
*
*
"Honey berhenti! Aku sudah lelah sayang." Ucap Megan saat Leo mulai beraksi kembali padahal belum ada sepuluh menit yang lalu pria itu baru saja mencapai *******. Megan saja tubuhnya seperti rontok tapi bagaimana Leo bisa sekuat itu, sebenernya pria itu doyan nafsu atau bagaimana.
"Tapi aku masih mau lagi, baby, Satu kali lagi ya? please!!" Leo merengek pada kekasih nya. sungguh rasanya tak pernah puas sama sekali setelah mengetahui bagaimana nikmatnya bercinta bahkan pria itu merasa tidak lapar padahal sejak kemarin belum mengisi perutnya sama sekali.
" Setidaknya biarkan aku istirahat dan mengisi perutku aku sangat lapar. kita bahkan telah menghabiskan waktu tiga jam untuk bercinta dengan hanya mengambil jeda lima belas menit setelah ******* apa kau tidak lelah dan lapar?" Kata Megan yang sudah tidak sanggup lagi jika harus diajak bergulat liar diatas ranjang.
Melihat Wanitanya yang benar-benar lelah pun akhirnya Leo berhenti merengek sadar jika sudah keterlaluan dengan melakukan berkali-kali padahal Wanitanya baru pertama kali melakukan itu.
" Sorry aku sampai lupa jika ini pertama bagimu dan pasti itu sangat menyakitkan apalagi aku telah melakukan itu beberapa kali tadi. Maaf karena aku hanya memikirkan kepuasanku Sendiri baby," Kata Leo dan Mengecup hidung kekasihnya.
" I Love You." Ucap Megan.
Leo mencium bibir Megan sekilas dan menatap manik indah wanitanya itu. "I Love you too." Sahut Leo.
__ADS_1
" Aku lapar tapi badan ku sakit semua." Ucap Megan sembari mengusap rahang tegas Leo yang di tumbuhi bulu-bulu halus itu. Sangat hot sekali Dimata Megan.
" Biarkan aku yang mengambil di bawah kau tunggu saja di kamar." Sahut Leo dan beranjak dari ranjang setelah memberikan beberapa kecupan di bibir Megan.
Leo berjalan kearah sofa tanpa ada kain yang melekat di tubuhnya dan mengambil Bathrobe yang terlipat di sofa dan memakainya lalu keluar kamar mencari bibi Mariam untuk membawakan makanan ke lantai atas.
Megan melihat itu semua dari ranjang dan pikirnya langsung di penuhi pikiran kotor. Tubuh sexy itu dan benda perkasa itu sekarang adalah mutlak menjadi miliknya. Mungkin di kehidupan yang lalu dirinya adalah seorang pahlawan hingga di kehidupan sekarang dirinya dipertemukan dengan pria hot tampan dan memanjakannya itu.
Jika dipikir-pikir Leo adalah sumber keberuntungan baginya. Sejak memutuskan menjalin hubungan dengan pria itu. hidupnya jauh lebih bahagia pekerjaan juga semakin baik dan ayahnya yang dulu sakit-sakitan kini juga jarang masuk rumah sakit.
Tak lama kemudian Leo kembali ke kamar.
" Honey, mana makanannya?" Tanya Megan saat Leo kembali tidak membawa apapun.
" Bibi akan mengantarnya untuk kita." Sahut Leo berjalan mendekati Megan.
Megan mengakat kedua taganya. " Gendong aku, Honey. Aku akan mandi sembari menunggu makanan tiba."
__ADS_1
Leo tentu saja tidak keberatan dan mengangkat tubuh polos wanitanya seperti Koala untuk dibawanya je kamar mandi.
Megan melingkarkan kakinya erat di pinggang Leo dengan tangan yang bertengger di leher kekasih hotnya itu dan sesekali mencium leher beraroma maskulin pria itu.
" Jangan harap kau bisa meninggalkan ku setelah membuatku tergila-gila denganmu dan tubuh hot mu ini, Honey. Jika itu sampai terjadi aku akan terus mengekori mu kemanapun kau pergi. Apalagi jika kau sampai tergoda wanita lain aku pasti akan memotong benda kebanggaanmu itu dalam sekali tebas." Kata Megan tanpa ada sedikitpun nada bercanda dalam Ucapanya.
Leo bergidik dalam hati jika miliknya benar-benar akan di tebas. Tidak! jangan sampai itu terjadi jika benar miliknya tidak ada bagaimana bisa dirinya menikmati nikmat dunia seperti tadi. Memasuki wanitanya yang sangat dirinya cintai ini. Membayangkan saja sudah tidak sanggup.
" Percayalah aku hanya milikmu dan tidak akan pernah meninggalkan mu sampai kapanpun." Sahut Leo menurunkan Megan tepat di bawah Shower.
Keduanya saling menatap dalam. Tangan Megan bergerak melepas ikat Bathrobe milik Leo dengan pandangan yang masih menatap mata milik Leo.
" Kau mau lagi?" Tanya Leo.
Megan menggeleng. " Aku lelah dan Aku hanya membantu mu melepaskannya saja." Sahut Megan yang sudah berhasil menyingkirkan Bathrobe itu dari tubuh Leo.
Leo mendesah pelan. " Baiklah kita akan mandi saja aku juga tidak akan memaksamu, baby." Ucap Leo dan mulai membasahi tubuhnya dan Megan dan Keduanya mandi bersama dan saling membantu mengosok badan dengan sabun.
__ADS_1