LEO FOR MEGAN.

LEO FOR MEGAN.
Belalai Gajah.


__ADS_3

*


*


Setelah mengisi Bathtub dengan air hangat dan tetesan orama terapi Megan keluar dari kamar mandi Leo.


" Tuan. Semua sudah siap anda bisa mandi sekarang." Kata Megan.


" Lagi-lagi kau memanggilku dengan sebutan Tuan. Ulangi dengan benar!" Kata Leo.


" L-Leo air sudah siap." Ucap Megan lirih.


" Bagus. Biasakan memanggil ku Leo dan Jangan berbicara dengan kaku begitu mulai sekarang dan ini adalah perintah!" Kata Leo tegas dan mengacak rambut Megan sebelum kaki nya melangkah ke kamar mandi.


Megan mengelus dadanya yang terasa hampir meledak itu dan menarik nafas dalam-dalam.


" Astaga jika punya boss model begini di jamin tidak baik untuk kesehatan jantung dan jiwaku." Guman Megan lalu masuk keruangan Walk in closet untuk mengambil piyama untuk Leo.


Megan mengambil piyama warna Navy berlengan pendek dengan celana panjang lalu meletakkan di atas ranjang king size milik Leo. Setelah meletakkan baju ganti itu megan berniat keluar dari kamar itu tapi niatnya gagal saat mendengar namanya dipanggil oleh Leo dari dalam kamar mandi.


" Ya?!" Megan berjalan mendekati pintu kamar mandi.

__ADS_1


" Aku butuh bantuanmu masuklah!


" Aapa? Tidak mau!" Sahut Megan dari balik pintu. Gila apa menyuruh masuk kedalam di saat pria itu mungkin saja sedang berendam di bathtub dengan tanpa busana.


" Aku tahu isi otak kotormu itu nona! Masuklah aku tidak bugil aku hanya butuh kau untuk menggosok punggung ku!" Kata Leo yang sedikit berbohong karena dirinya sekarang sedang bugil tapi bagian dirinya meminta megan menggosok punggungnya adalah kebenaran.


Wajah Megan langsung berubah merah dirinya merasa seperti tertangkap basah.


Megan dengan perlahan membuka pintu kamar mandi itu dengan tangan yang menutupi matanya tapi masih ada sela untuk mengintip. Megan menyingkirkan tangannya ketika dirinya melihat Leo yang berendam di bathtub dan hanya memperlihatkan bagian dada keatas.


Melihat pemandangan itu cukup membuat Megan hilang kendali bagaimana pun dirinya sudah berumur dua puluh dua tahun dan wanita normal jadi melihat pemandangan pria tampan dengan tubuh sexy seperti itu tentu saja membuatnya terpesona.


Megan segera memalingkan wajahnya dan seketika wajahnya berubah menjadi merah keunguan saking malunya karena sedang tertangkap basah yang sebenarnya apalagi melihat senyum menyebalkan tuan nya itu membuat Megan merutuki dirinya sendiri karena midah tergoda dengan tampang dan body pria itu.


" Tidak perlu malu. Kau adalah satu diantara banyaknya wanita yang terkagum dengan ku jadi itu bukan suatu hal yang memalukan." Ucap Leo.


“ Ck. Dasar narsis!” Cibir megan dalam hati.


" Lebih baik Cepat gosok punggungku!" Lanjut Leo.


Megan pun mulai mengambil alat untuk menggosok punggung Leo. Megan melakukan gosokan itu dengan pelan takut jika terlalu keras akan membuat kulit Leo merah ataupun lecet.

__ADS_1


" Kurang keras aku tak merasakan apapun!" Ucap Leo saat gosokan Megan hanya seperti bulu yang di gesek di kulitnya.


" Tapi bagaimana kalau punggungnya memerah?" Tanya Megan hati-hati.


" Tidak akan. Lakukan dengan sedikit keras!


Megan pun menuruti dan menggosok dengan sedikit tekanan selama sepuluh menit Megan melakukan itu lalu mengakhiri nya.


" Sudah cukup. Anda bisa melanjutkan sendiri sisanya." Kata megan dan membasuh tanganya.


" Yang ini belum kau gosok, baby." Ucap Leo mengangkat pinggulnya alhasil terpampanglah belalai gajah yang sedikit terbangun itu.


" Aaaaaa Oh my God! So Big!" Teriak Megan yang reflek langsung menutup matanya.


Leo tertawa puas melihat reaksi Megan yang menurutnya menggemaskan itu.


" Dasar bos cabul!! Apa yang kau lakukan dasar bos gila?! Kau bilang kau sedang tidak bugil dan apa ini kau dengan sengaja menujukan barang mu itu padaku?!!" Teriak Megan yang meluapkan kekesalannya bahkan sudah lupa dengan sopan santunnya sebagai seorang pelayan pribadi.


Leo justru terseyum puas sembari membilas tubuhnya di bawah shower tanpa memperdulikan teriakan marah dari wanita yang sedang menutup rapat matanya itu. Leo dengan santainya mengambil handuk dan melilitkan di pinggangnya setelah selesai membersihkan tubuhnya.


...*****...

__ADS_1


__ADS_2