
*
*
*
Lima bulan sudah Leo dan Megan berkencan tanpa Menyinggung soal pernikahan sama sekali. Bukan Leo tidak mau menikah dengan Megan. Bahkan jika mau saat ini juga Leo akan mendapatkan sertifikat nikah tapi banyak pertimbangan di hati Leo. Selain karena Megan belum siap berumah tangga ada juga karena karir Megan yang sedang di puncaknya Leo tak ingin memangkas kebahagiaan wanitanya demi keinginannya untuk Menikahi Megan. Cukup dengan wanita itu terus berada disisinya saat ini itu sudah cukup baginya.
Malam ini Megan akan menghadiri Met Gala. Met Gala , atau Met Ball , secara resmi disebut Costume Institute Gala atau Costume Institute Benefit , adalah gala penggalangan dana tahunan yang diadakan untuk kepentingan Institut Kostum Museum Seni Metropolitan di New York City. Ini secara populer dianggap sebagai acara mode paling bergengsi di dunia , dan para undangannya adalah para orang yang sangat dicari saat ini. Selebriti dari berbagai bidang profesional, termasuk fashion, film, televisi, teater , musik, bisnis , olahraga, media sosial , dan politik, diundang ke gala tersebut.
Dan tentunya Megan akan menggandeng kekasihya yang merupakan seorang pebisnis dan seorang atlet itu.
Malam itu megan mengenakan gaun warna biru muda dengan punggung terbuka memperlihatkan punggung indahnya. Berjalan di red carped dengan tangan kekar yang melingkar posesif di pinggangnya siapa lagi kalau bukan Leo kekasihya. Keduanya berpose di depan kamera postur tubuh mereka sangat serasi apalagi wajah keduanya yang sama-sama memukau Membuat para fotografer menangkap objek menakjubkan itu dengan senang hati.
__ADS_1
" Mr Leo and Miss Megan please look over here!" Teriak para fotografer yang merupakan wartawan itu sembari menghujani sepasang kekasih itu dengan flash Camera.
" Give us your sweetest smiles!! " Teriaknya lagi.
Megan bukanlah orang yang pelit senyum tentu dengan senang hati Tersenyum ke camera dengan berbagai pose untuk Leo yang sangat mahal senyum hanya berekspresi datar dengan tangan yang masih posesif bertengger di tubuh Megan. Walaupun berekspresi datar tapi ketampanannya Leo tidak berkurang sedikitpun Seperti yang di ketahui gen Costra dan Jacob tidaklah kaleng-kaleng.
" Baby, Bisakah kau tidak menampilkan senyum menggodamu itu? Kau membuatku ingin menerjangmu saat ini juga!" Bisik Leo dan semakin mengencangkan lilitane tanganya di pinggang Megan.
" Jangan berlebihan aku hanya menjalankan tugasku di depan Camera. Kau hanya terlalu mesum, Honey." Sahut Megan.
" Stop membicarakan hal itu disini, Honey." Sahut Megan pada akhirnya. Leo sungguh tidak tahu tempat untuk membicarakan hal yang sangat privasi itu.
Leo yang mendengar bara kekasihya sedikit kesal tak berani melanjutkan menggodanya bisa-bisa kekasihnya itu akan marah dan tidak ingin diajak bercinta.
__ADS_1
Tak lama setelah itu beberapa segerombolan Pengusaha yang ikut hadir menghampiri Leo bersana pasanganya masing-masing yang merupakan seorang model. Leo yang dasarnya tidak suka berbosa-basi hanya menanggapi sesingkat mungkin.
" Kekasih anda sangatlah cantik Tuan. Kenapa tidak segera dinikahi apa anda tidak takut jika kekasih anda yang cantik tiada cela ini di ambil pria lain." Kata salah satu pria dari segerombolan yang menghampiri Leo dan Megan tadi.
Mendapatkan pertanyaan yang kurang ajar itu membuat Leo kesal setengah mati ingin rasanya meninju wajah jelek pria itu jika tidak di tahan oleh Wanitanya.
Megan menggengam tanggan leo yang mengepal dan mengusap pelan lengan kekasihnya itu agar tidak hilang kendali dan merusak acara gala ini.
" Terimakasih atas perhatiannya Tuan Seno. Tapi mana ada pria yang sehebat kekasih saya? Wanita Bodoh yang akan meninggalkan pria tampan dan menjanjikan seperti kekasih saya ini bahkan saya tidak tega membiarkannya jauh dari saya lebih dari satu hari. apa menurut anda saya bisa tertarik dengan pria lain kalau saya saja sudah sangat tergila-gila dengan pria hot ini." Kata Megan membungkam mulut pria julit itu. Megan dengan sengaja mengecup bibir Leo di akhir kalimatnya agar para segerombolan manusia julit itu tidak menganggu ketenangannya dan Leo.
Seperti prediksi para orang itu diam tak bisa berkata-kata. Megan pun menarik tangan Leo menjauh dari mereka menuju ketempat yang jauh lebih nyaman.
Sementara Leo sangat terkejut tidak menyangka jika Megan akan berani mengatakan hal itu di hadapan orang-orang itu. Megan yang yang biasanya tidak berani menciumnya di tempat umum jika bukan dirinya yang nyosor duluan barusan wanita itu dengan suka rela tanpa paksaan menciumnya di hadapan banyak pasang mata.
__ADS_1
Merasa gemas Leo pun menyeret Megan kedalam kamar mandi privat khusus untuk para pengusaha dan mengunci pintunya.
" Honey!" Ucap Megan yang merasa tidak aman. Megan sudah tahu pasti apa keinginan pria itu jika sudah seperti ini.