
"sayang jangan sekalian mandi, barusan aku cepat tumpah baru main sebentar, setelah ini kita main lagi ya, pasti yang ini lebih lama". Frontal sekali suaminya Edel sampai menhentikan langkahnya saat akan masuk ke kamar mandi.
Dan benar saja apa yang di katakan Vincen, setelah di ronde pertama di menangkan oleh istrinya, untuk permainan selanjutnya Vincen lah mengambil alih kendali, Edelweis sampai sulit mengimbangi permainan suaminya, apakah si polos ini sudah menjelma menjadi pemain yang sesungguhnya, bahkan sampai pagi menjelang keduanya masih larut dalam balutan keintiman yang hangat.
.
.
Lengkap sudah impian Vincenzo saat ini memiliki istri cantik dan yang terpenting wanita itu adalah wanita yang sama dengan yang menjadi tujuannya, pada akhirnya tuhan mengabulkan doa-doanya, rasanya ia tidak menginginkan apa-apa lagi saat ini, istri, kedua anak dan yang paling menakjubkan dalam hidupnya, Vincenzo akan memiliki anak kandungnya sendiri, darah dagingnya tengah tumbuh dalam rahim istrinya, tuhan sangat bermurah hati kepada dirinya istrinya mengandung dua bayi kembar sekaligus, tidak ada kata yang lebih indah selain rasa syukurnya kepada sang pengatur kehidupan.
"Terimakasih kau bersedia untuk mewujudkan setiap mimpi yang ku miliki". Vincen menghujani wajah sang istri dengan kecupan-kecupan hangat.
"Terimakasih juga kau sudah mau menerimaku dengan semua keterbatasan yang ku miliki, aku berjanji akan melimpahimu dengan begitu banyak cinta". Edelpun mengungkapkan hal serupa kepada suaminya.
.
__ADS_1
Arsen menjalankan hidupnya sebagai hot duda, tapi tidak terbesit sedikitpun dalam relung hatinya untuk kembali menjalin hubungan rumah tangga dengan seorang wanita, baginya sudah cukup dengan hanya membayar jasa kupu-kupu malam tanpa harus repot menikah kembali, ia bertekad hanya Edelweis saja yang menduduki posisi ratu di hatinya, selebihnya ia anggap seperti selirnya saja.
Lain halnya dengan Arman, Pria yang terlampau dewasa itu sepertinya akan menduda di sisa umurnya, entah karna kutukan atau ada penyebab lain tapi ysng pasti alat reproduksinya tidak dapat bereaksi oleh rangsangan sehebat apapun. Biarlah Arman melanjutkan hidup tepat seperti yang di gariskan tuhan padanya.
.
Suara tangis bayi membahana saling bersahutan yang satu dengan yang lain, Vincenzo kehabisan kata untuk mengungkapkan segala syukurnya, dua bayi berjenis kelamin perempuan telah berhasil Edelweis lahirkan dengan cara metode caesar.
"Terimakasih sayang, tuhan maha baik selalu memberikan kita kejutan penuh kebahagian meskipun kita kerap kali lalai dan mengabaikan perintahnya". Arsen menangis haru sungguh ia sudah menggu sangat lama akan hal ini.
"Dua-duanya baby gitls? "
"kau tidak kecewa? "
"tidak sama sekali, bukankah hidup kita sangat indah dengan adanya tiga putri dan satu pangeran". Vincen sama sekali tidak merasa kecewa karna kedua bayinya perempuan,.
__ADS_1
"jika kau ingin seorang putra kita bisa program Vin".
"aku tidak ingin membebanimu dengan apapun".
"kau tidak memiliki seorang putra aku tidak ingin kau mencampakan aku karna ingin memiliki anak lakilaki"
"kau itu berbicara apa? itu mustahil ku lakukukan".
"tapi drama yang ku tonton seperti itu"
"lupakan dramamu itu".
"tapi"
"kita sudah memiliki satu pangeran bagiku itu lebih dari sekedar kata cukup, Jasson adalah putraku jangan pernah kau berbicara seperti itu, jika Jasson dampai mendengarnya ia pasti akan merasa canggung denganku, jadi ku mohon jangan mengatakan hal itu lagi, terus terang aku ter singgung".
__ADS_1
"terimakasih karna sudah menyayangi anak-anakku".
"jangan lupakan mereka juga anak-anakku, saat aku memutuskan untuk menikahimu aku sudah menjadikan mereka anak-anakku juga, bahkan aku masukan juga di surat wasiat dengan ahli warisku".