Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 71


__ADS_3

Setelah ijab kabul selesai kini keduanya sungkem kepada orang tua masing-masing hingga bergantian, tangis haru keluarga Arga mau pun Dirga pecah mereka berpesan untuk keduanya agar selalu bersama sampai kapanpun itu. Saling menyayangi, mencintai, mengayomi satu sama lain.


Para tamu undangan bergiliran mengucapkan selamat, Naura dan Sam melihat jika Maria dan suaminya hadir di acara pernikahan mereka.


"Naura..." Lirih Maria langsung memeluk Naura, Naura tentunya terkejut tak menyangka bahkan ia melirik pada ayahnya.


"Turut berbahagia atas pernikahan kalian, bibi merasa begitu bersalah atas semua masalah yang terjadi di antara keluarga kita. Takut terlambat bibi mewakili Giselle, Naura maafkan sikap dia yang sekiranya sangat menganggu mu apalagi terhadapmu Sam tante malu nak." Lanjut Maria mengeluarkan air mata.


Naura menghela nafas panjang. "Stop jangan menangis bi, aku dan Sam akan memaafkan dan melupakannya jika Giselle mau berubah. Lebih dari itu walaupun kita saudara tidak ada toleran, seharusnya bukan bibi yang minta maaf."


"Sudah, bibi datang saja aku senang karena papa sangat menyayangi bibi juga." Lanjut Naura.


Maria tersenyum ia kini benar-benar malu. "Iya Ra." Maria beralih menatap ke arah mantan mantunya. "Sam berbahagialah nak, senang pernah menjadi ibu mertua untukmu."


Sam hanya tersenyum sekilas. "Iya tante."


Acara demi acara selesai dilaksanakan, mereka mengabadikan momen bahagia itu dalam sebuah foto.


Tepat pukul 00:15 malam acara pun usai, para tamu undangan sudah pulang dari gedung resepsi.


Sam dan Naura pamit untuk pulang pada kedua orang tua masing-masing yang kini sudah menjadi satu keluarga. Arga dan Merry berkaca-kaca melepas putri kesayangannya pergi bersama sang suami. "Berbahagialah."


Dua bodyguard bertanggung jawab mengantarkan Sam serta Naura menuju mansion.


Di perjalanan pulang Sam menatap Naura yang tampak begitu lelah, ia meraih wajah cantik itu untuk bersandar di bahunya. "Tidurlah."

__ADS_1


25 menit berlalu


Sam tiba di mansionnya.



Penjaga mansion langsung mempersilahkan masuk tuannya, Sam dengan perlahan menggendong Naura yang tidur terlelap untuk masuk ke dalam.


Sesampainya di kamar Sam meletakkan istrinya di atas kasur, sebelum melepas gaun Naura Sam memilih membersihkan dirinya mengganti pakaian dengan baju tidur.


Sangat pelan sekali Sam melepaskan high heels Naura apalagi gaun pengantin juga make up-nya. Setelah gaun terlepas Sam berkeringat juga menelan ludah, ia memilih menutup tubuh setengah telanjang Naura dengan selimut.


Merasakan sesuatu menyentuh wajahnya Naura dengan perlahan membuka mata, Sam berhenti menghapus make up mendapati Naura menatap ke arah dia. "Apa aksiku menganggu tidurmu?."


Naura melirik tubuhnya. "Sudah sampai?."


Naura bangun merubah posisi ia terkejut saat tubuhnya hanya tersisa bra dan ****** *****. "Maaf aku sampai ketiduran."


Sam menggeleng. "No problem sayang, mau membersihkan diri?."


"Kamu sudah?."


"Sudah, tadinya ingin bersama-sama tapi kamu tidur. Cepat gih kita istirahat." Ujar Sam.


Naura berdiri berjalan menuju kamar mandi dengan tubuh yang hampir telanjang itu, Sam yang menatap hanya menggigit bibir bawahnya melihat kemolekan tubuh sexy Naura. Sam junior di bawah sana pun mulai aktif ingin melakukan tugasnya. "Haish." Pipi Sam merona.

__ADS_1


Tidak berselang lama Naura keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk sepaha, ia kini sudah bersih dari make up.


Puk puk!


Sam menepuk bantal.


"Ayo tidur." Lirih Sam.


"Tidak melakukan malam pertama yang tadi kamu bisikkan?." Sengaja Naura.


"Aku menginginkannya namun karena kita sama-sama lelah jadi lain kali sayang."


Naura tersenyum seraya mencium pipi Sam. "Gitu donk."


Sam menarik Naura ke dalam dekapan memeluknya erat membenamkan wajah tepat pada leher jenjang wanita itu.


"Sam aku belum pakai baju, lepas!."


"Gak papa seperti ini saja tidak akan kedinginan." Sam membenamkan kepalanya diantara dua gundukan kencang yang indah itu, mere*as dan menyesapnya layaknya bayi kehausan.


"S-sammh!.."


Keduanya hendak terlelap menuju alam mimpi dengan posisi yang begitu intim..


.

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya ya like, comen dan rate sebagai dukungan buat othor!.🤗


__ADS_2