
*
*
" Kita pulang saja wajahmu terlihat pucat, baby." Ucap Leo sembari merapikan Penampilan megan yang berantakan akibat bercinta barusan.
" Ya aku sangat lelah dan ini karena dirimu." Jawab Megan merapikan rambut Leo yang ada di depannya.
" Sorry untuk hal itu baby, tapi kau juga menikmatinya tadi." Ucap Leo mengecup tangan Megan.
" Ya ku akui, aku juga menikmatinya tadi dan aku suka itu." Sahut Megan yang kini penampilanya sudah rapi kembali.
Cup...
__ADS_1
Leo mengecup bibir Megan yang sudah membengkak itu dan mengusapnya dengan lembut.
" I Love you. I love you so much sekarang maupun nanti aku tetap akan mencintaimu." Kata Leo menatap manik indah Megan dengan penuh kekaguman.
" Me too, Honey. Aku juga sangat sangat mencintaimu." Sahut Megan.
Akhirnya karena kelelahan keduanya tak sampai menyelesaikan acara itu dan memilih untuk pulang ditambah dengan wajah megan yang nampak sedikit pucat Membuat Leo merasa bersalah. Mungkin karena melakukannya tanpa ranjang yang nyaman hingga membuat Megan sangat kelelahan dan ditambah di beberapa bagian tubuh wanita itu menjadi nyeri akibat hentakan Leo yang liar tanpa ada penyangga yang dinamakan ranjang.
Setelah sampai di Mansion. Leo merebahkan tubuh kekasihnya di ranjang dan melepaskan gaun yang pastinya tidak akan nyaman jika untuk tidur itu. Leo dengan perlahan melepaskan gaun itu dan menyeka tubuh Megan dengan tisu basah. Pria itu dengan lembut dan tanpa jijik mengelap setiap jengkal tubuh kekasihnya itu tanpa ada yang terlewatkan. Setelah mengelap dan dirasa sudah cukup Leo memakaikan piyama ke tubuh Megan.
" Apa yang kau pikirkan, Baby?" Tanya Leo saat mendapati Megan menatapnya tanpa berkedip.
" Tidak. Aku hanya merasa sangat beruntung bisa mendapatkanmu. Kau selalu mementingkan diriku di atas segalanya. Kau tahu Leo? bertemu dengan mu seperti sebuah mimpi bagiku. Kau terlalu tidak nyata bagiku." Kata Megan.
__ADS_1
Leo duduk di pinggir ranjang membungkuk dan menangkup kedua pipi Megan. Leo meremas pipi wanita cantik itu lalu menarik hidungnya dengan kencang tak ada romantisnya sama sekali hingga megan memekik karena tarikan Leo sangat membuat hidungnya sakit.
" Honey, Sakit tau! Responmu sangat tidak romantis!" Protes Megan.
" Kau merasakan sakit bukan. Berarti ini nyata aku adalah milikmu dan kau adalah milikku." Kata Leo terseyum miring.
" Tapi tidak begitu juga konsepnya." Sahut Megan. niat hati ingin sedikit mendrama seperti di novel jadi tidak sesuai ekspetasi Karena Leo meresponnya dengan cara yang berbeda padahal megan berharap pria itu akan menciumi seluruh bagian wajahnya dan menghujaninya dengan kata-kata cinta hingga membuatnya sampai ingin muntah tapi nyatanya pria itu malah melakukan KDRT eh ralat kan Leo dan dirinya belum nikah.
Gemas sekali melihat kekasihnya seperti itu. Leo rasanya ingin mengikat megan erat-erat dan mendekapnya hingga engap.
" Kau sangat menggemaskan, Honey." Kata Leo lalu menimpakan tubuh besarnya di atas tubuh megan yang berbaring hingga tubuh wanita itu tidak terlihat karena tertutup tubuh tegapnya.
" LEO ENMANUEL JACOB!! Kau sudah gila ya!! Kau bisa membunuhku! Kau pikir badanmu itu tidak berat apa?!!" Teriak Megan dengan sekuat tenaga karena memang tubuh pria itu sangat berat apalagi Leo benar-benar membebankan seluruh tubuhnya di atasnya.
__ADS_1
Leo meletakkan lengannya di atas ranjang untuk menahan bebannya agar tidak menimpa Megan secara langsung. " Aku terlalu gemas tadi." Sahut Leo dan mengecupi wajah megan tanpa jeda hingga membuat kekasihnya itu tertawa kegelian.