Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 54


__ADS_3

Sesampainya di kamar Sam meletakkan tubuh Naura di atas kasur menatap lekat wajah cantik itu dalam-dalam, begitu juga Naura sebaliknya ia tak menyangka kaburnya dari rumah malah menikah dengan Sam malam ini juga.


"Kamu sekarang istriku semua yang ada pada dirimu milikku sepenuhnya." Lirih Sam mengelus lembut pipi Naura.


"Rasanya aneh jika kita sekarang berubah status menjadi suami istri Sam."


Sam tersenyum. "Apa? apa kau mau pulang ikut mama Merry?."


Naura terkekeh sekilas. "Selintas ada keinginan seperti itu tapi.." Jari lentik Naura perlahan mengelus perut six pack Sam semakin turun ke bawah hingga membuat Sam menggigit bibir bawahnya akan tangan Naura yang mengelus Samuel junior di bawah sana. "Aku tidak mungkin meninggalkan suami posesif ku ini." Lanjut Naura berbisik.


"Ck! kau benar-benar ya." Timpal Sam ia menghujani seluruh wajah cantik itu dengan ciuman.


Cup cup cup cup cup cup cup cup cup!


Naura terkekeh sesekali diiringi gelak tawa, namun tidak berselang lama Naura terdiam saat Sam mencium bibir sexy-nya dengan lembut. ******* atas dan bawah bergantian menyatukan indra perasa keduanya untuk saling memagut, tangan Sam perlahan bermain di antara dua gundukan kencang Naura dari balik baju.


"Ahh..." Lembut Naura saat Sam menyesap inti dari dua gundukan indah yang sudah tak berbungkus itu, kini ia sudah telanjang dada akan ulah Sam.

__ADS_1


Mendengar erangan lembut yang keluar dari bibir Naura, gairah Sam semakin menjadi ia mencumbu tubuh indah itu penuh agresif. "Ini balasan untukmu yang selalu memancingku sayang."


Saat tubuh keduanya bersentuhan bagai tersengat aliran listrik, tanpa melepas pagutan panas Sam melepas celana d*lam Naura tangan kekarnya menyelinap masuk ke dalam menyentuh inti kenikmatan dunia.


"K-Kau akan melakukannya sekarang?..." Tanya Naura terbata saat tubuhnya menegang.


"Aku sudah tidak tahan Ra." Bisik Sam lembut ia mempercepat ritmenya di bawah sana.


"Aa-aaaakkkh!..." Erang Naura saat mencapai puncak akan ulah tangan Sam.


Cumbuan Sam turun ke bawah meninggalkan bekas di antara dua gundukan kencang yang indah itu, semakin turun ke bawah ia membuka sel*ngk*ngan Naura bermain lihai di sana dengan lidahnya.


"Sam a-apa bisa berhenti saja?." Lirih Naura dengan mata terpejam.


"No sayang.."


Naura meremas kuat rambut Sam, untuk kedua kalinya tubuh Naura menegang mencapai puncak.

__ADS_1


"Kau suka?."


"Y-ya i like it." Merona Naura yang membuat Sam tersenyum.


Sam merubah posisi ia melepas CD yang menutup aset berharganya selama ini, Naura terdiam saat Samuel junior yang sering ia sentuh tanpa penutup sehelai benang pun berdiri tepat di hadapannya. Pipi Naura merona ia menoleh ke arah lain. "Aku suka ukurannya, tapi apa itu muat?." Tanya Naura dengan polos.


Sam menggigit bibir bawahnya karena gemas ia menindih Naura sambil meraih wajah cantik itu agar menatapnya. "Kamu takut sayang? ini mungkin akan sakit bagi dirimu tapi percayalah semuanya akan tergantikan dengan kenikmatan."


Naura tak menjawab ia gugup juga tubuhnya yang kembali menegang akan milik Sam yang tampak sempurna itu menyentuh miliknya di bawah sana perlahan, mengajak silaturahmi.


"Ra sayang aku sangat menyukainya.." Bisik Sam yang membuat pipi Naura semakin merona.


.


.


Tinggalkan jejaknya ya like, comen dan rate sebagai dukungan buat othor!.🤗

__ADS_1


__ADS_2