Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 77


__ADS_3

.......


Satu bulan kemudian..


Sam menatap gusar Naura yang dibawa suster ke dalam ruang persalinan. "Sus saya ikut ke dalam untuk menemani istri saya!."


"Sebentar tuan nanti ada arahan dari dokternya." Suster langsung menutup pintu.


"Ck!." Decak Sam tak tega melihat istrinya merintih.


"Sabar tenang jangan terburu-buru Sam." Lirih mama Renata.


"Iya nak." Timpal Merry terus berdoa agar kelahiran cucunya diperlancar.


Sam mondar-mandir ke sana kemari, begitu pun juga dengan orang tua Sam dan Naura.


Selang 30 menit pintu ruang persalinan terbuka.


"Tuan Sam.." Panggil suster.


"Bagaimana Naura?." Tampak khawatir Sam.


"Tuan boleh masuk sekaligus mendampingi non Naura, silahkan."


Tanpa pikir panjang Sam masuk ke dalam, tampak Naura dan beberapa dokter wanita yang sedang menjalankan tugasnya.


Sam meraih tangan Naura menggenggamnya kuat, Naura di sini sudah bermandikan keringat. "S-Samm aku butuh kamu.."


Sam mengecup kening Naura berkali-kali. "Ada, aku ada di sini sayang kuatlah demi anak kita.."

__ADS_1


Naura mengatur nafas sesuai arahan dokter lalu mengerahkan tenaganya untuk mengejan, sakit luar biasa ia rasakan bercampur aduk begitu hebat. Ternyata menjadi ibu sangatlah mulia.


"Ayo tarik nafas...." Ulang dokter.


Perut Naura semakin mules tak karuan, matanya merem menahan semua itu. Sam tak hentinya mencium dan mengelus wajah cantik istrinya berharap dapat menguatkan.


Naura kembali mengatur nafas serta mengejan hebat hingga akhirnya suara tangisan bayi pecah mengisi seluruh ruangan persalinan, Sam terkejut bersamaan dengan air matanya turun, pria itu mencium tangan Naura berkali-kali. "Terimakasih sayang."


Dokter wanita mengurus semuanya dengan teliti lalu mengangkatnya sambil tersenyum. "Selamat tuan dan nyonya buah hati kalian berjenis kelamin laki-laki, lahir dengan normal tanpa ada kekurangan sedikitpun."


Tangis Naura pecah begitu pun dengan Sam saat pertama kali melihat anak mereka yang begitu tampan nan menggemaskan.


Setelah selesai Naura dipindahkan untuk dirawat lebih lanjut, begitu pun juga dengan putra mereka langsung diurus dan dibersihkan dokter sementara Sam langsung ke luar ruangan menunggu bersama orang tua juga mertuanya.


"Aku sudah jadi ayah." Terharu Sam memeluk mereka.


Kedua orang tuanya juga orang tua Naura ikut menangis penuh haru, hari yang ditunggu-tunggu benar kesampaian.


"Laki-laki pah."


Dirga tersenyum ia dapat merasakan apa yang putranya rasakan, dimana Sam dari jauh hari menginginkan seorang anak laki-laki dan sekarang dikabulkan Tuhan. Betapa bahagianya dia.


25 menit berlalu...


Dokter keluar membawa bayi tampan di pangkuan lalu menyerahkannya pada Sam, dengan perlahan tangan sedikit gemetar Sam memangku putranya yang tampak tidur terlelap.


Merry Renata juga Dirga dan Arga langsung mengerumuni dan melihat penuh haru sang cucu.


"Dokter bagaimana dengan istriku?." Tanya Sam mengingat Naura yang begitu lemah.

__ADS_1


"Untuk saat ini masih dirawat beliau cukup banyak mengeluarkan darah, namun yakinlah tuan semuanya akan baik-baik saja." Jawab dokter memastikan.


Sam mengangguk ia berharap semuanya dilancarkan oleh Tuhan.


Hampir 1 jam lebih barulah mereka dapat melihat kondisi Naura di ruang rawat inap.


Melihat Sam menggendong sang anak, Naura tersenyum.


"Selamat sayang atas kelahiran putra pertama kalian." Ucap Merry dengan mata berkaca-kaca.


"Terimakasih mam."


Dengan perlahan Sam menyerahkan putranya untuk digendong Naura, tampak Naura mengamati wajah tampan putranya itu ia pun langsung menciumnya penuh kasih sayang. "Anak mama..."


"Sangat mirip sekali denganmu sayang." Lirih Sam.


"Iya kah?."


"Iya."


Sam kembali meneteskan air mata ia tak henti mengecup kepala Naura, semua yang ada di sana ikut merasakan kebahagiaan itu.


"Siapa namanya nak?." Tanya papa Dirga.


Naura menoleh pada Sam. "Suamiku sudah membuatnya dari jauh hari pah, apa sayang? sebutkan."


Sam menatap lekat wajah tampan putranya. "Kenzio Dirgawijaya, iya baby Ken putra pertama kita!."


.

__ADS_1


Tinggalkan jejaknya ya sebagai dukungan buat othor. Like, rate, serta beri komentar di bawah!..🤗


__ADS_2