
"Selesai. Pasti Bunda senang aku bawakan kue bolu," ucap Killa.
"Bi, saya mau ke rumah Bunda Bunga mau antarkan kue bolu ini," ujar Killa ke sang ART.
Untuk mengisi kekosongan waktunya, Killa membuat kue bolu yang di parutkan keju di atasnya. Sebelum melahirkan, dia menyalurkan hobinya membuat kue. Kini Killa sudah bersiap-siap untuk berangkat ke rumah Bunda Bunga. Dia tak tahu, kalau sekarang Raihan sudah kembali ke rumahnya.
Dengan diantar supir pribadinya, Killa pergi menuju rumah Bunda Bunga. Saat ini Killa baru saja sampai di rumah Bunda Bunga.
"Mobil siapa Bun yang datang?" Tanya Raihan kepada sang Bunda.
Raihan terlihat sudah bersiap-siap untuk berangkat bekerja. Meskipun dia telah kembali ke rumah, tak menjadi alasan Raihan untuk meminta kepada sang ayah untuk memimpin perusahaan Ayahnya lagi. Dia akan tetap menjalankan pekerjaannya dengan baik. Dia juga akan tetap menggunakan ojek online sampai dia bisa membeli motor dari hasil kerja kerasnya sendiri.
__ADS_1
"Mobilnya Killa sepertinya. Coba Bunda lihat dulu," sahut Bunda Bunga.
Baru saja dirinya hendak menghampiri Killa, ternyata Killa yang lebih dulu masuk ke dalam. Alangkah terkejutnya dia, saat melihat Raihan. Killa berusaha untuk bersikap biasa, menganggap tak kenal.
"Bun, ini Killa bawakan kue bolu. Tadi Killa iseng-iseng buat, mumpung belum sibuk. Takutnya nanti kalau si dede sudah lahir, enggak sempat lagi," ucap Killa.
"Memangnya kapan anak kita lahir La?" Tanya Raihan dengan tak tahu malu.
"Sini La! La, kamu sudah makan belum? Ayo sini, makan bersama!" Ajak Bunda Bunga.
Killa menolak ikut duduk di meja yang sama, dia lebih memilih duduk di ruang keluarga. Setelah Raihan dan Bunda Bunga selesai makan, mereka langsung menghampiri Killa dan duduk di antar Killa.
__ADS_1
"La, Raihan sudah menceraikan Syila. Dia ingin kembali lagi sama kamu. Bagaimana kalau kalian rujuk kembali, demi buah hati kalian? Coba kalian buka lembaran baru," ujar Bunda Bunga.
Raihan langsung menghampiri Killa dan berlutut di kaki Killa.
"La, aku mohon padamu! Aku ingin kembali kepada kamu. Aku sudah menceraikan Syila. Aku benar-benar menyesal, karena menyia-nyiakan kamu," ungkap Raihan
"Bun, Mas, maaf. Maaf keputusan aku sudah bulat, aku tak akan pernah bisa kembali lagi sama kamu. Untuk masalah anak, bukan kamu sendiri Mas yang tak mengakui anak ini? Bahkan, aku masih ingat banget. Saat aku mengatakan kepada kamu, kalau aku hamil anak kamu. Dengan santainya kamu bilang Ayah pasti senang, kalau tahu aku hamil. Dimana perasaan kamu saat itu? Hatiku dulu terasa begitu sakit. Karena apa? Karena bukan kamu yang menginginkan anak ini," Jelas Killa.
"Iya, aku akui kalau aku dulu salah sama kamu, makanya sekarang aku menyesal. Aku ingin hidup bahagia sama kamu dan buah hati kita," ungkap Raihan.
"Sudahlah Mas, tak perlu di bahas lagi! Aku sudah melupakannya. Semua sudah terjadi, tak bisa kembali lagi. Intinya, sampai kapanpun, aku tak bisa kembali sama Mas lagi. Aku sudah membuang perasaan cinta aku dulu untuk Mas. Untuk masalah anak, jika Mas ingin dekat dengannya, aku tak akan melarangnya," ucap Killa tegas.
__ADS_1