67


__ADS_3

Setelah acara lamaran, Sam maupun Naura sama-sama kembali menjalankan aktivitasnya sebagai pemimpin perusahaan, waktu yang padat benar-benar membuat keduanya lupa untuk saling bertukar kabar.


Tidak ada yang menyalahkan keduanya peka dan tahu tanggung jawab masing-masing.


Namun Sam yang kini sangat posesif selalu menyempatkan diri untuk datang ke perusahaan Naura, tidak ada lagi yang ditutup-tutupi semua orang tahu jika keduanya sepasang kekasih yang tak akan lama lagi melangsungkan pernikahan.


Giselle yang berusaha bangkit dari keterpurukan hanya mengepal kuat tangannya melihat hubungan Naura dengan mantan kekasihnya yang terang-terangan. "Bahagia sekali mereka padahal wanita jal*ng itu menggoda Sam saat masih bersamaku!."


Maria yang melihat putrinya memasuki garasi menoleh. "Mau kemana Giselle?."


"Aku butuh angin segar ma sekalian belanja di mall sama temen." Bohong Giselle sambil tersenyum.


"Oh oke jika selesai cepat pulang kamu hamil harus tahu batas beraktivitas." Lanjut Maria.


"Tentu." Giselle pun berlalu pergi meninggalkan rumahnya.


Maria hanya menatap nanar putrinya itu, ibu mana yang tak kasihan juga marah sekaligus saat putrinya tengah hamil di luar nikah dengan pria yang tak ia ketahui karena Giselle masih bungkam. "Jika bukan Sam siapa pria itu? ah ada apa dengan anakku sampai berbuat jauh seperti ini?." Maria frustasi bahkan berat badannya menurun akhir-akhir ini.


.


Setelah dirasa cukup Naura mengumpulkan beberapa berkas untuk meeting besok kepada Nesy. "Sudah ku tanda tangani, apa hari ini ada jadwal lagi?."


Nesy memeriksa iPad lalu ia pun menggeleng. "Tidak ada lagi jadwal semuanya sudah selesai dikerjakan."

__ADS_1


"Baiklah." Naura meraih tas dan kunci mobilnya.


"Kerjaan hari ini selesai dengan cepat apa karena kamu ingin menemui Sam?." Tanya Nesy sengaja.


"Ya begitulah." Balas Naura dengan senyum penuh arti.


"Oke baiklah selamat menikmati waktu luangnya nona muda." Timpal Nesy yang diangguki Naura.


"Kapan-kapan aku main menemui Selena Nes."


"Ya, cepat buatkan teman buat Selen biar anak kita bisa main bareng."


Naura terkekeh begitu juga dengan Nesy, setelah itu Naura melangkah berlalu pergi dari perusahaannya dan pulang duluan menuju perusahaan Sam.


Selang 20 menit....


"Tuan ada tamu." Lapor bodyguard yang menjaga pintu ruangan Sam.


"Wanita?." Timpal Sam tampak exited.


"Iya wanita tuan, dia...


"Suruh masuk." Potong Sam yang sudah tak sabar ingin bertemu dengan istrinya.

__ADS_1


"Baik tuan." Bodyguard itu keluar ruangan.


Tak lama pintu terbuka, Sam yang sudah menyelesaikan pekerjaannya menoleh saat seseorang masuk. "Sayang kenapa tid....


"Sayang?." Timpal Giselle tersenyum yang tiba di sana.


Sam tak menyelesaikan ucapannya saat tamu yang datang bukan istrinya melainkan mantan istri. Tampak raut wajah tampannya berubah datar.


"Sudah lama sekali Sam kita tak bertemu."


"Ada perlu apa kau ke sini? bukankah ibu hamil sudah waktunya untuk istirahat." Ujar Sam.


Giselle terdiam mendengar ucapan Sam. "Sam kau tahu anak ini memang bukan anakmu, tapi aku ingin kau yang menikahiku dan menjadi ayah biologisnya jika tidak aku akan mengungkapkan pada publik bahwa Naura lah yang menjadi penyebab hancurnya rumah tangga kita berdua dan karir wanita murahan itu berada diujung tanduk."


"Hahahahahahaha!.." Samuel tertawa terbahak-bahak membuat Giselle merasa sedikit panik, namun karena tekadnya kuat ia tampak tenang.


Setelah puas tertawa Sam melangkah mendekati mantan istrinya itu, Giselle tersenyum ia tahu Sam orang seperti apa dan ia akan tetap meladeninya dengan elegan seperti Naura.


"Giselle jika dapat mendengar mungkin debu di ruanganku ikut tertawa akan ucapanmu barusan." Dingin Sam. "Lakukan saja sepuasmu untuk memisahkan hubunganku dengan Naura, namun lihat saja nanti yang terjadi pada hidupmu penyebabnya kau sendiri!."


"I don't care Sam aku kini bahkan rela mati hanya untukmu." Lirih Giselle dengan senyum penuh arti.


Sam menatap tajam wajah itu. "Ucapanku tak main-main Giselle! jika kau rela mati untukku aku tak segan melakukannya sekarang."

__ADS_1


__ADS_2