Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 57


__ADS_3

"Yang benar saja! ada apa dengan pria satu ini?." Decak Naura semakin menancap gas mobilnya melaju di depan meninggalkan Rey yang memberi kode. Naura tidak ada waktu untuk mengurus hal yang tak penting, perusahaan sangat membutuhkannya.


"Ra!." Pekik Rey kesal ia menambah kecepatan mobilnya namun tetap saja Naura tidak memberi celah.


Hingga sampailah Naura tiba di halaman perusahaan, sementara Rey dari jalan raya berdecak kesal. "Tidak mungkin aku masuk ke sana."


Naura yang keluar dari dalam mobil disambut para penjaganya, ia melirik sekilas pada Rey lalu setelahnya masuk ke dalam.


Sebelum Rey meninggalkan pelataran perusahaan besar itu ada seorang penjaga berbaju hitam menghampirinya. "Ini dari nyonya Naura."


Tampak Rey merasa senang karena Naura merespon, ia menerima secuil surat itu dan membukanya.


"Aku tahu kau ingin bicara empat mata denganku Rey, aku tahu aksimu semalam mengirim mata-mata untuk membuntuti ku sampai di rumah Sam. Dengan surat ini mungkin menjadi penjelasan untukmu, stop mengejar ku hiduplah semestinya dengan baik. Aku tidak mungkin berteman dengan seorang pria tanpa persetujuan suamiku sendiri, Samuel!."


Tangan Rey gemetar saat membaca isi surat, ternyata benar apa yang ditakutkannya terjadi Naura sudah menikah dengan Sam. "Aaaarrgh!!."


"Naura kau benar-benar menyakiti diriku." Lirih Rey matanya yang anti menangis kini menurunkan air bening, rasa sesal yang begitu dalam kini Rey alami ia tak tahu harus memulai dari mana kehidupan itu.


Ia melajukan mobilnya dengan perlahan pergi dari sana tentunya dengan perasaan hancur.


.


Malam pukul 19:35

__ADS_1


Kediaman Naura


Keluarga Sam dan Samuel sendiri sudah tiba di sana sesuai dengan apa yang Sam ucapkan, Naura di kamar merasa gugup deg-degan takut reaksi papanya mengecewakan Sam dan kedua orang tuanya.


Tampak Arga datang diikuti Merry duduk berhadapan dengan para tamu itu, Sam berdiri memberi salam kepada Arga dan Merry.


"Apa kabar tuan Arga?." Mulai Dirga.


Arga tersenyum ramah. "Kabar kami baik."


Merry tersenyum ia telah berusaha kuat untuk membuat suaminya tidak keras kepala. Setelah mengobrol bertanya kabar juga kegiatan, Merry menjemput Naura untuk bergabung dengan mereka.


"Jadi benar Sam kamu dengan Naura selama ini menjalin hubungan?." Tanya Arga ingin kejelasan.


"Iya." Jawab keduanya bersamaan.


"Sam kamu tahu sendiri Naura dan Giselle mantan istrimu merupakan saudara, om tidak melarang hubungan kalian ini juga masalah hati kalian. Namun om minta yang berbau masa lalu cepat selesaikan jangan sampai merusak hubungan kalian nantinya." Lanjut Arga.


Merry tersenyum ia tak menyangka suaminya akan bijak.


"Apa Giselle memberitahu om jika ia sedang mengandung anakku?."Timpal Sam yang membuat Arga sedikit terkejut.


"Dari mana kamu tahu Sam padahal om belum memberitahunya."

__ADS_1


"Bukan hanya kepada dirimu Giselle datang kepada kita berdua juga Naura sebelumnya." Kini Renata yang angkat bicara ia mengeluarkan tes hasil USG. "Giselle bahkan menyuap dokter hanya untuk membuat USG ini seolah-olah Sam ayah biologisnya."


Arga terdiam ia tak menyangka terkejut tentunya.


"Papa kalo mau bukti dokter itu bisa aku datangkan sekarang." Timpal Naura.


"Tak usah." Balas Arga yang masih syok tak percaya.


"Aku dan Naura tidak akan menjalin hubungan gegabah, jika itu ada kabar yang menyeleweng pastinya bukan dari kami." Lanjut Sam berani.


Arga tampak menghela nafas. "Syukurlah, ini juga hubungan kalian berdua sebagai orang tua tentunya aku bahagia Naura membuka hati lagi dan yang tak disangka-sangka pria itu kamu Sam."


Naura dan Merry saling tatap masih tak percaya dengan papanya yang berubah drastis.


"Di kasih apa ya papa?." Batin Naura penasaran.


Sam tersenyum senang ia berdiri berpelukan dengan Arga. "Terimakasih telah merestui hubungan kita berdua, aku akan menyayangi dan mencintai serta melindunginya sampai kapanpun."


"Of course Sam."


Naura mengembangkan senyum manisnya yang ia duga pertemuan ini akan tegang karena bakal ada perdebatan toh ternyata papanya kini bijak.


"Kita langsungkan saja pernikahan aku sudah ingin memiliki cucu dari dulu " Ujar Arga.

__ADS_1


"Kita sebenarnya sudah menikah pah." Potong Naura yang membuat semua orang di sana menoleh.


"What!!??."


__ADS_2