
*
*
*
Rencana pernikahan Leon dan Becca pun sudah di putuskan. Becca meminta jika pesta pernikahan tidak perlu terlalu meriah alhasil Leon hanya mengundang para telasi bisnis saja dan juga Leon mengundang Keluarga dari calon istrinya itu karena Becca tidak mengizinkan dirinya mengunjungi langsung. Leon hanya tidak ingin karena mengabaikan keinginan becca akan berimbas buruk nantinya.
Tiga Minggu berlalu Leon dan Becca mendatangi kantor catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan mereka. Setelah selesai dengan segala proses dan mendapatkan akta nikah. Sepasang pengantin baru itu langsung menuju hotel tempat diadakannya pesta. Pesta yang tidak terlalu meria tapi juga tidak kecil juga. Begitu tiba Becca langsung dirias becca sampai tidak sempat melihat putranya hari ini karena sibuk bersama Leon seharian. Entahlah putranya sedang bersama siapa Becca bahkan tidak tahu Leon hanya berkata tidak perlu mencemaskan Roy karena putranya itu bersama para Uncle nya.
Becca malam itu terlihat sangat cantik dengan gaun malam berwarna putih sesuai tema dress code pesta malam itu.
Begitupun dengan Leon yang memakai jas putih dengan kemeja bagian dalam terbuka dua kancing jangan lupakan anting yang melekat di sebelah telinganya Membuat Leon jauh lebih tampan dan Hot secara bersamaan. Becca memang mengidamkan sebuah pesta yang tidak terlalu formal dan Leon mewujudkan itu.
Leon dan Becca berjalan dengan bergandengan tangan menuju area pesta yang melantunkan musik. Leon dan Becca sesekali menari di sepanjang jalan diantara para undangan yang juga menikmati alunan musik bersama pasangannya atau bahkan sekedar di temani wine di tangan mereka.
" Bagaimana kau suka, Honey?," Tanya Leon.
" Hmm, sesuai ekspektasi ku. Thank you, Honey." Sahut Becca mengecup bibir yang menggoda milik Leon.
__ADS_1
Leon berdiri di depan Becca dan menatap mata cantik wanita yang sudah menjadi istrinya itu.
Leon memegang kedua pundak Becca dengan Lembut . " I love you." Ucap Leon lirih dan memangut bibir becca.
Becca membalas ciuman dari suaminya dan terseyum. " I love you too." Jawab Becca setelah melepas panggutan bibirnya.
" Kau terlihat sangat tampan dengan antingmu itu Honey. Tapi juga terlihat tengil." Ucap Becca mengusap telinga Leon yang terdapat anting itu.
" Ohhh.. Kau membuatku meremang dengan sentuhan mu itu, Honey." Bisik Leon dengan suara serak karena terpancing dengan sentuhan istrinya.
" Ups Sorry. Bertahanlah sampai acara selesai kita bisa bermain sepuasnya nanti." Bisik Becca menggoda Leon.
Dan tanpa mereka sadari dari arah kejauhan ada seorang anak kecil yang melihat adegan itu dengan terseyum senang. Ya anak kecil itu Roy yang berada di lengan kelar Uncle nya Lionel.
" Kau terlihat bahagia sekali Boy," Tanya Lionel mencolek hidung mancung Roy yang dibalas kekehan dari bocah imut itu.
" Hmm Roy bahagia melihat mommy dan Daddy bahagia Uncle." Jawab Roy yang memandang kearah orang tuanya yang sedang berdansa.
" Ya Uncle juga ikut senang akhirnya Roy bisa berkumpul dengan Daddymu." Sahut Lionel mrngusap rambut keponakannya.
__ADS_1
" Kau tidak ingin menghampiri orang tuamu,?" Tanya Lionel.
Roy menggeleng aku tidak ingin mengganggu mereka untuk saat ini. " Aku ingin bersama Uncle saja apakah Uncle Lionel Keberatan?" Tanya Roy memandang Lionel dengan mata bulatnya yang berwarna abu-abu itu.
" Tentu tidak. Malam ini kau bebas menganggu Uncle tertampan mu ini.!" Sahut Lionel mengangkat tinggi tubuh Roy dengan kedua tangannya.
" Uncle aku ingin ke kamar mandi." Ucap Roy yang kebelet pipis.
" Okey Uncle akan mengantar mu." Sahut Leon membawa Roy ke toilet.
Sesampainya di Toilet Roy pun turun dari gendongan sang Uncle dan segera menuju ke tempat pembuangan air kencing begitupun dengan Lionel yang juga melakukan hal sama.
Brakk!!!!
Di tengah kegiatan dua pria tampan beda usia itu tiba-tiba pintu dibuka dengan kasar. Reflek Roy dan Lionel menoleh tanpa mengancingkan celananya bahkan junior keduanya terlihat dengan jelas.
" Aaaaaa!!!!..." Teriak seseorang yang membuka pintu itu sembari menutup wajahnya dengan kedua tangannya yang bahkan masih bisa melihat dengan jelas pemandangan di depannya karena tangan itu menutup dengan cela yang lumayan lebar.
Sedangkan Roy dan Lionel tercengang dan membalikkan tubuhnya dengan cepat.
__ADS_1
" Shittt!!!..." Umpat Lionel memasukan kembali barangnya dan menutup resleting celana mahalnya begitupun dengan Roy yang melakukan hal yang sama.