
*
*
*
Tiga Minggu sebelum pernikahan di laksanakan Leo dan Megan memutuskan kembali ke London. Mereka memutuskan akan tinggal di London dan akan sesekali ke Spanyol jika ada pekerjaan saja.
Ben daddy dari Megan itu awalnya cukup terkejut dengan keputusan anaknya dan Leo karena hubungan keduanya belum terlalu lama terjalin tapi melihat kebahagiaan dari keduanya akhirnya Ben pun juga ikut senang. Apalagi Leo terlahir dari keluarga yang sangat bertanggung jawab jadoi Ben tidak khawatir melepaskan putrinya pada Leo.
Setelah disibukan dengan berbagai persiapan dari foto prewedding dan sebagainya akhirnya hari yang ditunggu oleh Leo dan Megan datang juga.
Leo berdiri di Altar menunggu pengantinnya dengan perasaan berdebar. Terasa mimpi dan juga entahlah sebelum bertemu megan tidak pernah terlintas dalam benaknya akan berdiri di altar dan mengucapkan Janji suci pernikahan. Dan betapa beruntungnya dirinya bertemu Megan di Spanyol waktu itu.
Sementara itu pintu Aula di buka lebar oleh dua orang penjaga. Dan terlihat wanita cantik dengan gaun indah berjalan dengan anggun tengah di gandeng pria paruh baya yang tak lain adalah Ben daddy dari Megan.
Leo menatap tanpa berkedip pada wanita yang akan segera menjadi istrinya itu.
__ADS_1
" Very beautiful." Guman Leo saat melihat Megan yang perlahan mendekat kearahnya bersama Ben.
Ben meraih tangan Leo dan menyerahkan tangan putrinya pada pria itu dengan perasaan haru.
" Aku serahkan putriku padamu untuk kau jaga dan cintai sepanjang hidupmu." Kata Ben menepuk pelan tangan Leo yang sudah menggengam tangan Megan.
" Thanks Dad. Sudah memberikan putri cantik mu padaku. Aku akan menjaga dan mencintainya dengan segenap jiwa dan ragaku." Jawab Leo pada Ben.
Ben pun turun dari altar dan Kembali ketempat duduknya yang bersebelahan dengan Cloud putranya.
" Kau sangat cantik, Baby. I Love you so much." Bisik Leo mengecup tangan Megan yang terbalut sarung tangan putih pernikahan.
Leo mengecup sekali lagi tangan pujaan hatinya itu dan membawa Megan menghadap sang pastor.
Keduanya pun membuat Janji sehidup semati dan akan setia selamanya dalam keadaan senang maupun susah. Dan akan memegang prinsip itu atas nama Tuhan Nya.
Setelah selesai mengucapkan Janji suci di saksikan para tamu undangan dan pastor keduanya dinyatakan sudah resmi menjadi pasangan suami istri.
__ADS_1
" Congratulations to both of you." Ucap Pastor dengan mengulas senyum karena ikut bahagia melihat pasangan di hadapannya.
Leo Dan Megan menatap dengan dalam sembari tersenyum. Leo meraih tengkuk Megan dan mencium istrinya di hadapan para tamu dan keluarganya yang bertepuk tangan Heboh.
" I Love You Wife," Bisik Leo dengan bibir yang masih menempel di bibir Istrinya.
" Me too. I love You so much husband." Sahut Megan dan keduanya kembali berciuman dengan ******* dalam.
Ellen tidak bisa menahan tangisannya karena terharu akhirnya Teman baiknya itu menikah dengan pria yang benar-benar baik dan tulus padanya.
" Hei! Hentikan tangisanmu itu Nona! Bukankah kau terlalu dramatis menangis seperti sedang putus cinta di acara pernikahan teman baikmu!" Kata Lionel yang kebetulan duduk di samping sahabat dari kakak iparnya itu.
Lionel Merasa jika Ellen terlalu berlebihan dan dirinya sangat terganggu dengan suara tangisan gadis itu.
" Maaf Tuan. Saya hanya terharu melihat Megan menikah." Jawab Ellen yang berusaha menghentikan tangisannya.
" Ck. Wanita memang ribet. Gampang terbawa suasana dan Baper." Decak Lionel lalu merogoh ponselnya dari saku celana dan membalas pesan dari Leon yang tidak bisa kembali ke Landon.
__ADS_1
" Kau saja yang berhati batu hingga tidak bisa merasa terharu di hari bahagia kakakmu!" Ucap Ellen merasa dongkol tapi tentu saja wanita itu hanya berani berbicara di dalam hati.
Baru kali ini Ellen merasa kesal dan dongkol dengan seorang pria tampan padahal biasanya wanita itu selalu klepek-klepek jika sudah berhadapan dengan makhluk tuhan yaitu pria tampan mapan body pas di badan.