Ku Pinjam Suamimu

Ku Pinjam Suamimu
Episode 64


__ADS_3

Setelah cukup untuk bicara dengan Giselle, Merry dan Arga pamit biar selebihnya masalah Giselle kedua orang tuanya yang mengurus yang penting ia tahu dan Giselle mengakui jika anak yang dikandung bukan anak Sam.


Merry masuk mobil lalu papa Arga melajukannya.


"Yang benar saja anak hasil orang lain masa Sam yang harus tanggung jawab pah?." Tak habis pikir Merry. "Emang mau dia?."


Arga menghela nafas panjang. "Kita fokus saja pada hubungan anak kita dengan Sam, semoga saja ke depannya Giselle dapat menerima ma."


"Hmmm semoga saja."


.


Andre mengenakan jasnya setelah itu mencium pipi gembul Selena yang sedang dipangku oleh Nesy. "Papa kerja dulu ya."


Nesy hanya menatap keduanya dengan tatapan hangat, di saat yang seperti ini ia merasa jahat kepada keduanya karena ingin berpisah demi keinginan mama Andre sendiri.


"Biar aku yang menjemput Sam dan Naura ke bandara, kamu langsung saja ke perusahaan." Ucap Andre.


"Barang-barang mu bagaimana? apa nanti ada seseorang yang datang untuk membawanya?." Timpal Nesy.


"Ck ayolah, aku tidak akan pernah menceraikan mu sampai kapanpun. Sekali lagi berucap seperti itu tak akan ku lepaskan kau di atas ranjang!." Potong Andre yang membuat Nesy menatap kesal ke arahnya.


"Ndre aku serius."


"Apalagi aku."

__ADS_1


Nesy menghela nafas berat.


"Mamamamamama?." Oceh Selena menepuk wajah ibunya dengan tangan mungil itu.


"Papa bandel sayang." Jawab Nesy.


Andre tersenyum yang setelah melihat pemandangan ini ia tidak mungkin menceraikan wanita yang dicintainya itu.


Sebelum pergi Andre kembali mencium Selena gemas, setelahnya ia mencium bibir Nesy m*lumatnya dengan lembut. Nesy terkejut akan ulah suaminya namun ia hanya pasrah karena tak bisa berontak.


"Tidak ada lagi permintaan cerai yang terucap kita akan terus sama-sama hingga tua, untuk menghadapi mama kamu hanya perlu di sampingku sayang. Setuju?." Ujar Andre serius.


Nesy tak langsung menjawab ia menatap lekat wajah tampan di hadapannya itu, mungkin saat ini ia harus mendengarkan apa kata hatinya bukan logikanya. "Iya Ndre." Jawab Nesy seraya tersenyum.


Andre langsung memeluk erat Nesy harapannya agar istrinya luluh benar Tuhan kabul. "Thanks you so much honey."


.


Setibanya di Jakarta Sam menyuruh Andre untuk duluan pergi ke perusahaan, sementara ia akan mengantarkan Naura ke rumahnya terlebih dahulu sekaligus memantau persiapan acara tunangan yang akan diselenggarakan nanti malam.


Beberapa menit lagi sampai di mansion Naura, tampak Sam menyadari ada mobil yang terus mengikutinya di belakang. "Ada apa dengan mobil itu?."


Naura menoleh ke belakang dan ia tahu itu siapa. "Ck, dia Rey tempo hari juga pernah mengikutiku sampai perusahaan."


Sam sengaja melambatkan laju mobilnya membuat Naura bertanya-tanya. "Sam?."

__ADS_1


"Biarkan saja aku ingin bertemu dengannya." Dingin Sam membuat Naura tak tenang.


Rey tersenyum senang mendapati Naura memberi celah, ia langsung menyalip membuat mobil Naura berhenti. Rey langsung turun mengetuk kaca kemudi. "Ra?."


Sam menurunkan kaca mobil tampak wajah terkejut Rey saat menatapnya.


"S-Sam?." Lirih Rey yang melirik Naura tepat di samping Sam.


"Apa ada hal penting yang mengharuskan mu terus membuntuti istriku?." Dingin Sam dengan sorot mata tajam.


"Jadi benar kalian berdua sudah menikah?." Potong Rey.


"Ya benar, dan kami sehabis pulang honeymoon." To the point Sam.


Rey menunduk tampak ia begitu kecewa dengan apa yang terjadi. "Untuk terakhir kalinya aku ingin bicara dengan Naura aku berharap kau mengizinkannya, bukan bermaksud merebutnya darimu aku hanya ingin bicara berdua saja akan sesuatu."


"Tidak perlu kekerasan untuk membuatmu tak menganggu istriku?."


Rey menggeleng. "Aku akan pergi sendiri memulai kehidupan baru."


Naura keluar dari dalam mobil setelah mendapat izin dari Sam, ia benar-benar ingin mengakhiri hal memuakkan. Sam memantau dari kejauhan Naura dan Rey yang sedang bicara di tempat yang agak jauh.


"Ra aku sadar dengan tindakanku yang terus mengganggumu terimakasih atas kenangan berharganya di masa lalu sekaligus maafkan sikapku, walaupun ini berat akan ku terima asal kau bahagia."


Naura terdiam ia mendapati sisi lain Rey.

__ADS_1


"Mungkin Giselle terus menghambat jalannya hubungan kalian dengan alasan anak yang dikandung merupakan anak Sam, aku tak mau mempersulit mu ini mungkin mengejutkan namun anak yang dikandung Giselle merupakan anakku Ra." Lanjut Rey berani tak peduli dengan reaksi Naura bagaimana.


__ADS_2