Lelaki Bayaran

Lelaki Bayaran
6


__ADS_3

Di cafe hotel, sret.... bunyi kursi yang bergeser, sandy berdiri dari duduk nya.


mau kemana kamu san??? " tanya sarah, sambil mengerutkan kening nya".


aku tidak bisa hanya menatap sira dari kejauhan seperti ini.


Aku juga tidak bisa melihat sira seperti itu san... tapi kamu tau kan? dia keras kepala apalagi ini bertujuan untuk mamanya.


aku tau sarah, karna itu aku akan menemani dia. "sandy pun pergi meninggal kan cafe itu.


 


Di tempat lain..., Mau kemana kamu sem??? " tanya paman dengan memberi tatapan yang tajam, seolah dia melarangku untuk keluar dari ruangan nya.


Maaf kan aku paman,Walaupun aku di besarkan oleh paman. Tapi aku tidak ingin mempunyai hati seperti paman. balas ku kepadanya tanpa menatap nya, dan terus berjalan keluar. Dalam fikiran ku hanya ingin menemani gadis bodoh itu, apa pun yang terjadi nanti antara aku dan paman entah kenapa aku tidak mempedulikan masalah itu.


 🐊🐊🐊


hujan semakin deras, air yang membasahi tubuh ku sudah membuat ku sangat kedinginan di tambah angin yang ikut berhembus membuat tubuhku jadi menggigil. Tiba- tiba seseorang berdiri di samping kanan ku, orang yang tidak asing bagi ku yaitu sahabat ku sandy.Dia menatapku dengan sendu.


Sira jika kamu tidak ingin berhenti , aku akan menemani mu berdiri disini. ucap sandy sambil tersenyum tipis kepada ku. Aku tidak mengeluarkan sepatah katapun terhadapnya selain membalas senyumnya dengan senyuman tipis juga.

__ADS_1


Tidak lama kemudian semi keluar dari bar, yang langsung melempar senyuman nya kepada aku dan sandy yang tengah berdiri di luar bar, di guyur oleh hujan deras. semi menghampiri aku dan sandy. jujur seketika aku senang dan berharap dia membawa kabar baik dari paman sangar itu.


semi berjalan terus ke arah ku, hingga kami saling berhadapan sangat dekat, dia menatap ku dengan sendu.


" Maaf kan aku sira..., bisik nya ke telinga ku sambil mengambil posisi berdiri di sebelah kiri ku.


Harapan ku hancur seketika....


kata maaf dari sem menandakan dia pun tidak berhasil meyakin kan paman sangar itu.


Apa usaha ku akan sia - sia???


Tuhan..., apa yang harus ku lakukan??


sekilas aku melihat paman sangar itu memperhatikan kami dari atas jendela nya.


waktu menunjuk kan pukul 23:30 . " Dasar...., anak - anak bodoh itu kenapa bisa ikut- ikutan gadis bodoh itu??


kenapa mereka belum menyerah sama sekali?


" gumam shuhei seto". sambil mengepal tangan nya.

__ADS_1


ia pun segera turun ke luar bar.


paman...., " gumam sira, sandy, dan semi serentak setelah melihat sosok paman seto yang keluar menghampiri mereka.


kalian bocah - bocah bodoh....


kalian pikir dengan begini aku akan memenuhi permintaan gadis bodoh ini???


pa...ma..n ucap sira terbata - bata, kedua bibir nya gemetar, tubuh nya pun ikut gemetar.


to...long... mama ku...


sira pun langsung pingsan dan terjatuh di pelukan shuhei seto yang saat itu langsung menangkap tubuh sira yang akan terjatuh.


hei.... bocah bodoh.... sadar.... " ucap shuhei sambil menepuk pipi sira.


sandy dan semi yang melihat sira jatuh pinsan di pelukan paman seto, ikut cemas dan panik akan keadaan gadis yang mereka sukai itu.


seketika shuhei seto menggendong tubuh kecil sira dengan wajah mulai pucat melihat kondisi tubuh gadis itu yang Dingin seperti mayat.


dan membawa sira ke kamar vviv di bar itu.

__ADS_1


yang di susul oleh sandy, semi dan beberapa anggota lelaki bayaran lainnya.


bersambung


__ADS_2