Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 56


__ADS_3

Pukul 09:33 pagi Naura tiba di rumahnya.


Tampak Arga menatap tajam saat anak keduanya keluar dari dalam mobil. "Dari mana saja kamu jam segini baru pulang? papa telpon juga gak diangkat-angkat, masa pemimpin perusahaan datangnya telat, bagaimana kata bawahan nanti Naura."


Naura tersenyum seraya mencium pipi kanan ayahnya. "Pah aku butuh angin segar ini juga pulang kok, untuk perusahaan tenang tadi juga aku mampir sebentar dari sana."


"Papa serius!."


"Aku juga serius dan akan balik lagi ke perusahaan, karena berhubung di kantor tidak ada baju ganti aku memilih untuk pulang dulu pah." Balas Naura mencoba memanipulasi papanya.


"Dari mana papa tanya!?." Potong Arga dengan tatapan penuh intimidasi.


"Aku nginap di rumah Nesy pah mama juga tahu dia mampir semalam makanya gak ada kan?." Timpal Naura sengaja berbohong walaupun ia sama sekali tak berniat untuk itu.


"Bukan dari Sam?."


Naura menggeleng. "Aku tak berani dan katanya Sam malam ini mau bicara sama papa."


Arga tak langsung menjawab ia tampak diam entah apa yang dipikirkannya.


"Yaudah aku masuk untuk siap-siap kembali ke perusahaan." Naura meninggalkan papanya ke dalam rumah, sementara mama Merry hanya menatapnya dari dalam.


"Bagaimana?." Tanya Merry pelan pada putrinya yang menaiki anak tangga.


"Bagaimana apanya mam?."


"Kamu nyesel kan baru nikah sekarang sayang?."

__ADS_1


Naura peka dengan apa yang mamanya maksud. "Enggak juga." Lirihnya sedikit terkekeh.


"Yasudah sekarang cepat siap-siap."


"Of course."


Setelah selesai membersihkan diri juga membawa beberapa baju ganti, Naura kembali berlalu pergi menuju perusahaan meninggalkan kedua orang tuanya yang dimana papa Arga sudah pensiun.


Merry menghampiri sang suami yang menatap putrinya berangkat. "Jadi bagaimana pah? apa papa mau membuat senyum Naura hilang dengan melarang hubungannya dengan Sam?."


Arga menunduk tampak pria paruh baya itu sangat sulit mengambil keputusan. "Ma sepertinya sampai kapanpun papa tidak akan menyetujui hubungan Sam dengan Naura, Maria memberitahu papa jika saat ini Giselle mengandung anak dari Sam dan kemungkinan mereka akan rujuk. Papa semakin pusing memikirkannya!."


Merry terkejut. "Hamil!??."


"Papa bingung bagaimana cara memberitahu Naura." Timpal Arga.


"Ya pasti anaknya Sam siapa lagi, terakhir berhubungan Giselle sama Samuel bukan?."


Merry diam sejenak. "Mama akan cari tahu dulu kebenarannya baru bicara sama Naura, papa jangan aneh-aneh atau tidur di luar kamar lagi!."


"Ma!.."


Merry acuh karena masih kesal, ia pun masuk ke dalam rumah untuk menghubungi orang kepercayaannya.


.


Buk buk buk!!

__ADS_1


Rey memukul setir mobil saat mendapati foto-foto saat semalam Naura kepergok mendatangi Sam di kediamannya. "Ternyata benar mereka menjalin hubungan."


"Aaarrrgh!!." Pekik Rey ia tak terima jiwa dan hatinya hancur, penyesalan yang mendalam kini ia rasakan. "Kenapa harus Sam Naura! kenapa harus Sam!??."


"Dan lihat ini." Lanjut orang suruhan Rey memperlihatkan foto berikutnya. "Tampak orang terdekat Sam membawa penghulu, tidak ada lagi gambar yang ku dapat karena bodyguardnya mengetahui keberadaan ku."


"Penghulu!?." Rey mengerutkan kening menatapnya dengan seksama, perasaan pria itu semakin tak tenang berpikir kemana-mana. "Tidak mungkin jika mereka..


"Menikah?."


"Diam!." Bentak Rey.


Orang suruhan hanya patuh saja, Rey memberikan uang setelah mendapat info itu.


Tidak berselang lama mata Rey terbuka lebar saat mengenali mobil yang begitu ia kenal lewat melaju. "Naura?."


Pria itu pun langsung menancap gas mobil mengejarnya di belakang. "Aku harus bicara sama kamu, harus!."


Naura yang tengah asyik mengemudi sedikit terganggu dengan mobil di belakangnya. "Ck! jalan masih luas ada apa dengan orang itu?."


Setelah mengintip dari kaca spion Naura akhirnya tahu jika itu Rey, dan kini Rey berada tepat di samping mobil Naura.


"Ra berhenti di blok A atau aku akan terus membuntuti mu sampai mana pun!." Teriak Rey.


.


.

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya ya like, comen dan rate sebagai dukungan buat othor!.🤗


__ADS_2