LEO FOR MEGAN.

LEO FOR MEGAN.
Kehebohan di pagi buta


__ADS_3

*


*


Keesokan paginya Arsen menggedor-gedor pintu kamar Leo dengan tidak sabar.


Dok!! Dok!! DOK!!!


" Tuan Muda! Tuan Muda!" Teriak Arsen sembari memukuli pintu kamar itu.


Sementara itu yang dipanggil masih asyik berpelukan dengan gadisnya di bawah selimut. Megan yang lebih dulu bangun setelah mendengar teriakkan Arsen mencoba membangunkan Leo.


" Honey, ada Arsen di luar kurasa ada hal penting hingga dia begitu menggebu meneriaki nama mu." Ucap Megan mengelus punggung telanjang Leo.


" Aku masih mengantuk sayang. Suruh Arsen menunggu satu jam lagi Hmm." Sahut Leo yang enggan membuka matanya.


Megan pun mengecup bibir kekasihnya itu sekilas lalu bangkit menuju pintu.


Ceklek!!


Begitu membuka pintu Megan melihat wajah Arsen yang begitu serius.


" Apa Tuan Muda sudah bangun Nona?" Tanya Arsen.


" Leo masih mengantuk dia menyuruhmu untuk menunggu satu jam lagi." Sahut Megan.

__ADS_1


" Tapi Nona ini sangat penting. Foto kencan Anda dan Tuan Muda terekspos bahkan Media telah mengkonfirmasi kebenaran identitas tuan muda dan foto yang beredar." Jelas Arsen.


" What! Bagaimana mungkin aku sudah menyamarkan penampilan tuan mu agar tidak dikenali!" Kata Megan menggeleng pasrah.


" Masalahnya Tato Laba-laba di lengan Tuan Muda tak tertutup karena memang kemarin Tuan Muda melipat lengan kemejanya. Dan pararasi itu sangat jeli sekali hingga menangkap basah kencan Anda dan Tuan," Ucap Arsen.


" Oh My! Sekarang apa yang harus kulakukan." Pekik Megan memijat pelipisnya frustasi dan Kembali keranjang dimana Leo masih terlelap.


" Honey. Wake Up Please!" Megan mengguncang tubuh Leo kasar.


" Why? Aku masih masih ngantuk, baby," Guman Leo tak bertenaga dan Kembali memejamkan matanya.


" Honey Please! Aku serius bangunlah sekarang." Kata Megan lagi.


" Hei What Happen?" Leo duduk dan menangkup wajah gadisnya.


" Gawat semuanya kacau! Semua orang tahu bahwa kita sedang berkencan. seseorang pararasi berhasil mengenali mu saat kita berkencan kemarin." Ucap Megan.


" Aku kira apa teryata hanya itu." Kata Leo dan Kembali merebahkan tubuhnya untuk kembali tidur.


Megan melongo tak percaya dengan respon Leo yang terkesan acuh dan tak terusik dengan berita itu.


" Honey!!" Pekik Megan.


" Baby. Berhenti berteriak okey,? Berita itu memang benar lalu apa yang kau permasalahkan hmm?" Kata Leo dengan santai.

__ADS_1


" Honey. Kau tidak tahu betapa besarnya perubahan setelah berita ini beredar. Penggemar mu akan segera mengkritik ku." Ucap Megan.


" Aku yang akan membungkam mereka agar tidak berbicara sembarangan!" Sahut Leo.


" Ini tidak sesederhana itu Leo! Kau tahu sendiri kan perbedaan status kita?"


" Lalu apa masalahnya? Yang terpenting Bahwa aku mencintaimu bukan? Tidak perlu terlalu berhati-hati baby, yang menjalani hubungan ini adalah kita bukan orang lain." Kata Leo.


" Aku tidak bisa mengadakan press tapi nanti aku akan menulis pernyataan di Akun Resmi ku." Lanjut Leo.


" Tapi Honey-,


" Sudahlah lebih baik temani aku tidur sedikit lebih lama." Potong Leo menarik Megan dan memeluknya.


" Tapi bagaimana dengan Arsen dia masih di depan pintu kurasa." Ucap Megan.


" Dia sudah tahu apa yang harus dilakukan dia tidak bodoh hingga menunggu di depan pintu terlalu lama." Sahut Leo.


" Ini sudah siang kita harus bangun." Ucap Megan lagi yang terus mencari alasan.


" Lihatlah jam masih menunjukkan pukul lima pagi. Arsen saja yang kurang ajar membangunkan kita di pagi buta begini." Kata Leo yang terdengar kesal.


" Dia mungkin juga terkejut dengan beritanya." Kata Megan dan membenamkan wajahnya di dada kekasih hot nya itu.


" Aku akan memberikan perhitungan dengan nanti!" Kata Leo dan memejamkan matanya. Pria itu tak main-main saat mengatakan masih mengantuk karena sepanjang malam harus memeriksa Email dari Fernandez.

__ADS_1


__ADS_2