
*
*
**
Setelah makan malam itu Leo memutuskan untuk pergi terlebih dahulu keruang kerjanya dengan dalih ada sesuatu yang harus diurus mengenai perusahaan yang dipimpinnya padahal Leon hanya ingin menghubungi saudaranya tentang Roy. Alhasil Rendra.Roy dan Rebbeca lah yang menikmati makanan itu hingga habis.
Leon mondar-mandir sembari menempelkan ponselnya ke telinga. Kali ini yang di hubunginya adalah Leo terlebih dahulu.
*
Sementara itu di Paris.
Leo tanpa lelah bergerak diatas tubuh Megan entah sudah berapa lama keduanya bercinta tapi Leo maasih Begitu bertenaga tapi disaat sedang berada di puncak tiba-tiba ponselnya berdering.
" Honey, ada panggilann." Ucap Negan dengan susah payah karena Leo terus bergerak.
" Biarkan saja! Baby aku hampir sampaii." Sahut Leo.
" Tapi mungkin ituu penting Sssayyang." Ucap Megan tangannya berusaha meraih ponsel suaminya di nakas samping kepala ranjang.
" Ohh God!! Ini nanggung baby." Sahut Leo frustasi tapi masih menggerakkan tubuhnya.
" Lihatlah ini Leon yyang menelpon." Kata Megan melihatkan layar ponselnya pada Leo.
Leo merebut ponsel itu dan diletakkan nya di ranjang. Tidak perduli jika itu Leon atau Daddynya sekalipun yang terpenting saat ini adalah menyelesaikan permainanya hingga akhir.
" Honeyyy!!" Pekik Megan saat Leo mendudukkan di atas kepala ranjang dan kembali bermain dengan posisi itu.
" Aku akan segera mengakhiri nya, sayang." Bisik Leo mulai bergerak kembali.
__ADS_1
Hingga beberapa menit kemudian terdengar erangan panjang keduanya.
" I Love You." Ucap Leo dan menurunkan Megan dari kepala ranjang dan merebahkan tubuh lekah Istrinya di atas ranjang yang empuk.
" I love you too, Honey." Sahut Megan.
" Istirahatlah aku akan menelfon Leon." Bisik Leo mengecup dahi Megan.
" Telfon disini saja aku juga pingin dengar apa yang akan dibicarakan Leon." Rengek Megan yang tak bisa di tolak Leo. Pria itu sudah terlanjur bucin akut hingga tidak bisa menolak kemauan Istrinya.
" As you wish, baby." Sahut Leo mengecup singkat bibir Megan.
Leo mengambil ponselnya dan menelfon nomer Leon tidak memakan banyak waktu lansung terdengar suara Leon dari seberang telepon.
Leo menghidupkan loudspeaker karena megan meminta hal itu.
" Ada apa? Kau menganggu Honeymoon ku Leon!" Ucap Leo kesal karena di ganggu saat sedang bercinta.
" Ada apa? Apa ada masalah disana?" Tanya Leo.
" Ya masalah besar sekali, mungkin akan ada perang dunia ketiga!" Sahut Leon.
" Apa maksud mu bicaralah dengan benar Leon!" Ucap Leo yang tak mengerti maksud adiknya.
" Kak aku ingin bertanya dan jawablah dengan jujur. Apa kau pernah meniduri seorang wanita sebelum bertemu dengan Megan dan wanita itu sampai hamil?" Tanya Leon dengan nada Begitu serius.
" WHAT?!!!" Teriak Megan tak percaya dan merebut ponsel dari tangan Leo.
" Leon apa yang kau ucapkan barusan?!" Tanya Megan sedang suara yang parau.
" Megan kau juga mendengar apa yang kukatakan?" Tanya Leon terkejut.
__ADS_1
" Apa yang kau katakan tadi apakah benar? Ll-Leo pernah tidur dengan wanita hingga membuatnya hamil?" Tanya Megan dengan suara bergetar sementara Leo masih mematung mencerna apa yang dibicarakan oleh kembarannya itu.
" Aku tidak yakin makanya aku bertanya pada Kak Leo. Di sini aku bertemu dengan anak kecil berusia lima tahun dia hanya memiliki ibu tapi tidak tahu siapa ayahnya. Tapi wajah Anak itu begitu mirip denganku Kak Leo. Lionel bahkan daddy Ken Juga." Jelas Leon.
Tangis Megan semakin pecah jika memang anak itu adalah anak dari Leo suaminya.
" Hey Baby, jangan menangis itu bukan anak ku sungguh. Aku hanya pernah bercinta denganmu saja " Kata Leo memeluk megan yang tengah histeris.
" Hiks. Hiks. Tapi anak siapa yang di bicarakan Leon kalau bukan anakmu." Ucap Megan memukul dada Leo.
Leo mengusap punggung Megan dengan satu tangan dan tangan satunya lagi memegang ponsel.
" Leon kau gila ya?! Aku tidak pernah bermain dengan wanita selain dengan istri ku jadi berhentilah bicara sembarangan!" Bentak Leo tak terima.
" Kak aku kan hanya bertanya." Ucap Leon tidak mau disalahkan.
" Bukan aku. Mungkin itu anakmu!" Sahut Leo ketus.
" Aku juga masih ting-ting kak!" Sahut Leon.
" Kalau begitu tinggal dua tersangka tersisa yaitu Daddy dan Lionel tanyakan pada mereka! Dan jangan menggangguku kau membuat Istriku salah paham dan merusak mood ku Leon!" Kata Leo yang kesal dengan adiknya itu yang membuat suasana awalnya menyenangkan menjadi mencekam.
Leo mematikan sambungan telepon begitu saja.
" Itu tidak benar baby, kau satu-satunya wanita dalam hidup ku." Bisik Leo mengecup puncak kepala Megan bertubi-tubi.
*
__ADS_1