LEO FOR MEGAN.

LEO FOR MEGAN.
MENCARI TAHU SIAPA DADDY ROY SEBENARNYA.


__ADS_3

*


*


" Tuan meminta saya untuk mengambilkan makanan untuk anda?" Tanya Arsen.


" Aku Mau Rebecca yang mengambilkan makanan untuk ku." Sahut Leon dengan memandang ke arah Rebecca, sementara itu Arsen hamya bisa melongo mendengar jawaban dari Tuan nya.


"Saya Tuan?" Tunjuk Becca menunjuk pada wajahnya sendiri, Becca awalnya hanya berbasa basi saja pada kedua pria itu tapi siapa sangka jika Leon menganggapnya serius bahkan memintanya untuk mengambilkan makanan,


" Ya kau, Bukankah kau tadi menawarkan diri dan kebetulan aku sedang males bergerak'' Sahut Leon dengan entengnya.


Tak ingin memperpanjang toh itu bukanlah hal sulit hanya mengambilkan makan bukan? dengan cepat Becca beranjak dari duduknya lalu berdiri tepat di sebelah Leon duduk Becca mengambil piring yang ada dihadapan Leon sehingga jarak keduanya begitu dekat hingga Leon mencium harum Anggur dari tubuh Becca dan entah kenapa harum anggur itu begitu menenangkan untuk Leon bahkan Leon ingin selalu menghirupnya,


" Apa Kau juga mau Okra?" Tanya Becca dengan informal karena ada Roy disana tidak mungkin kan jika dirinya memakai bahasa formal bisa-bisa Roy akan banyak bertanya nantinya,


Pertanyaan Becca membuyarkan Leon dari keterhanyutannya pada wangi anggur dari tubuh Becca,


" Aku tidak suka sayur itu.'' Sahut Leon yang memang tidak menyukai rasa sayur yang bernama okra itu.


" Kau mirip dengan Roy anak itu juga tak menyukai okra padahal sayur itu sangat banyak kasiatnya." Ucap Beecca.


" Benarkah? Kebetulan sekali, kenapa Roy tidak suka Okra?" Tanya Leon pada Roy yang fokus menyantap makananya,

__ADS_1


" Tidak ada alasan khusus dad, hanya tidak suka sama rasanya saja," Sahut Roy yang masih fokus mengunyah,


" Alasan kita sama Roy,


'' Tapi jika dilihat lihat wajah Tuan mirip sekali dengan Roy,'' Celetuk Arsen sembari memandang Roy dan Leon secara bergantian.


" Uncle aneh sekali tentu saja wajah kita mirip karena aku adalah anak daddy." Sahut Roy.


*


*


" Tuan meminta saya untuk mengambilkan makanan untuk anda?" Tanya Arsen.


" Aku Mau Rebecca yang mengambilkan makanan untuk ku." Sahut Leon dengan memandang ke arah Rebecca, sementara itu Arsen hamya bisa melongo mendengar jawaban dari Tuan nya.


" Ya kau, Bukankah kau tadi menawarkan diri dan kebetulan aku sedang males bergerak'' Sahut Leon dengan entengnya.


Tak ingin memperpanjang toh itu bukanlah hal sulit hanya mengambilkan makan bukan? dengan cepat Becca beranjak dari duduknya lalu berdiri tepat di sebelah Leon duduk Becca mengambil piring yang ada dihadapan Leon sehingga jarak keduanya begitu dekat hingga Leon mencium harum Anggur dari tubuh Becca dan entah kenapa harum anggur itu begitu menenangkan untuk Leon bahkan Leon ingin selalu menghirupnya,


" Apa Kau juga mau Okra?" Tanya Becca dengan informal karena ada Roy disana tidak mungkin kan jika dirinya memakai bahasa formal bisa-bisa Roy akan banyak bertanya nantinya,


Pertanyaan Becca membuyarkan Leon dari keterhanyutannya pada wangi anggur dari tubuh Becca,

__ADS_1


" Aku tidak suka sayur itu.'' Sahut Leon yang memang tidak menyukai rasa sayur yang bernama okra itu.


" Kau mirip dengan Roy anak itu juga tak menyukai okra padahal sayur itu sangat banyak kasiatnya." Ucap Becca.


" Benarkah? Kebetulan sekali, kenapa Roy tidak suka Okra?" Tanya Leon pada Roy yang fokus menyantap makananya,


" Tidak ada alasan khusus dad, hanya tidak suka sama rasanya saja," Sahut Roy yang masih fokus mengunyah,


" Alasan kita sama Roy,


'' Tapi jika dilihat lihat wajah Tuan mirip sekali dengan Roy,'' Celetuk Arsen sembari memandang Roy dan Leon secara bergantian.


" Uncle aneh sekali tentu saja wajah kita mirip karena aku adalah anak daddy." Sahut Roy.


" Ah ya Uncle lupa." Jawab Arsen terseyum kaku.


" Tapi yang kukatakan benar wajah mereka sangat mirip sekali." Batin Arsen.


Beberapa saat semua lebih fokus menyantap makanan masakan dari Rebbeca itu. Sesekali Leon mengamati wajah Roy.


" Mirip" Guman Leon dalam hati karena wajah Roy benar-benar mirip dengannya tapi bagaimana mungkin? Dirinya saja masih perjaka ting ting tidak mungkin kan jika roy adalah putranya kecuali.


" Kak Leo dan Lionel! Ya aku harus bertanya pada mereka!" Batin Leon yang mencurigai saudaranya.

__ADS_1


__ADS_2