
*
*
*
*
Leon melempar Amplop yang berisikan hasil tes DNA itu keatas meja tepat di depan Rebecca.
Tadi saat Leon melihat hasil itu di perusahaan. Leon terkejut bukan main tapi juga bahagia dengan hasil tes yang menyatakan Roy dan Dirinya adalah 99,999% adalah anak dan ayah. Banyak pertanyaan yang terbesit dalam kepala Leon.bagamana bisa? Bagaimana mungkin? Dan kenapa bisa?. Tapi rasa haru dan bahagia saat melihat putranya Membuat Leon merasa bersyukur walaupun terlambat tapi akhirnya dirinya bisa mengetahui fakta itu sekarang.
Dan setelah mengetahui hasil itu Leon menghampiri Roy yang sedang asyik dengan banyak camilan dan menciumi seluruh wajah putranya itu untuk meluapkan bagaimana dirinya sangat senang dan mencintainya. Walaupun bingung saat itu Roy tidak bertanya apapun dan menikmati ciuman dari daddynya bahkan saat Leon meminta Roy untuk bersama Arsen untuk sementara waktu bocah itu mengangguk setuju dan akhirnya hari itu Arsen mengasuh Roy dan Leon kembali ke Apartemen untuk membicarakan hal ini dengan Rebecca.
" Apa ini Leon?" Tanya Becca saat melihat amplop putih yang terdapat label nama sebuah rumah sakit.
__ADS_1
" Bukalah!.. Dan jelaskan bagaimana itu bisa terjadi!" Sahut Leon.
Dengan ragu Becca membuka amplop itu dan membaca setiap detail yang berada di kertas berukuran A4 itu tanpa ada yang tertinggal sedikitpun.
" Bagaimana mungkin?" Ucap Becca membekap mulutnya dan menatap Leon tak percaya. Bagaimana bisa ada kebetulan semacam ini Roy adalah anak dari Leon.
" Bagaimana mungkin,? Bukankah kau yang jauh lebih tahu apa yang terjadi? Jelaskan bagaimana bisa kau mengandung anak ku saat kita bahkan tidak pernah bertemu sebelumnya,!" Kata Leon memandang penuh intimidasi pada Rebecca yang tampak masih shock tak percaya.
" Roy adalah putraku dan siapa yang menyuruhmu melakukan tes pada putraku bisa saja kau menyabotase hasil tes hanya untuk mengambil putraku." Sahut Rebecca sembari melipat hasil tes dan memasukkan kembali kedalam amplop. Becca tidak akan mudah tertipu dengan hasil itu toh bisa saja Leon merekayasa untuk mengambil Roy yang pintar dan sangat tampan darinya.
" Jika kau tidak mau menjelaskan apa yang terjadi jangan salahkan aku jika aku akan menuntut hak asuh Roy ke pengadilan. Dengan kekuasaan yang kupunnya mengambil Roy dari mu bukan sesuatu yang susah untuk kulakukan,!" Ancam Leon beranjak dari kursi kerjanya dan berniat meninggalkan ruangan kerja itu.
" TIDAK!!... Kau tidak boleh mengambil putraku!!! Aku tidak tahu sungguh tidak tahu jika kau adalah ayah dari Roy yang sesungguhnya." Teriak Becca menangis histeris.
Leon menghentikan langkahnya dan menatap pada wanita yang menatapnya dengan mata merah penuh permohonan.
__ADS_1
" Kau tidak tahu ayah dari anak yang kau kandung,? Lalu bagaimana kau bisa hamil anak ku,? Tidak mungkin kan aku menyumbangkan benihku lewat mimpi." Sahut Leon terkekeh sinis.
" Berhentilah Membuat alasan untuk hal itu dan aku akan memperjuangkan hak ku sebagai Daddy-nya." Lanjut Leon dengan sangat dingin dan mulai melangkah kan kakinya.
Rebecca semakin gelisah. Leon tidak boleh mengambil Roy dari tangannya pria itu tidak punya hak untuk itu. dirinya yang mengandungnya dan membesarkan Roy selama ini jadi apa hak pria itu mengambil Roy darinya. Tapi dengan kekuasaan yang dimiliki Leon Membuat nyali becca menciut dan takut jika Leon benar-benar akan mengambil Roy dari sisinya.
Rebecca bangkit dan meraih tangan Leon yang saat itu sudah ingin memegang handle pintu
" Jangan lakukan itu. Roy adalah satu-satunya Keluarga yang kumiliki karena aku sudah dibuang ayahku. Jangan mengambil nya dariku aku mohon atau aku akan benar-benar mati." Ucap Becca memegang erat tangan Leon.
Leon memandang wanita itu. Dalam hati Leon merasa kasihan melihat ibu dari putranya menangis dan memohon seperti itu. Tapi dirinya juga ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi hingga membuat Roy hadir di dunia ini tanpa dirinya ketahui.
" Maka dari itu kau hanya tinggal memberitahuku apa yang sebenarnya terjadi hingga kau bisa hamil Roy dari benihku!!." Kata Leon.
" A-aku tidak sengaja melakukanya."
__ADS_1