
Malam harinya...
Ken terlelap setelah ditemani Naura mengerjakan tugas sekolah, Naura dengan perlahan menutup tubuh Ken dengan selimut, mencium kening putranya. "Good night sweetie." Setelahnya Naura berlalu pergi dari sana menuju kamarnya.
"Apa Ken sudah tidur?." Tanya Sam yang sedang mengotak-atik laptop.
Naura menggeliat seraya mengangguk melemparkan tubuhnya pada kasur. "Iya Ken sudah tidur."
Mendengar itu Sam menutup laptopnya melepas kaos putih yang dikenakan sehingga tubuh kekarnya terlihat, ia mendekati Naura dan ikut naik ke atas kasur memeluk istrinya.
"Sayang..."
"Hmmm?." Balas Naura dengan jari lentiknya bermain pada perut sixpack Sam.
Sebelum melanjutkan ucapan Sam meraih bibir Naura mencium dan mel*matnya penuh nafsu. "Berhenti saja dari perusahaan sayang aku bisa mengurus semuanya, sudah cukup lama kamu ikut berkontribusi sekarang waktunya lepas tangan."
"Jika itu mau mu aku tak keberatan kasihan Ken juga akhir-akhir ini jauh dari kita." Setuju Naura sambil membalas ciuman Sam.
Keduanya saling pagut membalas ciuman panas.
Sam yang hasrat bercintanya naik langsung melepas atasan Naura tanpa melepas pagutan itu. Ia mere*as dan bermain lihai di antara gunung kencang istrinya. "Candu, kau benar-benar candu ku sayang."
"Aaahh!..." Naura meremas kuat rambut Sam saat tubuhnya mulai bereaksi lebih.
Tangan kekar Sam perlahan menyelinap masuk di antara sel*ngk*ngan Naura. "Bagaimana dengan satu adik untuk Ken?." Bisik Sam lembut seraya menggerakkan tangannya lihai di bawah sana.
Naura menggigit bibir bawahnya menahan sesuatu. "I-iya.. Mmh.."
.
Pagi hari
Di meja makan...
Keluarga kecil itu berkumpul untuk sarapan, tampak Sam hanya mengenakan baju santai karena hari ini hari libur ia tidak ke kantor.
"Pah ma.." Ujar Ken sambil melahap sarapannya.
__ADS_1
"Iya sayang?." Jawab mereka bersamaan.
"Tadi malam mama kenapa pah kok tampak kesakitan meringis gitu?."
Pertanyaan Ken berhasil membuat Naura tersedak. "Ken dengar?."
"Pintunya terbuka sedikit tadinya Ken mau masuk tapi keburu si bibi memanggil." Balas Ken dengan polosnya.
Sam tak berhenti tersenyum. "Itu mama bukan kesakitan Ken, kita kan sepakat buat adik untuk Ken."
Tampak Ken berbinar sementara Naura menunduk akan percakapan suami dan anaknya itu. "Haish!."
"Ken nanti juga kalo sudah besar akan paham kok." Timpal Sam seraya memberi kode pada putranya yang cengengesan.
"Enggak! sekolah yang bener kamu masih kecil Ken." Potong Naura.
"Iya mam."
"Sam ah mau ku tendang!?." Kesal Naura terhadap suaminya.
"Tak apa sayang putra kita laki-laki." Jawab Sam disela tawanya.
Setelah selesai sarapan mereka sibuk di luar mansion. Sam mencuci mobilnya, Naura menyiram tanaman bunga sementara Ken asyik bermain dengan mainan juga kucing kesayangannya.
Bodyguard membuka pintu gerbang ketika ada mobil yang dikenal datang, tampaknya kedua orang tua Naura datang berkunjung ke sana.
"Nenek, kakek!.." Antusias Ken seraya berlari ke arah mereka.
Arga langsung menggendong cucunya. "Cucu kakek apa kabar? kakek bawa sesuatu untuk Ken."
"Benarkah?."
"Iya.."
Arga mengeluarkan beberapa kotak branded untuk diberikan pada Ken, Merry mencium cucunya itu Ken dengan sopan mencium tangan sang nenek. "Tampannya anak satu ini."
Sam dan Naura menghampiri mereka memeluknya bergantian.
__ADS_1
"Apa kabar sayang?."
"Kita baik ma, pah." Jawab Sam dengan tangannya tak lepas menggandeng Naura.
"Sesuai kesepakatan ayo kita have fun!." Timpal mama Merry bersemangat untuk quality time bersama keluarga di taman.
Dengan senang hati Naura juga Sam mempersiapkan semuanya di taman samping, tidak lama juga orang tua Sam datang berkunjung memperhangat rasa kekeluargaan itu.
Makanan sudah tertata untuk siap disantap.
Mereka berkumpul sesekali diiringi gelak tawa, angin sepoi-sepoi membuat suasana terasa sejuk. Sam dan Naura saling tatap dengan Ken yang sibuk makan berada di antara keduanya.
Kebahagiaan ini benar-benar lengkap tanpa kekurangan sedikitpun, mereka berharap selamanya akan seperti ini sampai maut memisahkan.
"I love you sayang terimakasih atas semuanya." Sam mencium lama kening Naura.
"I love you more.." Balas Naura seraya mengembangkan senyum manisnya.
..._TAMAT_...
.
.
Hai pembaca setia othor gimana kabarnya sehat? alhamdulilah..
Nah di sini thornim mau berterima kasih kepada kalian sudah sejauh ini membaca karya-karya Dilla, sehat dan bahagia selalu semuanya..🤗🤗
Thornim hadir dengan karya baru berjudul 'Tragedi Ranjang Kakak Tiri'
Bisa kalian klik profil othor dan temukan karyanya.
Ayo yang penasaran dengan kelanjutan ceritanya ditunggu oleh thornim..🤗❤️❤️
__ADS_1
TUNGGU APA LAGI LIHAT SEKARANG!